Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Demi Ciptakan Lapangan Kerja dan Bangkitkan Ekonomi, Sandiaga Uno Hadirkan Program Kelana Ramadhan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 16 April 2022 | 13:40 WIB
Demi Ciptakan Lapangan Kerja dan Bangkitkan Ekonomi, Sandiaga Uno Hadirkan Program Kelana Ramadhan
Kelana Ramadhan untuk mendukung kebangkitan ekonomi nasional. (Dok: Kemenparekraf)

Suara.com - Sebanyak 514 kabupaten dan kota di Indonesia diharapkan memiliki ciri khasnya atau memiliki kesepakatan subsektor unggulan, agar mampu menciptakan lapangan kerja dan membangkitkan ekonomi nasional. Hal inilah yang menjadi dasar lahirnya Kelana Ramadhan, yang diinisiasi oleh Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif pada Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), khususnya Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif pada Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, yang diadakan di Banda Aceh, Sabtu (9/4/2022).

Melalui Kelana Ramadhan, Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, ingin mensosialisasikan strategi pengembangan Kabupaten Kota (Kata) Kreatif Indonesia.

“Kata, maksudnya adalah Kabupaten Kota Kreatif Indonesia. Program ini akan dikawal oleh unit Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf. Kata merupakan salah satu atau satu dari tiga program unggulan Kemenparekraf yang sudah saya launching pada 18 Januari lalu,” ujarnya.

Menurut Sandiaga, Program Kata diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi dan mampu membuka peluang usaha serta lapangan kerja di daerah.

Kelana Ramadhan diharapkan bisa menjadi langkah kecil untuk mengajak para pelaku usaha kecil menengah bidang ekonomi kreatif, agar bisa menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan Program Pengembangan Kata Kreatif Indonesia dan mengawalnya.

“Sambutan yang luar biasa dari para pelaku ekraf selama pelaksanaan menjadi bukti bahwa Kelana Ramadhan hadir sebagai program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Artinya, peluang untuk membangkitkan ekonomi nasional juga semakin terbuka,” tutur Sandiaga.

Sementara itu, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Hariyanto menjelaskan, Kelana Ramadhan merupakan bagian dari strategi program pengembangan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia, yang tujuannya untuk mengakselerasi program pengembangan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia.

Adapun Kata yang hadir sebagai pelaku ekraf kali ini berasal dari Aceh Besar, Bener Meriah, dan daerah-daerah Aceh lainnya. Mereka akan dimasukkan ke dalam database para pelaku usaha kecil menengah, yang akan menjadi bagian konten website katakreatif.kemenparekraf.go.id.

“Kami memandang peran teman-teman semua, penting. Para pelaku usaha ekonomi kreatif ini berada dalam jajaran garda terdepan dalam pengembangan ekonomi kreatif,” ungkap Hariyanto.

Sosialisasi Program Pengembangan Kata Kreatif Indonesia lewat Kelana Ramadhan ini mendapatkan respons positif dari para pelaku usaha.

“Kegiatan ini bagus, karena kita bisa mengetahui program-program Kemenparekraf. Selain itu, kita juga menjadi tahu bahwa ada pengusaha macam-macam di Aceh. Ada jenis usaha apa saja sih, yang ada di Aceh,” ungkap Rezka Kenara Bintang Putra, pengusaha sirup Jeruk Jering dari Aceh Tengah.

Setelah mengikuti acara Kelana Ramadhan ini, Ken (begitulah pengusaha sirup Jeruk Jering biasa disapa) berharap, Kelana Ramadhan bisa diekspansi lebih lebar, agar lebih banyak yang tersosialisasikan dan tepat sasaran.

Selain itu, Wahdini, pengrajin Kerawang Gayo dari Bener Meriah juga merasakan  manfaat positif.

“Sebagai generasi muda, saya ingin meneruskan adat istiadat budaya dengan mengenalkan kerajinan Kerawang Gayo ke kota lain, bahkan hingga pasar nasional. Produk Kerawang Gayo yang saya kelola ini adalah produk rumahan. Saya juga membuat beberapa produk aksesori seperti gelang, masker, syal, baju, dan sebagainya,” jelas Wahdini.

Wahdini berharap, Kelana Ramadhan bisa memiliki sistem berkelanjutan yang jelas, sehingga ada pendampingan bagi pelaku usaha bisnis ekonomi kreatif kecil menengah, seperti dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Program PEN 2022, PT Semen Indonesia Salurkan Bansos Sembako Senilai Rp1,9 Miliar

Dukung Program PEN 2022, PT Semen Indonesia Salurkan Bansos Sembako Senilai Rp1,9 Miliar

News | Kamis, 14 April 2022 | 20:51 WIB

Sandiaga Uno: Kolaborasi Baznas, Universitas Al-Azhar, Pelaku UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Nasional

Sandiaga Uno: Kolaborasi Baznas, Universitas Al-Azhar, Pelaku UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Nasional

Bisnis | Minggu, 03 April 2022 | 15:01 WIB

Kunjungi Taman Nusa Gianyar, Sandiaga Uno Janjikan Perbaikan Bangunan

Kunjungi Taman Nusa Gianyar, Sandiaga Uno Janjikan Perbaikan Bangunan

Bali | Jum'at, 25 Maret 2022 | 06:57 WIB

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, 250 Pelaku UMKM Ikut Program Damping Danone Indonesia

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, 250 Pelaku UMKM Ikut Program Damping Danone Indonesia

Press Release | Senin, 07 Maret 2022 | 14:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 2021 Beri Sinyal Positif untuk Ekonomi 2022

Pertumbuhan Ekonomi 2021 Beri Sinyal Positif untuk Ekonomi 2022

Surakarta | Rabu, 09 Februari 2022 | 16:00 WIB

Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Tumbuh 3,69 Persen, Pengamat: Pemulihan Ekonomi Tak Memuaskan

Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Tumbuh 3,69 Persen, Pengamat: Pemulihan Ekonomi Tak Memuaskan

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 14:20 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB