Laporan Bank Dunia: Perang Ukraina Jadi Beban Baru Ekonomi Global

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 April 2022 | 09:47 WIB
Laporan Bank Dunia: Perang Ukraina Jadi Beban Baru Ekonomi Global
Warga membawa bendera putih saat menyeberangi perbatasan Bucha dan Irpin di sebelah jasad yang terbaring di jalan, saat invasi Rusia, di Irpin, Ukraina, Jumat (11/3/2022) [ANTARA]

Suara.com - Bank Dunia menyatakan bahwa perang di Ukraina menambah ancaman pemulihan ekonomi yang makin tidak merata setelah hantaman Covid-19 di negara-negara berkembang di kawasan Asia Timur dan Pasifik, termasuk Indonesia.

Perang menambah tekanan terhadap perekonomian yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, pengetatan keuangan di Amerika Serikat, dan kemunculan kembali gelombang pandemi di tengah kebijakan nol-covid di China.

Dalam laporan Bank Dunia berjudul Update Perekonomian Asia Timur dan Pasifik: Menerjang Badai yang dikutip Selasa (5/4/2022) kejutan yang ditimbulkan oleh perang di Ukraina dan sanksi terhadap Rusia mengganggu pasokan komoditas, meningkatkan tekanan keuangan, dan menghambat pertumbuhan perekonomian global.

Negara-negara di kawasan ini yang sebagian besar adalah pengimpor bahan bakar, seperti Mongolia dan Thailand, dan pengimpor makanan, seperti Kepulauan Pasifik sedang mengalami penurunan pendapatan riil.

Negara-negara dengan hutang yang besar, seperti Republik Demokrasi Rakyat Laos serta Mongolia, serta negara-negara yang sangat bergantung kepada ekspor, seperti Malaysia dan Vietnam rentan terhadap kejutan-kejutan keuangan dan pertumbuhan di tingkat global.

“Tepat pada saat perekonomian di Asia Timur dan Pasifik mulai pulih dari kejutan yang disebabkan oleh pandemi, perang di Ukraina menjadi beban bagi momentum pertumbuhan,” ucap Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Manuela V. Ferro.

Manuela menambahkan landasan yang kuat serta kebijakan yang baik yang umumnya diterapkan di kawasan ini seharusnya dapat membantu menghadapi badai kali ini.

Di saat para produsen komoditas dan negara-negara yang menerapkan kebijakan fiskal secara berhati-hati mungkin lebih siap dalam menghadapi berbagai kejutan tersebut, akibat dari rangkaian kejadian belakangan ini akan menghambat prospek pertumbuhan di sebagian besar negara di kawasan ini.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan melambat menjadi 5 persen pada tahun 2022, 0,4 poin persentase lebih kecil dari pada yang diharapkan dicapai saat Oktober lalu. Jika kondisi global memburuk dan respons kebijakan nasional lemah, maka pertumbuhan dapat melambat hingga 4 persen.

baca juga

China, yang berkontribusi sebesar 86 persen dari output regional, diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 5 persen pada baseline atau 4 persen pada skenario menurun (downside scenario). Output dari bagian lainnya di kawasan ini diperkirakan meningkat menjadi 4,8 persen pada baseline atau 4,2 persen pada skenario menurun.

Pada skenario menurun, terjadi penambahan sebanya 6 juta orang yang akan tetap tetap berada dalam kemiskinan pada tahun 2022 dengan garis kemiskinan pada US$5,50/ hari. 

"Perang, pengetatan keuangan, dan pelambatan di China berpeluang memperparah berbagai kesulitan pasca-COVID yang sedang dihadapi saat ini," kata laporan tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fortnite Sumbang Rp 2 Triliun sebagai Bantuan ke Ukraina

Fortnite Sumbang Rp 2 Triliun sebagai Bantuan ke Ukraina

Tekno | Selasa, 05 April 2022 | 07:00 WIB

Pemerkosaan dan Kekerasan Seksual Jadi Momok Bagi para Perempuan di Ukraina Akibat Invasi Rusia

Pemerkosaan dan Kekerasan Seksual Jadi Momok Bagi para Perempuan di Ukraina Akibat Invasi Rusia

Health | Senin, 04 April 2022 | 15:17 WIB

Keseraman Gambar-gambar Pembantaian di Ukraina di Tangkap Agence France-Presse, 20 Mayat Warga Sipil Tergeletak

Keseraman Gambar-gambar Pembantaian di Ukraina di Tangkap Agence France-Presse, 20 Mayat Warga Sipil Tergeletak

Batam | Senin, 04 April 2022 | 11:26 WIB

Terkini

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:50 WIB

14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Segera Klaim Reward Gratis dari Garena

14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Segera Klaim Reward Gratis dari Garena

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:48 WIB

×