facebook

Total Pengeluaran Transfer Manchester United Musim Ini, Boros Namun Tak Berprestasi

M Nurhadi
Total Pengeluaran Transfer Manchester United Musim Ini, Boros Namun Tak Berprestasi
Para pemain Manchester United tertunduk lesu usai dibantai Brighton 4-0. (Foto: AFP)

Dengan modal minim, Manchester United harus mengembalikan kekuatan setelah ditinggal Sir Alex Ferguson pensiun sejak 2013. Mereka harus mengakhiri puasa gelar.

Suara.com - Manchester United dikabarkan menjadi grup Liga Inggris paling boros tahun ini. Total pengeluaran transfer Manchester United musim ini diperkirakan mencapai 140 juta euro. Biaya ini dikeluarkan Rangnick dalam bursa transfer musim panas lalu.

Total transfer besar ini semakin memberi cap kegagalan mengingat The Reds tidak banyak mencetak prestasi. Klub ini hanya finish di urutan keenam sementara rekan sekota mereka Manchester City berhasil menjadi klub terbaik seantero Inggris musim ini. 

Melansir footballtransfer.com, manajemen Manchester United menyebutkan bahwa total pengeluaran transfer Manchester United musim depan tergolong kecil. Apalagi Ten Hag diberi target untuk membangun kembali Setan Merah setelah dilanda krisis dalam permainan mereka.

Salah satu yang paling memalukan adalah kalah telak dari Liverpool dalam dua pertandingan tanpa mencetak satu gol pun bagi skuad The Red Devil. 

Baca Juga: Pekan Terakhir Liga Inggris: Tottenham ke Liga Champions, Arsenal dan Manchester United ke Liga Europa

Krisis di tubuh Manchester United dimulai setelah kepergian Sir Alex Ferguson yang memutuskan pensiun pada 2013 silam. Sejak ditinggal sang arsitek, MU berada dalam periode kering prestasi selama hampir satu dekade. Dibanding dengan rekan sekotanya Manchester City, MU tak punya taji apapun. 

Sejak Ferguson pensiun, MU telah menghabiskan sekitar 1,2 miliar euro untuk keperluan belanja pemain. Sayangnya klub ini belum mengangkat trofi apapun selama lima tahun terakhir. Mereka juga paceklik gelar di Premier League selama sembilan tahun terakhir. 

Musim panas lalu, Man Utd menggelontorkan uang tunai untuk orang-orang seperti Jadon Sancho, Raphael Varane dan Cristiano Ronaldo yang kembali, berharap mereka akan kembali memimpin sebagai klub dengan gelar juara. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. United telah mengalami musim terburuk dalam sejarah Liga Premier klub.

Klub ini mencapai penghitungan poin terendah mereka sejak Liga Premier diciptakan pada tahun 1992. Ten Hag telah didatangkan untuk menggantikan manajer sementara Ralf Rangnick dan pemilik klub ingin dia mengembangkan pemain muda seperti yang dia lakukan dengan sukses di Ajax selama beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, MU juga mengambil langkah agar tidak terlalu buang-buang uang. 

Namun, United berharap bahwa Ten Hag dapat mengidentifikasi beberapa permata tersembunyi dalam diri pemain bintang muda dengan harga lebih rendah, serta memanfaatkan pasar transfer bebas yang berisi beberapa nama besar musim panas ini.

Baca Juga: Dibuang Mentah-mentah, 7 Pemain Ini Justru Moncer di Klub Barunya, Manchester United Menyesal?

Penandatanganan gelandang tengah tetap menjadi prioritas terbesar bagi Ten Hag, sementara dilaporkan oleh The Sun bahwa Cristiano Ronaldo ingin tinggal di United meskipun mereka gagal lolos ke Liga Champions musim depan. 

Komentar