Investor Hindari Risiko, Dolar Rebound dari Sesi Sebelumnya

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:58 WIB
Investor Hindari Risiko, Dolar Rebound dari Sesi Sebelumnya
Dolar Amerika Serikat atau dolar AS. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Dolar Amerika Serikat atau dolar AS menguat terhadap sederet mata uang utama lainnya dalam akhir perdagangan Jumat di Negeri Paman Sam, atau Sabtu (21/5/2022) pagi WIB di Indonesia.

Dikutip dari kantor berita Antara, pelaku pasar mencari perlindungan di aset-aset safe-haven di tengah kekhawatiran dampak dari lonjakan inflasi yang mencapai level tertinggi dalam empat dekade.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,41 persen menjadi 103,1490, menyusul penurunan 1,05 persen di sesi sebelumnya.

Dolar menguat terhadap euro karena kegelisahan investor tentang potensi kejatuhan ekonomi dari upaya Federal Reserve untuk menekan inflasi yang menggelembung ke permukaan, memperburuk sentimen risiko di Wall Street.

Dolar naik 0,3 persen terhadap euro setelah saham AS jatuh pada Jumat (20/5/2022), menempatkan Indeks S&P 500 di ambang konfirmasi telah berada di pasar bearish sejak mencapai rekor tertinggi pada Januari.

Namun keuntungan sesi untuk dolar tidak cukup untuk menghapus penurunan tajam dari awal pekan ini, yang telah menarik greenback menjauh dari level tertinggi lima tahun terhadap mata uang bersama, di tengah kekhawatiran reli selama berbulan-bulan mungkin telah berlebihan.

Mata uang AS telah didukung beberapa bulan terakhir oleh pelarian investor ke tempat yang aman. Di tengah kerugian di seluruh pasar karena kekhawatiran dampak inflasi yang melonjak, Federal Reserve yang hawkish dan konflik Rusia-Ukraina.

Namun, reli minggu ini menjadi tergagap karena peningkatan volatilitas di pasar keuangan global, ditambah tingkat tinggi dolar dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini membuat investor meraih keamanan di mata uang safe-haven yen dan franc Swiss.

"Setelah reli baru-baru ini, dolar akan berhenti," jelas Jonas Goltermann dari Capital Economics dalam sebuah catatan.

baca juga

Untuk minggu ini, mata uang AS turun sekitar 1,3 persen, kinerja mingguan terburuknya terhadap euro sejak awal Februari.

"Kami melihat dolar sedikit meningkat dan melihat ruang bagi mata uang lain untuk berkembang karena ada pergeseran bertahap ke prospek yang lebih baik jika ekonomi global ingin dibantu dan dihidupkan kembali dari paruh pertama yang mengerikan hingga tahun ini," papar Juan Perez, direktur perdagangan di Monex USA di Washington.

Mata uang safe-haven lainnya telah reli minggu ini karena ekuitas global berada di bawah tekanan, meskipun saham di Eropa menguat kembali pada Jumat (20/5/2022).

Franc Swiss berada di jalur untuk kenaikan mingguan hampir 3,0 persen versus dolar, kenaikan mingguan terbaik dalam lebih dari dua tahun, sementara yen Jepang ditetapkan untuk kenaikan mingguan hampir 1,0 persen.

Poundsterling naik 0,1 persen pada Jumat (20/5/2022), ditetapkan untuk kenaikan mingguan terbesar sejak Desember 2020 terhadap dolar karena data ekonomi terbaru menunjukkan pasar mungkin tidak perlu mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Inggris lebih jauh.

Di pasar uang kripto, selera risiko yang umumnya lemah berdampak pada bitcoin, yang turun 4,23 persen menjadi 29.009,94 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor China Bidik Deli Serdang, Industri Daur Ulang Bisa Serap 10.000 Tenaga Kerja

Investor China Bidik Deli Serdang, Industri Daur Ulang Bisa Serap 10.000 Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 16:25 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Penyebab Rupiah Merosot Tipis ke Level Rp17.758

Penyebab Rupiah Merosot Tipis ke Level Rp17.758

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:00 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Rupiah Berbalik Menguat

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Rupiah Berbalik Menguat

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:43 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 15:53 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Letoi Sendirian di Asia, Ringgit Paling Kuat

Rupiah Letoi Sendirian di Asia, Ringgit Paling Kuat

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:55 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Investor Tolak Mentah-mentah Usulan Restrukturisasi Utang Rp2,3 T Adhi Karya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:16 WIB

Terkini

Kualitas Aset BRI Membaik, Sinyal Asing Bakal Borong BBRI Lagi?

Kualitas Aset BRI Membaik, Sinyal Asing Bakal Borong BBRI Lagi?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:59 WIB

Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ

Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ

Jakarta | Senin, 21 September 2026 | 08:57 WIB

Arus Kencang Hambat ROV Basarnas Cari Korban di Dalam Bangkai KM Virgo Transport 8

Arus Kencang Hambat ROV Basarnas Cari Korban di Dalam Bangkai KM Virgo Transport 8

News | Senin, 21 September 2026 | 08:56 WIB

Asa Baru Pembiayaan Megapolitan, New York Siap Sokong Penerbitan Jakarta Bond

Asa Baru Pembiayaan Megapolitan, New York Siap Sokong Penerbitan Jakarta Bond

News | Senin, 21 September 2026 | 08:54 WIB

Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan

Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:50 WIB

DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 08:48 WIB

AS Tolak Bantu Arab Saudi Hadapi Gempuran Rudal Houthi

AS Tolak Bantu Arab Saudi Hadapi Gempuran Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:47 WIB

Lagi dan Lagi, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Daring Gegara Kabut Asap

Lagi dan Lagi, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Daring Gegara Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 08:46 WIB

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

×