Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Wapres Ma'ruf Amin: Penetrasi Asuransi Syariah di Indonesia Masih Sangat Rendah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 12:56 WIB
Wapres Ma'ruf Amin: Penetrasi Asuransi Syariah di Indonesia Masih Sangat Rendah
Wakil Presiden Maruf Amin [Foto: ANTARA]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkapkan penetrasi asuransi syariah masih sangat rendah di Indonesia. Berdasarkan data OJK, pangsa pasar asuransi syariah di Indonesia baru 5,3%.

Padahal, kata dia, keberadaan asuransi syariah sudah ada hampir tiga dekade sejak 1994. Seharusnya, menurut Wapres, asuransi syariah bisa berkembang di dalam negeri.

"Peluang pasar bagi asuransi syariah ih Sangat terbuka gara-gara sekalian prinsip-prinsip syariah yang mendasari sistem keuangan syariah menjadi kekuatan yang melekat," ujarnya dalam Peluncuran PT Prudential Sharia Life Assurance, Selasa (5/3/2022).

Wapres mengungkapkan, kondisi industri asuransi syariah itu berbanding terbalik dengan kinerja ekonomi dan keuangan syariah. Ia menuturkan, saat ini Indonesia menduduki posisi keempat dalam kelolaan industri keuangan syariah.

"Saat ini Indonesia berada di posisi ke-2 dunia meningkat dari posisi keempat, sementara untuk kategori fashion kita ada di peringkat ketiga. Selain itu Indonesia juga telah membentuk tiga kawasan industri halal," ucap dia.

Maka dari itu, Wapres menilai, kebutuhan proteksi kesehatan lewat asuransi syariah di masa pandemi ini. Menurutnya, dengan konsep berbagi risiko, asuransi syariah bisa jadi pilihan proteksi masyarakat.

selain itu, tambah dia, kehadiran asuransi syariah tidak hanya diperlukan oleh masyarakat, tetapi juga oleh lembaga keuangan seperti perbankan.

Pasalnya, dengan konsep berbagi risiko, asuransi syariah merupakan alternatif pengendalian risiko yang dibutuhkan oleh para pelaku bisnis dan usaha.

"Diharapkan, perusahaan asuransi syariah agar dapat berkembang lebih baik di Indonesia yang merupakan bagian penting dalam pengembangan industri keuangan syariah. Kehadirannya diharapkan mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan penanggulangan kemiskinan," pungkas Wapres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf: Indonesia Alami Masalah Gizi Kronis Pada Anak dan Ibu Hamil

Wapres Maruf: Indonesia Alami Masalah Gizi Kronis Pada Anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 04 April 2022 | 15:55 WIB

Surat Palsu untuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla: Arief Rosyid Palsukan Kop Surat, Stempel, dan Tanda Tangan

Surat Palsu untuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla: Arief Rosyid Palsukan Kop Surat, Stempel, dan Tanda Tangan

Sulsel | Senin, 04 April 2022 | 02:00 WIB

Selama 2022, Biaya Manfaat Kesehatan Indonesia Diperkirakan Meningkat 14 Persen

Selama 2022, Biaya Manfaat Kesehatan Indonesia Diperkirakan Meningkat 14 Persen

Health | Minggu, 03 April 2022 | 20:53 WIB

Terkini

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:31 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:24 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB