Begini Nasib Karyawan Tiga BUMN yang Dibubarkan

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2022 | 19:30 WIB
Begini Nasib Karyawan Tiga BUMN yang Dibubarkan
Menteri BUMN, Erick Thohir. [Telkomsel]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan nasib karyawan tiga perusahaan pelat merah yang dibubarkan akan diselesaikan dengan baik oleh Kementerian BUMN.

Menurut dia, saat ini 429 pegawai PT Industri Gelas (Persero) telah diselesaikan permasalahannya pada September 2021 lalu.

"Saya juga apresiasi kepada tadi Danareksa dan PPA. Di sini ada Pak Ari dan Pak Yadi bisa juga menyelesaikan isu kepegawaian yang jumlahnya 429 untuk di Iglas yang sudah selesai September 2021," ujar Erick dalam konferensi pers, Kamis (17/3/2022).

Sedangkan, tutur Erick, pihaknya juga akan bertanggung jawab menyelesaikan masalah karyawan pada dua BUMN yang dibubarkan yaitu Kertas Kraft Aceh dan Industri Sandang Nusantara.

"Dan tentu sebagai tanggungjawab kita pemimpin yang diberi amanah, tentu untuk kedua perusahaan lainnya juga akan kita selesaikan secara baik-baik," ucap dia.

Di sisi lain, Erick Thohir mengatakan, BUMN terus membuka kesempatan kerja. Erick bilang, pihaknya telah merekrut 7.351 orang di BUMN.

"Tetapi tentu kita juga BUMN dengan konsolidasi yang baik terus membuka kesempatan bekerja. Kita sudah merekrut 7.351 di seluruh BUMN. Anak-anak muda yang bisa menjadi bagian mentransisikan BUMN ke depan," ucap dia.

Pembubaran ketiga Badan Usaha Milik Negara/BUMN akan melalui Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS yang digelar oleh PT Perusahaan Pengelolaan Aset/PPA. Adapun RUPS Sandang Nusantara dilaksanakan pada 2 Februari 2022, Iglas 10 Februari 2022, dan Kertas Kraft Aceh 11 Februari 2022.

Erick menjelaskan, pembubaran resmi tiga BUMN itu menunggu Peraturan Pemerintah yang akan keluar pada Juni mendatang. Pembubaran perusahaan tersebut sebagai program perampingan BUMN.

"Kami tidak ambil kebijaksanaan, padahal perusahaan seperti Kraft Aceh sudah tidak beroperasi sejak 2008 dan juga Iglas sudah tidak beroperasi sejak 2015, serta industri Sandang Nusantara sudah tidak beroperasi sejak 2018. Kita tidak boleh terus terkatung-katung," kata Erick dalam konferensi pers, Kamis (17/3/2022).

Menurut Erick, pembubaran BUMN tidak hanya berhenti tiga perusahaan itu saja, tetapi akan ada delapan perusahaan yang juga dibubarkan Kementerian BUMN.

Adapun delapan BUMN tersebut di antaranya, PT PLN Batubara, PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas, PT Kertas Leces (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Perusahaan BUMN Dibubarkan, Menteri Erick Thohir: Karena Bertahun-tahun Sudah Tak Beroperasi

Tiga Perusahaan BUMN Dibubarkan, Menteri Erick Thohir: Karena Bertahun-tahun Sudah Tak Beroperasi

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2022 | 17:23 WIB

Psst, Diam-diam Erick Thohir Bubarkan 3 BUMN, Apa Saja Tuh?

Psst, Diam-diam Erick Thohir Bubarkan 3 BUMN, Apa Saja Tuh?

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 17:21 WIB

Tiga BUMN Dibubarkan Menteri Erick Thohir, Penyebabnya Karena Ini

Tiga BUMN Dibubarkan Menteri Erick Thohir, Penyebabnya Karena Ini

Sumsel | Kamis, 17 Maret 2022 | 17:09 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB