Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:11 WIB
Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperpanjang periode waktu penawaran awal saham (bookbuilding period) selama tiga hari hingga hari Kamis, 24 Maret 2022. (Dok: GoTo)

Suara.com - Adanya sejumlah perusahaan dan investor yang tetap melirik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang mempertahankan investasi mereka lantaran percaya pada prospek emiten tersebut. 

Pengamat pasar modal Reza Priyambada menilai, investasi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan terhadap GoTo, kiranya perlu dipisahkan antara investasi dalam bentuk penyertaan terhadap bisnis dan investasi dalam bentuk non bisnis.

Investasi yang dimaksud digambarkan sebagai jika adanya pihak yang berinvestasi di bisnis perusahaan, sehingga investor tidak terlalu melihat apakah harga saham di pasar naik atau turun.

Hal itu seperti dilakukan Telkom, di mana melihat potensi masa depan dan kolaborasi untuk meningkatkan nilai perusahaan.

"Yang penting, perusahaan yang dipilih untuk investasikan masih berjalan dan terus mengembangkan bisnisnya. Concern-nya ialah kepada kelangsungan bisnis dan pengembangan maupun ekspansi bisnis yang dilakukan," ujar Reza lewat keterangan di Jakarta, kemarin.

Namun, jika investasi non bisnis, lebih melihat ke imbal hasil atau return jangka pendek yang bisa diambil alias ada target return yang hendak dicapai.

Alhasil, sebuah perusahaan atau seseorang yang berinvestasi tidak perlu tahu bagaimana bisnis yang dijalankan atau bagaimana cara mereka untuk mengembangkan maupun ekspansi bisnis.

"Yang diperhatikan ialah apakah saham tersebut naik atau turun karena berpengaruh pada hasil investasinya," kata Reza.

Perusahaan yang berinvestasi di GoTo bukan melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek tapi bisnis jangka panjangnya.

Seperti investasi yang dilakukan Telkom di GoTo yang dinilai lebih terkait dengan potensi di masa depan yang mengedepankan sisi kolaborasi yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak. Harapannya sama-sama mengerek kinerja dan memberi manfaat luas kepada masyarakat.

"Dengan melihat gaya investasi yang mereka lakukan, seperti Telkom, saya melihatnya lebih memperhatikan going concern dari bisnis yang dilakukan dan bagaimana ekosistem bisnis mereka bisa bertumbuh. Dan orientasi mereka tentunya ialah jangka panjang, bukan hitungan harian atau mingguan," ujar Reza.

Sehingga, perusahaan yang berinvestasi di perusahaan lain, biasanya lebih memiliki horison jangka panjang. Seperti terbukanya peluang pengembangan bisnis yang bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus juga menaikkan nilai perusahaan di masa depan.

Kinerja harga saham GOTO setelah melantai di bursa masih dinamis naik dan turun di bawah harga IPO. Sehingga untuk sementara waktu, nilai investasi sejumlah perusahaan di GoTo ikut terpengaruh, seperti yang dialami PT Telkom dan juga Astra.

Namun, jika melirik pergerakan saham GOTO hingga hari ini, maka GOTO termasuk saham yang sangat atraktif. Tercatat pada Jumat (20/5/2022) kemarin ditutup pada angka Rp304 per saham, naik dibanding pembukaan pagi Rp280 per saham. Jika tren tersebut mampu bertahan dan terus naik, maka prospek cuan pun kembali muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jauhkan Anda dari Kerugian, Ini Cara Berinvestasi yang Benar

Jauhkan Anda dari Kerugian, Ini Cara Berinvestasi yang Benar

Press Release | Sabtu, 21 Mei 2022 | 23:25 WIB

Investasi di Goto Bukan Cari Cuan Harian atau Mingguan tapi Prospek ke Depan

Investasi di Goto Bukan Cari Cuan Harian atau Mingguan tapi Prospek ke Depan

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:52 WIB

Viral Video Satu Keluarga di Bekasi Mengamuk Diduga karena Ditagih Uang Investasi, Publik Ingatkan Soal Alam Kubur

Viral Video Satu Keluarga di Bekasi Mengamuk Diduga karena Ditagih Uang Investasi, Publik Ingatkan Soal Alam Kubur

Bekaci | Sabtu, 21 Mei 2022 | 09:51 WIB

Lewat Metode Hybrid Learning, Zenius Berkomitmen Bangkitkan Pendidikan Indonesia

Lewat Metode Hybrid Learning, Zenius Berkomitmen Bangkitkan Pendidikan Indonesia

Jogja | Sabtu, 21 Mei 2022 | 06:40 WIB

Telkom Dinilai Tepat Masuk ke Bisnis Data Center Melalui NeutraDC

Telkom Dinilai Tepat Masuk ke Bisnis Data Center Melalui NeutraDC

Tekno | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:03 WIB

6 Alasan Menjadikan Emas sebagai Instrumen Investasi Anda

6 Alasan Menjadikan Emas sebagai Instrumen Investasi Anda

Jawa Tengah | Jum'at, 20 Mei 2022 | 16:34 WIB

Terkini

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:49 WIB