Pemerkosaan dan Kekerasan Seksual Jadi Momok Bagi para Perempuan di Ukraina Akibat Invasi Rusia

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 04 April 2022 | 15:17 WIB
Pemerkosaan dan Kekerasan Seksual Jadi Momok Bagi para Perempuan di Ukraina Akibat Invasi Rusia
Seorang wanita Ukraina tampak berdiri di depan sebuah rumah sakit di Kota Chuguiv di timur Ukraina, wajahnya penuh luka dengan sorot muka penuh kesedihan. (Foto: AFP)

Suara.com - Invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina tidak hanya melibatkan pemboman atau serangan senjata api saja, tetapi juga pemerkosaan serta kekerasan seksual terhadap perempuan.

Human Rights Watch (HRW) mengklaim telah mendokumentasikan banyak kasus tentara Rusia melakukan kejahatan perang terhadap warga sipil di wilayah Chernihiv, Kharkiv dan Kyiv.

Dalam laporan Minggu (3/4/2022), HRW menemukan kasus pemerkosaan berulang, eksekusi ringan, kekerasan dan ancaman yang melanggar hukum antara 27 Februari hingga 14 Maret.

Dilansir Newsweek, seorang wanita mengatakan kepada HRW bahwa salah seorang tentara Rusia berulang kali memperkosanya di sebuah sekolah di wilayah Kharkiv, tempat sang wanita berlindung.

Tentara tersebut juga telah memukul dan menyayat wajah, leher, serta memotong rambutnya dengan pisau sebelum sang wanita bisa melarikan diri dan mendapat perawatan medis.

Sebuah gedung tampak hancur usai dihantam roket yang dilepaskan tentara Rusia di wilayah timur Ukraina, Kamis (24/2/2022). (Foto: AFP)
Sebuah gedung tampak hancur usai dihantam roket yang dilepaskan tentara Rusia di wilayah timur Ukraina, Kamis (24/2/2022). (Foto: AFP)

Skala kekerasan seksual juga meningkat, lapor The Guardian. Para perempuan telah melaporkan pengalaman buruknya atas kejahatan tentara Rusia kepada polisi, media, dan organisasi hak asasi manusia.

Sejauh ini, penyelidik telah mengumpulkan banyak laporan yang berisi pemerkosaan beramai-ramai, penyerangan dengan todongan senjata, dan pemerkosaan yang dilakukan di depan anak-anak.

“Kami telah menerima beberapa panggilan ke hotline darurat dari wanita dan para gadis yang mencari bantuan, tetapi banyak kasus tidak mungkin dibantu secara fisik. Kami belum bisa menjangkau mereka karena perang," jelas presiden La Strada Ukraina, Kateryna Cherepakha.

La Strada Ukraina merupakan sebuah badan amal yang mendukung para penyintas peradangan manusia, kekerasan dalam rumah tangga, dan kekerasan seksual.

baca juga

"Pemerkosaan adalah kejahatan yang tidak dilaporkan dan masalah yang distigmatisasi bahkan di masa damai. Saya khawatir apa yang kita pelajari hanya akan menjadi puncak gunung es," sambungnya.

Organisasi seperti La Strada Ukraina dan kelompok seperti Feminist Workshop yang mencakup wilayah luas telah bekerja sama secara online dengan pemerintah setempat untuk mendistribusikan informasi dukungan medis, hukum, dan psikologis yang tersedia bagi para korban kekersan seksual.

Mereka juga berusaha membantu menemukan tempat perlindungan yang aman bagi perempuan di segala usia yang melarikan diri, baik dari perang maupun kekerasan rumah tangga.

Namun, mereka tetap takut trauma akibat kekerasan seksual dan pemerkosaan akan menjadi penderitaan mendalam bagi seluruh masyarakat Ukraina selama bertahun-tahun mendatang.

“Ketika seorang wanita melarikan diri, sepertinya dia aman, dia jauh dari senjata dan pria yang memperkosanya. Tapi traumanya adalah bom di dalam dirinya, yang mengikutinya. Tingkat dari apa yang terjadi sekarang sangat memilukan," tandas manajer urusan eksternal Feminist Workshop cabang Lviv, Sasha Kantser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjadi Lagi, Rusia Ancam Akan Keluar Dari Program Stasiun Luar Angkasa Internasional

Terjadi Lagi, Rusia Ancam Akan Keluar Dari Program Stasiun Luar Angkasa Internasional

Tekno | Senin, 04 April 2022 | 09:35 WIB

Kuburan Massal yang Ditemukan di Bucha Ukraina Terekam Citra Satelit, Rusia Bantah Tuduhan Pembantaian

Kuburan Massal yang Ditemukan di Bucha Ukraina Terekam Citra Satelit, Rusia Bantah Tuduhan Pembantaian

Jogja | Senin, 04 April 2022 | 09:07 WIB

Kapal Tanker Pertamina Asal Rusia Diblokir Aktivis di Perairan Denmark

Kapal Tanker Pertamina Asal Rusia Diblokir Aktivis di Perairan Denmark

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 08:38 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB