Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Vania Rossa

Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
MoU untuk Percepatan Implementasi BESS di Indonesia (dok. Ist)
  • Pemerintah Indonesia menerapkan teknologi Battery Energy Storage System untuk menstabilkan pasokan listrik dari sumber energi terbarukan yang fluktuatif.
  • INFIEN dan AMPACE menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi penyimpanan energi andal guna mendukung target transisi energi nasional.
  • Penerapan teknologi baterai ini bertujuan mempercepat de-dieselisasi, mengoptimalkan biaya energi industri, serta meningkatkan kemandirian energi nasional secara bertahap.

Suara.com - Pemerintah terus tancap gas dalam mengejar target ambisius 100 GW energi terbarukan. Namun, di balik semangat transisi hijau ini, ada satu tantangan teknis yang membayangi: sifat energi surya dan angin yang fluktuatif (intermittent). Karena sangat bergantung pada cuaca, pasokan listrik bisa tidak stabil jika tidak dikelola dengan tepat.

Untuk memastikan jaringan listrik nasional tetap andal tanpa gangguan, teknologi Battery Energy Storage System (BESS) kini hadir sebagai solusi vital. BESS bertindak sebagai penyangga yang menyimpan energi saat produksi melimpah dan menyalurkannya kembali secara konsisten saat cuaca berubah atau beban puncak tiba.

Langkah Strategis Menjaga Stabilitas

Menyadari pentingnya infrastruktur pendukung, sinergi antara keahlian lokal dan teknologi baterai kelas dunia mulai dijalankan. Tujuannya jelas: membangun sistem ketenagalistrikan yang tidak hanya bersih, tapi juga tangguh bagi segmen utilitas maupun industri.

Muhammad Firmansyah, Founder & CEO INFIEN, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari penguatan fondasi energi nasional:

“Kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur energi berkelanjutan di Indonesia. Kami optimis dapat menghadirkan solusi penyimpanan energi yang aman serta andal, mendukung prioritas nasional, dan memberikan nilai ekonomi yang nyata.”

Menjawab Potensi Besar di Asia Tenggara

Indonesia dipandang sebagai salah satu titik pusat pertumbuhan energi hijau di kawasan. Dengan ribuan pulau dan kebutuhan industri yang besar, fleksibilitas baterai penyimpanan menjadi "harga mati" agar transisi energi tidak mengganggu operasional bisnis maupun kebutuhan rumah tangga.

Raymond Ye, Vice President ESS dari AMPACE, menambahkan pandangannya mengenai kesiapan pasar lokal:

“Indonesia merupakan salah satu pasar BESS paling potensial di Asia Tenggara. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi BESS yang andal dan berperforma tinggi, yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal, sekaligus mendukung agenda transisi energi jangka panjang Indonesia.”

Menuju Visi Energi Mandiri

Melalui teknologi baterai yang memiliki siklus hidup panjang dan standar keamanan tinggi, Indonesia kini memiliki instrumen untuk "menjinakkan" sifat fluktuatif energi terbarukan.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat beberapa agenda besar:

  • De-dieselisasi: Mengganti pembangkit diesel di wilayah terpencil dengan energi bersih yang lebih stabil.
  • Optimalisasi Industri: Membantu sektor komersial mengelola biaya energi dengan lebih efisien dan mandiri.
  • Kemandirian Energi: Mengurangi ketergantungan pada energi fosil secara bertahap melalui sistem yang lebih andal.

Dengan teknologi penyimpanan yang tepat, impian Indonesia untuk memiliki sistem energi yang hijau namun tetap stabil kini menjadi target yang semakin realistis untuk dicapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Rogoh Rp750 Juta, Mitratel Tebar 242 Hewan Kurban Premium

Rogoh Rp750 Juta, Mitratel Tebar 242 Hewan Kurban Premium

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:19 WIB

Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah

Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:05 WIB

Peruri Tebar Hewan Kurban ke 4 Daerah

Peruri Tebar Hewan Kurban ke 4 Daerah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:54 WIB

Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET

Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:41 WIB

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB