Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Bubble Burst: Fenomena Startup yang Berkembang Pesat Sebelum Bangkrut Melanda Indonesia?

M Nurhadi

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:14 WIB
Bubble Burst: Fenomena Startup yang Berkembang Pesat Sebelum Bangkrut Melanda Indonesia?
Ilustrasi bangkrut. [Istimewa]

Suara.com - Fenomena ekonomi bubble burst disebut-sebut tengah melanda industri Startup di Indonesia. Fenomena pertumbuhan ekonomi ini terjadi, salah satunya dengan kemunculan banyak perusahaan rintisan atau start up di Indonesia.

Jelaskan pengertian bubble burst maka akan merujuk pada gelembung ekonomi di mana terjadi eskalasi atau pertumbuhan ekonomi yang terlalu tinggi, tetapi juga diiringi dengan kejatuhan yang relatif cepat. 

Jika melihat fenomena bubble burst di Indonesia, tampaknya hal ini terjadi di kalangan start up yang timbul tenggelam. Banyak start up bermunculan namun tak sedikit yang gulung tikar. 

Perusahaan ini banyak merekrut karyawan lewat strategi bakar uang, walaupun di sisi lain juga banyak melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK. Kabar terbaru start up edutech Zenius melakukan PHK kepada 200 lebih karyawan. Fenomena ini merupakan efek dari bubble burst, atau LinkAja yang juga melakukan hal serupa.

Jauh sebelumnya, ada cukup banyak perusahaan rintisan yang berkembang pesat mendadak mengumumkan mereka bangkrut dan angkat kaki dari Indonesia karena masalah keuangan.

Melansir Investopedia, bubble burst atau ledakan gelembung adalah siklus ekonomi yang ditandai dengan eskalasi atau kenaikan nilai pasar yang cepat, terutama dalam harga aset.

Inflasi yang cepat ini diikuti oleh penurunan nilai yang cepat, atau kontraksi, yang kadang-kadang disebut sebagai ledakan gelembung atau bubble burst. 

Biasanya, gelembung diciptakan oleh lonjakan harga aset yang didorong oleh perilaku pasar yang terkena euforia. Selama fenomena ini terjadi, aset biasanya diperdagangkan pada harga, atau dalam kisaran harga, yang sangat melebihi nilai intrinsik aset. Nilai ini biasanya digunakan oleh para investor untuk menentukan harga sebuah aset di pasaran. 

Penyebab bubble burst sampai saat ini masih diperdebatkan oleh para ekonom. Terutama faktor-faktor yang mendasari terjadinya fenomena bubble burst yang tidak bisa didefinisikan secara pasti. Namun, bubble burst biasanya baru teridentifikasi setelah penurunan harga secara besar-besaran terjadi. 

baca juga

Gelembung ekonomi bisa terjadi kapan saja. Gelembung ini biasanya dikaitkan dengan perubahan perilaku investor, meskipun apa yang menyebabkan perubahan perilaku ini juga diperdebatkan.

Gelembung di pasar ekuitas dan ekonomi menyebabkan sumber daya ditransfer ke area pertumbuhan yang cepat. Pada akhir gelembung, sumber daya dipindahkan lagi, menyebabkan harga mengempis.

Sebagai contoh ekonomi Jepang mengalami gelembung atau bubble pada 1980-an setelah bank-bank negara itu sebagian dideregulasi atau harus menerapkan aturan baru. Fenomena ini menyebabkan lonjakan besar dalam harga real estat dan harga saham. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan PHK Tak Kunjung Selesai, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Demontrasi di Mapolda Sumsel

Laporan PHK Tak Kunjung Selesai, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Demontrasi di Mapolda Sumsel

Sumsel | Rabu, 25 Mei 2022 | 13:06 WIB

Dukung UMKM Go Digital, Niagahoster Gandeng Kemenkominfo Gelar Kelas Intensif Bagi UMKM dan Startup Pemula

Dukung UMKM Go Digital, Niagahoster Gandeng Kemenkominfo Gelar Kelas Intensif Bagi UMKM dan Startup Pemula

Bisnis | Rabu, 25 Mei 2022 | 07:28 WIB

Zenius: Karyawan yang di-PHK Terima Pesangon dan Kami Bantu Dapatkan Pekerjaan Baru

Zenius: Karyawan yang di-PHK Terima Pesangon dan Kami Bantu Dapatkan Pekerjaan Baru

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 19:47 WIB

Setelah LinkAja, Kini Startup Zenius PHK Massal Lebih dari 200 Karyawan

Setelah LinkAja, Kini Startup Zenius PHK Massal Lebih dari 200 Karyawan

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 19:40 WIB

General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 11:28 WIB

Masyarakat di Desa Bisa Mudah Berbelanja Lewat Startup Dagangan

Masyarakat di Desa Bisa Mudah Berbelanja Lewat Startup Dagangan

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 10:46 WIB

Terkini

Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter

Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:05 WIB

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya

Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:56 WIB

Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!

Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:49 WIB

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:47 WIB

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

×