Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:31 WIB
Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
baca 10 detik
  • Bank Indonesia diperkirakan menahan suku bunga acuan di 4,75 persen pada RDG 16-17 Maret 2026.
  • Keputusan ini mempertimbangkan tekanan eksternal tinggi dan stabilitas domestik yang relatif solid saat ini.
  • Peluang pelonggaran suku bunga terbatas, terutama jika rupiah melemah signifikan mendekati Rp17.000 per dolar AS.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026 yang berlangsung pada 16–17 Maret 2026.

Langkah tersebut dinilai sebagai pilihan paling realistis di tengah tekanan eksternal yang masih tinggi dan kondisi domestik yang relatif stabil.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan pihaknya memperkirakan BI cenderung mempertahankan suku bunga acuan pada RDG bulan ini.

Keputusan tersebut mempertimbangkan dinamika global serta pergerakan nilai tukar rupiah yang masih sensitif.

“Perkiraan kami BI cenderung mempertimbangkan untuk kembali menahan BI Rate di 4,75 persem pada RDG Maret,” ujar Josua saat dihubungi Suara.com, Selasa (17/3/2026).

Sebelumnya pada RDG Februari 2026, BI juga memutuskan menahan suku bunga acuan di level yang sama.

Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus tetap membuka ruang penurunan suku bunga apabila kondisi ekonomi mendukung.

Namun, ruang penurunan suku bunga dinilai semakin terbatas. Menurut Josua, peluang pelonggaran kebijakan moneter praktis habis jika rata-rata harga minyak dunia mencapai sekitar 75 dolar AS per barel dan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.750 per dolar AS.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Bahkan, jika harga minyak meningkat hingga 80 dolar AS per barel dan rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS, arah kebijakan moneter BI berpotensi bergeser menjadi lebih ketat.

baca juga

Sementara itu, data terbaru menunjukkan rupiah sempat berada di sekitar Rp16.954 per dolar AS per 9 Maret 2026, sehingga opsi mempertahankan suku bunga dinilai paling masuk akal untuk saat ini.

Dari sisi global, tekanan masih cukup kuat. Konflik di Timur Tengah memicu gejolak harga energi dan meningkatkan kehati-hatian pelaku pasar di pasar keuangan global.

Kondisi tersebut membuat stabilitas nilai tukar menjadi prioritas utama bagi bank sentral.

Di sisi domestik, kinerja ekonomi Indonesia masih relatif solid. Pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 tercatat 5,11 persen, dengan pertumbuhan pada triwulan IV mencapai 5,39 persen.

Aktivitas manufaktur juga masih menunjukkan ekspansi, tercermin dari indeks manufaktur Februari 2026 yang berada di level 53,8.

Sementara itu, inflasi Februari 2026 tercatat 4,76 persen secara tahunan. Namun, kenaikan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh efek perbandingan dengan periode tahun lalu yang rendah akibat program diskon listrik pada awal 2025.

Jika faktor tersebut dikeluarkan, inflasi Februari diperkirakan hanya sekitar 2,59 persen yang menunjukkan tekanan harga dasar masih relatif terkendali.

Menurut Josua, kondisi tersebut belum cukup kuat untuk mendorong BI menaikkan suku bunga, tetapi juga belum memberikan ruang yang nyaman untuk memangkas suku bunga ketika nilai tukar rupiah masih rentan.

“Untuk RDG Maret, menahan BI Rate menjadi jalan tengah yang paling aman. Pertumbuhan tetap dijaga, sementara stabilitas rupiah dan kepercayaan pasar juga tidak dikorbankan,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 20:21 WIB

Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok

Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 19:50 WIB

Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD

Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:10 WIB

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:08 WIB

Nilai Tukar Rupiah Rp17.000 per Dolar, APBN Terancam Tertekan Harga Minyak

Nilai Tukar Rupiah Rp17.000 per Dolar, APBN Terancam Tertekan Harga Minyak

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 13:41 WIB

Rupiah Sakit Parah Dibuka ke Level Rp17.017

Rupiah Sakit Parah Dibuka ke Level Rp17.017

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×