Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Vania Rossa

Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
MoU untuk Percepatan Implementasi BESS di Indonesia (dok. Ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia menerapkan teknologi Battery Energy Storage System untuk menstabilkan pasokan listrik dari sumber energi terbarukan yang fluktuatif.
  • INFIEN dan AMPACE menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi penyimpanan energi andal guna mendukung target transisi energi nasional.
  • Penerapan teknologi baterai ini bertujuan mempercepat de-dieselisasi, mengoptimalkan biaya energi industri, serta meningkatkan kemandirian energi nasional secara bertahap.

Suara.com - Pemerintah terus tancap gas dalam mengejar target ambisius 100 GW energi terbarukan. Namun, di balik semangat transisi hijau ini, ada satu tantangan teknis yang membayangi: sifat energi surya dan angin yang fluktuatif (intermittent). Karena sangat bergantung pada cuaca, pasokan listrik bisa tidak stabil jika tidak dikelola dengan tepat.

Untuk memastikan jaringan listrik nasional tetap andal tanpa gangguan, teknologi Battery Energy Storage System (BESS) kini hadir sebagai solusi vital. BESS bertindak sebagai penyangga yang menyimpan energi saat produksi melimpah dan menyalurkannya kembali secara konsisten saat cuaca berubah atau beban puncak tiba.

Langkah Strategis Menjaga Stabilitas

Menyadari pentingnya infrastruktur pendukung, sinergi antara keahlian lokal dan teknologi baterai kelas dunia mulai dijalankan. Tujuannya jelas: membangun sistem ketenagalistrikan yang tidak hanya bersih, tapi juga tangguh bagi segmen utilitas maupun industri.

Muhammad Firmansyah, Founder & CEO INFIEN, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari penguatan fondasi energi nasional:

“Kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur energi berkelanjutan di Indonesia. Kami optimis dapat menghadirkan solusi penyimpanan energi yang aman serta andal, mendukung prioritas nasional, dan memberikan nilai ekonomi yang nyata.”

Menjawab Potensi Besar di Asia Tenggara

Indonesia dipandang sebagai salah satu titik pusat pertumbuhan energi hijau di kawasan. Dengan ribuan pulau dan kebutuhan industri yang besar, fleksibilitas baterai penyimpanan menjadi "harga mati" agar transisi energi tidak mengganggu operasional bisnis maupun kebutuhan rumah tangga.

Raymond Ye, Vice President ESS dari AMPACE, menambahkan pandangannya mengenai kesiapan pasar lokal:

baca juga

“Indonesia merupakan salah satu pasar BESS paling potensial di Asia Tenggara. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi BESS yang andal dan berperforma tinggi, yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal, sekaligus mendukung agenda transisi energi jangka panjang Indonesia.”

Menuju Visi Energi Mandiri

Melalui teknologi baterai yang memiliki siklus hidup panjang dan standar keamanan tinggi, Indonesia kini memiliki instrumen untuk "menjinakkan" sifat fluktuatif energi terbarukan.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat beberapa agenda besar:

  • De-dieselisasi: Mengganti pembangkit diesel di wilayah terpencil dengan energi bersih yang lebih stabil.
  • Optimalisasi Industri: Membantu sektor komersial mengelola biaya energi dengan lebih efisien dan mandiri.
  • Kemandirian Energi: Mengurangi ketergantungan pada energi fosil secara bertahap melalui sistem yang lebih andal.

Dengan teknologi penyimpanan yang tepat, impian Indonesia untuk memiliki sistem energi yang hijau namun tetap stabil kini menjadi target yang semakin realistis untuk dicapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×