Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 23 Mei 2022 | 11:28 WIB
General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

Suara.com - Perusahaan investasi global General Atlantic bakal menanamkan investasi dua miliar dolar AS ke India dan Asia Tenggara selama dua tahun ke depan.

Eksekutif senior perusahaan terkait menyebut, aksi ini semakin positif usai jatuhnya valuasi membuat perusahaan rintisan di kawasan itu lebih menarik.

General Atlantic sedang dalam pembicaraan investasi tahap awal dengan sekitar 15 perusahaan di sektor-sektor termasuk teknologi, jasa keuangan, ritel dan konsumen, Sandeep Naik, kepala bisnisnya di India dan Asia Tenggara, mengatakan dalam sebuah wawancara.

Saat ini, perkembangan startup, terutama di India, sedang mengalami masa sulit. Setelah mengumpulkan rekor 35 miliar dolar AS pada 2021, para pendiri berjuang untuk menarik uang tunai, memicu kekhawatiran akan penilaian yang lebih rendah dan memaksa beberapa untuk memangkas pekerjaan.

Usai melakukan investasi senilai 190 juta dolar AS di perusahaan rintisan India pada 2021, yang menjadi terkecil sepanjang sejarah, kini General Atlantic sekarang siap untuk melonggarkan dompetnya, kata Naik dalam sebuah wawancara di Forum Ekonomi Dunia di resor ski Swiss, Davos.

"Realisme sedang terjadi. Kami menunggu penciptaan nilai terjadi. Kami sekarang siap," kata Naik tentang rencana investasi General Atlantic untuk India dan Asia Tenggara, yang memiliki investasi lebih dari 4,5 miliar dolar AS, sebagian besar di India.

"Kami sangat optimis di India, Indonesia, dan Vietnam," tambah Naik, sambil menolak menyebutkan nama perusahaan mana pun yang dilihatnya.

Berdasarkan penelusuran Antara, Investasi General Atlantic terkemuka yang sudah ada di India termasuk di perusahaan teknologi pendidikan seperti Byju's, yang menawarkan bimbingan belajar daring di negara di mana penggunaan internet dan smartphone sedang booming dan bernilai sekitar 22 miliar dolar AS.

Perusahaan juga telah berinvestasi di Reliance Retail, pengecer terbesar di India, dan di Asia Tenggara portofolionya mencakup pengecer makanan dan minuman Indonesia PT MAP Boga Adiperkasa dan platform hiburan sosial Kumu di Filipina.

Banyak perusahaan teknologi secara global telah menderita dalam beberapa pekan terakhir karena konflik di Ukraina dan kenaikan suku bunga memukul sentimen investor. SoftBank Jepang telah melaporkan rekor kerugian 26,2 miliar dolar AS di unit investasinya Vision Fund.

Mengingat lingkungan pasar yang sulit dan valuasi yang jatuh, General Atlantic menasihati semua perusahaan portofolionya untuk melihat peluang konsolidasi.

"Sekarang adalah waktu terbaik untuk mengkonsolidasikan. Kuat semakin kuat," kata Naik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Investasi Bodong Kembali Terdeteksi, Mulai dari Robot Trading Sampai Money Game

7 Investasi Bodong Kembali Terdeteksi, Mulai dari Robot Trading Sampai Money Game

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 11:14 WIB

Masyarakat di Desa Bisa Mudah Berbelanja Lewat Startup Dagangan

Masyarakat di Desa Bisa Mudah Berbelanja Lewat Startup Dagangan

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 10:46 WIB

Literasi Keuangan RI Masih Rendah, Rp117 Triliun Dana Masyarakat Melayang Akibat Investasi Bodong

Literasi Keuangan RI Masih Rendah, Rp117 Triliun Dana Masyarakat Melayang Akibat Investasi Bodong

News | Senin, 23 Mei 2022 | 03:45 WIB

Arisan Bodong Kembali Makan Korban, Pelaku Pasutri asal Bandung Bawa Uang Rp 1,5 Miliar

Arisan Bodong Kembali Makan Korban, Pelaku Pasutri asal Bandung Bawa Uang Rp 1,5 Miliar

Jabar | Minggu, 22 Mei 2022 | 17:46 WIB

Pasar Kripto Global Sedang Anjlok, Begini Kata Analis

Pasar Kripto Global Sedang Anjlok, Begini Kata Analis

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:14 WIB

Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan

Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:11 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB