Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Ganjar Pamer Program 5Ng: Angka Stunting di Jateng Paling Rendah se-Nasional

Iwan Supriyatna

Selasa, 29 Maret 2022 | 06:03 WIB
Ganjar Pamer Program 5Ng: Angka Stunting di Jateng Paling Rendah se-Nasional
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Suara.com - Perhelatan Summit Kota Sehat Indonesia ke-5 dengan tema 'Healthy Cities For All' tahun 2022 kembali digelar. Kali ini, Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah.

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah mengatakan, sinergi dan kesadaran yang selama ini terjalin dari pemerintah mulai dari pusat hingga ke daerah menuai hasil yang bagus.

"Ini bagus sekali. Jadi membangun kesadaran bersama merespon persoalan kesehatan secara nasional, melalui aksi dari para bupati dan walikota. Antusiasmenya luar biasa," ujar Ganjar dari Hotel Patra Semarang, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Candisari, Semarang, ditulis Selasa (29/3/2022).

Menyinggung permasalahan stunting nasional, Ganjar menjelaskan Provinsi Jateng sempat tinggi kasusnya, dikarenakan ganasnya virus Covid-19 varian Delta.

"Kemarin ada yang tanya, kenapa ya angka kematian ibu di Jawa Tengah meningkat? Bukan karena ibunya, ibunya kena Covid dan Covidnya itu Delta kemarin yang memang sangar betul," kata Ganjar.

Menjawab persoalan itu, Ganjar menuturkan pihaknya telah berupaya menurunkan kasus stunting di Jateng melalui program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng). Hasilnya, angka stunting di Jateng terjun bebas.

Program 5Ng merupakan kegiatan sistematis dan terpadu untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), dengan memantau pelayanan kesehatan yang optimal.

Berdasarkan data dari BKKBN, diketahui saat ini angka kasus stunting di Provinsi Jawa Tengah, paling rendah dalam skala nasional yakni 20 persen.

"Kita coba antisipasi agar ibunya sehat anaknya lahir sehat. Kalau itu bisa disiapkan dengan data yang baik per harian dari yang dihasilkan kawan-kawan hasil summit ini, nanti kita harapkan kita punya sistem. Itu menurut saya menjadi penting," tutur Ganjar.

"Dan ini nanti stunting akan bisa dijawab ya, kurang gizi akan dijawab, kesehatan ibu anaknya bisa dijawab. Ini bagus sekali semuanya," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin yang hadir secara online mengatakan, kota sehat merupakan misi besar bagi setiap kepala daerah. Menurutnya, kalau suatu kota kesehatannya bagus, maka akan mendorong negara yang sehat.

"Menciptakan kota yang sehat merupakan visi besar bagi setiap pemimpin daerah. Terciptanya kabupaten sehat dan kota sehat, tentu akan tercipta juga negara yang sehat dan kuat," kata Ma'ruf.

Perlu diketahui, Summit Kota Sehat Indonesia 2022 ini melibatkan perwakilan kementerian atau lembaga, 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota, baik dari pemerintahan maupun Forum Provinsi, Kabupaten, Kota Sehat se-Indonesia. Event ini berlangsung pada 27 Maret hingga 30 Maret 2022 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Tebu di Jatim Deklarasi Dukung Ganjar 2024

Petani Tebu di Jatim Deklarasi Dukung Ganjar 2024

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 05:49 WIB

Angka Prevalensi Stunting Tinggi, BKKBN Ungkap 3 Penyebabnya

Angka Prevalensi Stunting Tinggi, BKKBN Ungkap 3 Penyebabnya

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 05:26 WIB

Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution Sambangi Kantor Ganjar Pranowo, Lakukan Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution Sambangi Kantor Ganjar Pranowo, Lakukan Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Kalbar | Senin, 28 Maret 2022 | 17:59 WIB

Terkini

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB