Waspada Rusia, Negara-negara Sekutu Borong Pesawat Siluman dan Tank Abrams dari AS

M Nurhadi

Kamis, 07 April 2022 | 14:02 WIB
Waspada Rusia, Negara-negara Sekutu Borong Pesawat Siluman dan Tank Abrams dari AS
Ilustrasi pesawat tempur F35.[Anadolu Agency]

Suara.com - Sejumlah negara dilaporak memperkuat kekutana militer negara mereka pasca konflik Rusia dan Ukraina yang justru semakin memburuk beberapa hari belakangan.

Sebut saja Polandia dan Jepang yang memperbarui perlengkapan mereka. Bahkan Australia yang juga memperkuat alutsista mereka, yang disebut-sebut mewaspadai gerakan politik Rusia dan China.

Polandia merupakan salah satu negara anggota NATO yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Penguatan militer ini cukup masuk akal karena kekhawatiran konflik kedua negara yang mungkin merembet ke negara sekitar.

Mengutip Warta Ekonomi, belum lama ini Polandia membeli 250 tank Abrams dari Amerika Serikat (AS) dalam kesepakatan senilai 4,75 miliar dolar AS atau Rp 68,3 triliun yang ditandatangani Selasa, (5/4/2022) di Warsawa. 

Tank Abrams diklaim sebagai tank paling mutakhir dari AS. Terlebih, tank tersebut adalah versi terbaru dan tercanggih, yaitu tank Abrams generasi III, M1A2 SEPv3.

“Polandia mengembangkan Angkatan Darat Polandia, demi mencegah agresor potensial. Kami semua menyadari yang terjadi di luar perbatasan timur,” kata Menteri Pertahanan Polandia, Mariusz Blaszczak.

"Kesepakatan Polandia dengan AS termasuk kendaraan pemeliharaan, jembatan portabel, pelatihan dan logistik serta amunisi," kata Blaszczak.

Kemenhan Polandia mengklaim, kesepakatan ini sudah terlaksana pada Juli lalu. Polandia juga membeli 32 jet tempur siluman F-35 buatan AS dalam kesepakatan yang ditandatangani pada 2020. 

Tidak jauh berbeda, Jepang belum lama ini juga mempertimbangkan menambah anggaran militernya. Dilansir dari Bloomberg, operasi militer Rusia membuat sejumlah kalangan di Jepang mengkhawatirkan konflik di masa depan.

baca juga

Jajak pendapat menunjukkan, para pemilih khawatir kegagalan menghentikan Rusia dapat membuat China berani mengambil tindakan terhadap Taiwan. Kemudian berujung dengan merebut pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Timur yang dikelola Jepang.

Saat ini, sengketa antara Jepang dan Rusia terkait kepemilikan pulau di perbatasan kedua negara masih berlangsung.

Media lokal, Yomiuri Shimbun pada akhir pekan lalu mengatakan, mereka ingin melihat pertahanan Jepang diperkuat. Sebelumnya, keamanan nasional biasanya berada di urutan kedua setelah ekonomi dalam prioritas pemilih.

“Kejutan Ukraina mulai mengubah norma dan kepercayaan Jepang,” kata Dr Kyoko Hatakeyama, profesor di Sekolah Pascasarjana Studi Internasional dan Pembangunan Regional di Niigata University.

Hal ini cukup masuk akal karena hubungan Rusia dan Jepang kembali memanas usai PM Fumio Kishida menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

Sementara, Australia berencana membeli rudal jarak jauh guna mengantisipasi desakan militer Rusia dan China. Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton mengatakan, percepatan mempersenjatai kembali jet-jet tempur dan kapal perang mereka, akan menelan biaya 2,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp 37 triliun.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia soal Bucha: Tak Seorang Pun Warga Sipil Ukraina Mengalami Kekerasan

Rusia soal Bucha: Tak Seorang Pun Warga Sipil Ukraina Mengalami Kekerasan

News | Kamis, 07 April 2022 | 13:49 WIB

Ngerinya Pembunuhan Massal Di Bucha Ukraina, Kaki Diikat Dan Kepala Ditembak

Ngerinya Pembunuhan Massal Di Bucha Ukraina, Kaki Diikat Dan Kepala Ditembak

News | Kamis, 07 April 2022 | 13:10 WIB

Mengenal Umeboshi: Asinan Kering Asal Jepang

Mengenal Umeboshi: Asinan Kering Asal Jepang

Your Say | Kamis, 07 April 2022 | 12:12 WIB

Pasca Pasukan Rusia Mundur dari Kyiv: Jalan Dipenuhi Rongsokan Alat Perang dan Jenazah Korban Sipil

Pasca Pasukan Rusia Mundur dari Kyiv: Jalan Dipenuhi Rongsokan Alat Perang dan Jenazah Korban Sipil

Video | Kamis, 07 April 2022 | 12:00 WIB

Pembunuhan di Kota Ini Makin Mengerikan, Korban Ditembak di Kepala dengan Kaki Terikat

Pembunuhan di Kota Ini Makin Mengerikan, Korban Ditembak di Kepala dengan Kaki Terikat

Bekaci | Kamis, 07 April 2022 | 10:55 WIB

Terdampak Konflik Perang Ukraina, Turis Rusia Pilih Lebih Lama Tinggal di Munggu Bali

Terdampak Konflik Perang Ukraina, Turis Rusia Pilih Lebih Lama Tinggal di Munggu Bali

Bali | Kamis, 07 April 2022 | 10:46 WIB

Terkini

Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen

Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen

News | Rabu, 02 September 2026 | 08:00 WIB

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:56 WIB

Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih

Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih

Jogja | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya

Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 07:51 WIB

Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?

Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?

Sumsel | Rabu, 02 September 2026 | 07:50 WIB

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:38 WIB

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:37 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:33 WIB

×