Pradiksi Gunatama Raup Laba Rp 38 Miliar dan Penjualan Melesat 65%

Iwan Supriyatna

Senin, 09 Mei 2022 | 09:21 WIB
Pradiksi Gunatama Raup Laba Rp 38 Miliar dan Penjualan Melesat 65%
Ilustrasi uang rupiah (pixabay.com/EmAji)

Suara.com - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), salah satu perusahaan kelapa sawit nasional yang telah 2 tahun melantai di Bursa Efek Indonesia, pada tahun 2020 Perseroan mencatat rugi Rp101 miliar. Namun, di tahun 2021 mampu membukukan laba sebesar Rp38 miliar.

Belum lagi, dari sisi penjualan, juga meningkat tajam, menjadi Rp786 miliar dari Rp475 miliar di tahun 2020 atau mengalami peningkatan sebesar 65%.

Berkat kinerja yang ciamik, harga saham Perseroan juga bergerak positif (strong uptrend) hingga mencapai Rp388 per lembar saham pada penutupan di akhir tahun 2021.

Bahkan, pada Kamis (28/4), harga saham PGUN ditutup di Rp 695 per lembar saham, artinya sudah naik hingga 600% lebih jika dibandingkan harga saat Penawaran Umum Perdana pada 07 Juli 2020 yang dibuka pada harga Rp 115 per lembar saham.

Tamlikho, Direktur Keuangan PGUN, menyampaikan, pencapaian kinerja Perseroan tahun 2021 ini memberikan gambaran lebih jelas bagaimana kokohnya komitmen dari Manajemen PGUN untuk mencapai laba bersih Rp38 miliar.

"Dengan perolehan laba bersih di tahun 2021 yang positif, kami sangat optimis target pada tahun 2022 akan jauh lebih baik,” papar Tamlikho dalam keterangannya, Senin (9/5/2022).

Menurut Tamlikho, salah satu faktor pengerek kenaikan laba perseroan yaitu kenaikan harga minyak kelapa sawit (CPO).

Pada tahun 2021 Perseroan telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Jhonlin Agro Raya, Perusahaan Pengolahan Biodiesel yang telah diresmikan Presiden Jokowi di bulan Oktober 2021 lalu.

"Targetnya di tahun 2022 dapat menjual CPO sebanyak 70.923 ton, atau senilai Rp856 miliar," ujar Tamlikho.

baca juga

Muhammad Reza, Corporate Secretary PGUN menambahkan, sejumlah langkah strategis juga telah dilakukan oleh perusahaan, salah satunya dengan dengan mengakuisisi PT Senabangun Anekapertiwi (SA) di akhir tahun 2021 lalu.

Aksi korporasi tersebut berdampak positif karena dapat menambah produktifitas kelapa sawit dan ditargetkan melakukan tanam baru kelapa sawit di tahun 2022 ini menjadi seluas 850 ha. Diharapkan 3 tahun mendatang total area tanam menjadi 24.000 hektare di lokasi HGU PGUN dan Senabangun Anekapertiwi yang saat ini seluas 38.991,12 hektare.

"Dengan berbagi langkah strategis tersebut, diharapkan target laba di tahun 2022 dapat diraih," ucap Reza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Minyak Goreng Dilarang Mulai Hari Ini, Harga TBS Sawit Sumsel Terjun Bebas Rp1.000 Per Kilogram

Ekspor Minyak Goreng Dilarang Mulai Hari Ini, Harga TBS Sawit Sumsel Terjun Bebas Rp1.000 Per Kilogram

Sumsel | Kamis, 28 April 2022 | 15:48 WIB

Larangan Ekspor CPO Berlaku Hari Ini, Jokowi Harap Pengusaha Jernih Menyikapi: Jika Niat Penuhi Stok Dalam Negeri, Bisa

Larangan Ekspor CPO Berlaku Hari Ini, Jokowi Harap Pengusaha Jernih Menyikapi: Jika Niat Penuhi Stok Dalam Negeri, Bisa

Sumsel | Kamis, 28 April 2022 | 09:53 WIB

Parah, Pabrik Kelapa Sawit Ketahuan Tetapkan Harga Beli TBS di Bawah Standar

Parah, Pabrik Kelapa Sawit Ketahuan Tetapkan Harga Beli TBS di Bawah Standar

Bisnis | Kamis, 28 April 2022 | 08:40 WIB

Terkini

3 Smartwatch Suunto Terbaik untuk Lari, GPS Akurat dan Fitur Komplet

3 Smartwatch Suunto Terbaik untuk Lari, GPS Akurat dan Fitur Komplet

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Tolito Aguirre Meriahkan Superstar Series Vol. 3, Ada Diskon Tiket Rp100.000 via BRImo

Tolito Aguirre Meriahkan Superstar Series Vol. 3, Ada Diskon Tiket Rp100.000 via BRImo

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Langit Palembang Sempat Cerah, Kabut Asap Kembali Pekat, BMKG Ungkap Faktor Pemicu

Langit Palembang Sempat Cerah, Kabut Asap Kembali Pekat, BMKG Ungkap Faktor Pemicu

Sumsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City

Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Ikut Demo Paris, Seorang Koki Divonis 8 Bulan Penjara Usai Ketahuan Lempar Bom Molotov

Ikut Demo Paris, Seorang Koki Divonis 8 Bulan Penjara Usai Ketahuan Lempar Bom Molotov

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Dari Soto Ayam Hingga Kerupuk, Intip Aksi Carmen Hearts2Hearts Jadi Duta Kuliner Nusantara

Dari Soto Ayam Hingga Kerupuk, Intip Aksi Carmen Hearts2Hearts Jadi Duta Kuliner Nusantara

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Curi iPad Rp12 Juta, Pemuda Pengangguran Ini Beruntung Tak Perlu Masuk Penjara

Curi iPad Rp12 Juta, Pemuda Pengangguran Ini Beruntung Tak Perlu Masuk Penjara

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Sekolah Liar Zaman Now: Memburu Ijazah demi Syarat Kerja yang Tak Logis

Sekolah Liar Zaman Now: Memburu Ijazah demi Syarat Kerja yang Tak Logis

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:00 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Tanda Masa Suram Kebebasan Sipil dan Kemunduran Demokrasi

2 Tahun Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Tanda Masa Suram Kebebasan Sipil dan Kemunduran Demokrasi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:58 WIB

×