facebook

Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan

M Nurhadi
Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperpanjang periode waktu penawaran awal saham (bookbuilding period) selama tiga hari hingga hari Kamis, 24 Maret 2022. (Dok: GoTo)

"Yang diperhatikan ialah apakah saham tersebut naik atau turun karena berpengaruh pada hasil investasinya," kata Reza.

Suara.com - Adanya sejumlah perusahaan dan investor yang tetap melirik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang mempertahankan investasi mereka lantaran percaya pada prospek emiten tersebut. 

Pengamat pasar modal Reza Priyambada menilai, investasi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan terhadap GoTo, kiranya perlu dipisahkan antara investasi dalam bentuk penyertaan terhadap bisnis dan investasi dalam bentuk non bisnis.

Investasi yang dimaksud digambarkan sebagai jika adanya pihak yang berinvestasi di bisnis perusahaan, sehingga investor tidak terlalu melihat apakah harga saham di pasar naik atau turun.

Hal itu seperti dilakukan Telkom, di mana melihat potensi masa depan dan kolaborasi untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Baca Juga: Telkom Dinilai Tepat Masuk ke Bisnis Data Center Melalui NeutraDC

"Yang penting, perusahaan yang dipilih untuk investasikan masih berjalan dan terus mengembangkan bisnisnya. Concern-nya ialah kepada kelangsungan bisnis dan pengembangan maupun ekspansi bisnis yang dilakukan," ujar Reza lewat keterangan di Jakarta, kemarin.

Namun, jika investasi non bisnis, lebih melihat ke imbal hasil atau return jangka pendek yang bisa diambil alias ada target return yang hendak dicapai.

Alhasil, sebuah perusahaan atau seseorang yang berinvestasi tidak perlu tahu bagaimana bisnis yang dijalankan atau bagaimana cara mereka untuk mengembangkan maupun ekspansi bisnis.

"Yang diperhatikan ialah apakah saham tersebut naik atau turun karena berpengaruh pada hasil investasinya," kata Reza.

Perusahaan yang berinvestasi di GoTo bukan melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek tapi bisnis jangka panjangnya.

Baca Juga: 6 Alasan Menjadikan Emas sebagai Instrumen Investasi Anda

Seperti investasi yang dilakukan Telkom di GoTo yang dinilai lebih terkait dengan potensi di masa depan yang mengedepankan sisi kolaborasi yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak. Harapannya sama-sama mengerek kinerja dan memberi manfaat luas kepada masyarakat.

Komentar