Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ricuh, Mayoritas Pemegang Saham Tolak Rencana RUPSLB PMBS

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2022 | 18:47 WIB
Ricuh, Mayoritas Pemegang Saham Tolak Rencana RUPSLB PMBS
Penampakan RSIA Family. (tangkapan layar/familyhospitals.com)

Suara.com - PT Pluit Mas Bahagia Sejahtera (PMBS) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB pada Kamis (9/6/2022) besok. Agenda rapat Rumah Sakit Ibu dan Anak alias RSIA Family atau PT PMBS itu dipersoalkan mayoritas pemegang saham.

Sebanyak 16 pemegang saham yang juga merupakan pemilik RSIA Famliy di Pluit menduga adanya konspirasi. Konspirasi itu diduga dilakukan oleh manajemen RSIA Family, yakni Jonny Herman-Ardion Herman bersama dengan pemilik RS Eka Hospital. Diduga konspirasi ini dilakukan untuk menguasai RSIA Family di Pluit secara ilegal.

Salah satu pemegang saham PT PMBS yang juga pemilik RSIA Family Pluit, Dr Tjien Ronny mengatakan, Jonny Herman selaku Direksi Perseroan merencanakan pelaksanaan 2 RUPLSB dengan agenda akuisisi PT. PMBS oleh PT. Dua Bersaudara Bahagia.

Sekedar informasi, anak dari Jonny Herman yakni Ardion Herman merupakan Direktur dari PT Dua Bersaudara Bahagia. Nantinya, akuisisi PT PMBS juga akan melibatkan, PT Relience Internasional Hospital yang merupakan pemilik RS Eka Hospital.

“Agenda RUPSLB I antara lain mengenai pengambilalihan atau akuisisi saham PT. PMBS oleh PT Dua Bersaudar Bahagia dan agenda RUPSLB II antara lain ialah mengenai peningkatan modal dasar PT PMBS hingga 8 Triiliun adalah sangat merugikan para pemegang saham, dan akal-akalan untuk menyingkirkan pemegang saham yang tidak tunduk, kata Tjien dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Tjien melanjutkan, bahwa itikad pengambilan saham tersebut sudah dirancang sejak tahun 2020. Ia mengatakan, peningkatan modal sampai Rp 8 triliun, apa gunanya? Pastinya pemegang saham kecil tidak mampu. Disini telah terjadi pelanggaran hak pre-emptive para pemegang saham ketika PT. Dua Bersaudara Bahagia masuk sebagai pemegang saham sebesar 44 persen.

“Pada tahun 2020 terkait perlaihan saham Jonny Herman dan Ardion Herman ke PT Dua Bersaudar Bahagia. Pada saat itu Direksi PT PMBS yakni Jonny Herman tidak menawarkan terlebih dahulu kepada para pemegang saham, ketika Jonny Herman dan Ardion Herman hendak menjual saham kepada pihak luar yaitu PT Dua Bersaudara Bahagia. Hal ini apabila RUPSLB akuisisi terlaksana maka PT Dua Bersaudara Bahagia akan memiliki 72,5 persen saham PT. PMBS,” papar dia.

Tjien melanjutkan, bila akuisisi tersebut terlaksana maka kemudian saham milik PT. Dua Bersaudara Bahagia diambil oleh PT Pelita Reliance Internasional Hospital yang merupakan pemilik RS Eka Hospital. Hal tersebut, kata dia, diketahui dari pengumuman di Media Neraca tertanggal 5 April 2022.

“Setelah akuisisi saham PT. PMBS oleh PT Dua Bersaudara Bahagia terlaksana, maka 99 persen saham PT. Dua Bersaudara Bahagia yang dimiliki oleh PT Tiga Bersaudara Bahagai akan diakuisisi oleh PT Pelita Reliance Internasional," katanya.

Para pemegang saham, kata dia, menduga bahwa Direksi Perseroan melalui Jonny Herman melakukan hal ini untuk menutupi perbuatan yang merugikan PT PMBS. Hal ini termasuk menutupi kejanggalan-kejanggalan dalam masalah keuangan terkait yang dilakukan menejemen RSIA Family maupun hal lainnya.

“Sebagai pemegang saham kami sudah meminta dokumen Perseroan maupun Laporan Keuangan teraudit namun tidak pernah diberikan. Jika ada yang berani mempermasalahkan hal tersebut, langsung tidak diizinkan untuk berpraktik di RSIA Famili."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses Gelar RUPST, KB Bukopin Bawa Semangat Next Level Banking

Sukses Gelar RUPST, KB Bukopin Bawa Semangat Next Level Banking

Bisnis | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:00 WIB

Mantab, PT Xl Axiata Tbk (EXCL) Segera Bagikan Dividen Rp522 Miliar

Mantab, PT Xl Axiata Tbk (EXCL) Segera Bagikan Dividen Rp522 Miliar

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 15:51 WIB

PNM Tunjuk Iwan Taufiq Purwanto sebagai Komisaris, Ini Susunan Komisaris dan Direksi Baru

PNM Tunjuk Iwan Taufiq Purwanto sebagai Komisaris, Ini Susunan Komisaris dan Direksi Baru

Bisnis | Senin, 18 April 2022 | 18:35 WIB

BRI Berniat Buyback untuk Tingkatkan Kepemilikan Saham BBRI oleh Pekerja

BRI Berniat Buyback untuk Tingkatkan Kepemilikan Saham BBRI oleh Pekerja

Jatim | Selasa, 01 Maret 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB