General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

M Nurhadi

Senin, 23 Mei 2022 | 11:28 WIB
General Atlantic Siapkan Dana 2 Miliar Dolar AS untuk Investasi Startup di Asia Tenggara

Suara.com - Perusahaan investasi global General Atlantic bakal menanamkan investasi dua miliar dolar AS ke India dan Asia Tenggara selama dua tahun ke depan.

Eksekutif senior perusahaan terkait menyebut, aksi ini semakin positif usai jatuhnya valuasi membuat perusahaan rintisan di kawasan itu lebih menarik.

General Atlantic sedang dalam pembicaraan investasi tahap awal dengan sekitar 15 perusahaan di sektor-sektor termasuk teknologi, jasa keuangan, ritel dan konsumen, Sandeep Naik, kepala bisnisnya di India dan Asia Tenggara, mengatakan dalam sebuah wawancara.

Saat ini, perkembangan startup, terutama di India, sedang mengalami masa sulit. Setelah mengumpulkan rekor 35 miliar dolar AS pada 2021, para pendiri berjuang untuk menarik uang tunai, memicu kekhawatiran akan penilaian yang lebih rendah dan memaksa beberapa untuk memangkas pekerjaan.

Usai melakukan investasi senilai 190 juta dolar AS di perusahaan rintisan India pada 2021, yang menjadi terkecil sepanjang sejarah, kini General Atlantic sekarang siap untuk melonggarkan dompetnya, kata Naik dalam sebuah wawancara di Forum Ekonomi Dunia di resor ski Swiss, Davos.

"Realisme sedang terjadi. Kami menunggu penciptaan nilai terjadi. Kami sekarang siap," kata Naik tentang rencana investasi General Atlantic untuk India dan Asia Tenggara, yang memiliki investasi lebih dari 4,5 miliar dolar AS, sebagian besar di India.

"Kami sangat optimis di India, Indonesia, dan Vietnam," tambah Naik, sambil menolak menyebutkan nama perusahaan mana pun yang dilihatnya.

Berdasarkan penelusuran Antara, Investasi General Atlantic terkemuka yang sudah ada di India termasuk di perusahaan teknologi pendidikan seperti Byju's, yang menawarkan bimbingan belajar daring di negara di mana penggunaan internet dan smartphone sedang booming dan bernilai sekitar 22 miliar dolar AS.

Perusahaan juga telah berinvestasi di Reliance Retail, pengecer terbesar di India, dan di Asia Tenggara portofolionya mencakup pengecer makanan dan minuman Indonesia PT MAP Boga Adiperkasa dan platform hiburan sosial Kumu di Filipina.

baca juga

Banyak perusahaan teknologi secara global telah menderita dalam beberapa pekan terakhir karena konflik di Ukraina dan kenaikan suku bunga memukul sentimen investor. SoftBank Jepang telah melaporkan rekor kerugian 26,2 miliar dolar AS di unit investasinya Vision Fund.

Mengingat lingkungan pasar yang sulit dan valuasi yang jatuh, General Atlantic menasihati semua perusahaan portofolionya untuk melihat peluang konsolidasi.

"Sekarang adalah waktu terbaik untuk mengkonsolidasikan. Kuat semakin kuat," kata Naik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Investasi Bodong Kembali Terdeteksi, Mulai dari Robot Trading Sampai Money Game

7 Investasi Bodong Kembali Terdeteksi, Mulai dari Robot Trading Sampai Money Game

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 11:14 WIB

Masyarakat di Desa Bisa Mudah Berbelanja Lewat Startup Dagangan

Masyarakat di Desa Bisa Mudah Berbelanja Lewat Startup Dagangan

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 10:46 WIB

Literasi Keuangan RI Masih Rendah, Rp117 Triliun Dana Masyarakat Melayang Akibat Investasi Bodong

Literasi Keuangan RI Masih Rendah, Rp117 Triliun Dana Masyarakat Melayang Akibat Investasi Bodong

News | Senin, 23 Mei 2022 | 03:45 WIB

Arisan Bodong Kembali Makan Korban, Pelaku Pasutri asal Bandung Bawa Uang Rp 1,5 Miliar

Arisan Bodong Kembali Makan Korban, Pelaku Pasutri asal Bandung Bawa Uang Rp 1,5 Miliar

Jabar | Minggu, 22 Mei 2022 | 17:46 WIB

Pasar Kripto Global Sedang Anjlok, Begini Kata Analis

Pasar Kripto Global Sedang Anjlok, Begini Kata Analis

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:14 WIB

Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan

Pengamat: Investor Pilih Pertahankan Modal di GOTO Karena Percaya Potensi Masa Depan

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:11 WIB

Terkini

Pakar UGM Soal Tokoh Senior Masuk Wantimpres: Campuran Aspek Rekognisi dan Akomodasi Politik

Pakar UGM Soal Tokoh Senior Masuk Wantimpres: Campuran Aspek Rekognisi dan Akomodasi Politik

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:01 WIB

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

×