Harga Minyak Dunia Melesat 7 Persen Dipicu Embargo Rusia dan Serangan di Saudi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 Maret 2022 | 08:20 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat 7 Persen Dipicu Embargo Rusia dan Serangan di Saudi
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melejit lebih dari 7 persen pada perdagangan Senin, dengan Brent melampaui USD115 per barel.

Kenaikan di pasar minyak mentah ini terjadi menyusul langkah Uni Eropa (UE) yang sedang mempertimbangkan untuk mengikuti Amerika Serikat (AS) dalam embargo minyak Rusia.

Selain itu, serangan terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi oleh kelompok Houthi Yaman juga turut membebani pasar.

Mengutip CNBC, Selasa (22/3/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD7,69 atau 7,12 persen menjadi USD115,62 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menetap di posisi USD112,12 per barel, melambung USD7,42 atau 7,09 persen.

"Embargo seperti itu bisa menjadi jurang bagi masalah pasokan global," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC.

Mengingat ketidakpastian tentang potensi larangan impor minyak Rusia dari Uni Eropa, bensin berjangka Amerika melonjak 5 persen.

Pemerintah Uni Eropa akan mempertimbangkan apakah akan memberlakukan embargo minyak terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina saat mereka berkumpul minggu ini dengan Presiden AS Joe Biden.

Untuk serangkaian pertemuan puncak yang dirancang guna memperkuat tanggapan Barat terhadap Moskow.

baca juga

Uni Eropa dan sekutunya memberlakukan sejumlah tindakan terhadap Rusia, termasuk membekukan aset bank sentralnya.

Ukraina menentang permintaan Rusia agar pasukannya meletakkan senjata sebelum fajar, Senin, di Mariupol, di mana ratusan ribu warga sipil terperangkap di sebuah kota yang dikepung.

Dengan sedikit tanda-tanda meredanya konflik, fokus kembali ke apakah pasar akan mampu menggantikan barel Rusia yang terkena sanksi.

"Optimisme memudar tentang kemajuan dalam pembicaraan untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina dan itu membuat harga minyak melonjak," ujar Susannah Streeter, analis Hargreaves Lansdown yang berbasis di Inggris.

Selama akhir pekan, serangan kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran menyebabkan penurunan sementara dalam produksi di pengilangan Saudi Aramco di Yanbu, menambah kekhawatiran di pasar produk minyak yang bergejolak, di mana Rusia adalah pemasok utama dan persediaan global berada di posisi terendah multi-tahun.

Senin, Arab Saudi mengatakan tidak akan bertanggung jawab atas kekurangan pasokan minyak global setelah serangan ini, sebagai tanda meningkatnya frustrasi Saudi dengan penanganan Washington terhadap Yaman dan Iran.

Laporan terbaru dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC Plus, menunjukkan beberapa produsen masih kurang dari kuota pasokan yang disepakati. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Masih Kuat, Bertahan di Posisi USD100 per Barel

Harga Minyak Dunia Masih Kuat, Bertahan di Posisi USD100 per Barel

Bisnis | Senin, 21 Maret 2022 | 08:35 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket, Harga BBM Akan Ikut Naik?

Harga Minyak Dunia Meroket, Harga BBM Akan Ikut Naik?

Bekaci | Senin, 21 Maret 2022 | 07:46 WIB

Terus Bergerak Liar, Kini Harga Minyak Dunia Melesat 8 Persen

Terus Bergerak Liar, Kini Harga Minyak Dunia Melesat 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 07:51 WIB

Terkini

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

×