Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengertian Inflasi: Penyebab Penurunan Nilai Uang dan Cara Mengatasinya

Farah Nabilla

Kamis, 09 Juni 2022 | 12:11 WIB
Pengertian Inflasi: Penyebab Penurunan Nilai Uang dan Cara Mengatasinya
Inflasi Indonesia pada 2004-2018. [Foto: Tangkapan Layar Lamana OJK]

Suara.com - Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum secara terus menerus dalam waktu tertentu. Di Indonesia, perhitungan inflasi dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Apa pengertian inflasi dalam kehidupan sehari-hari?

Inflasi dapat dengan mudah dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh saja, anak Sekolah Dasar (SD) 90-an di Kota Solo tak masalah ketika diberi uang jajan Rp1000. Dengan uang itu, mereka bisa dapat beberapa makanan ringan dan minuman.

Nilai yang sama jelas sulit diberikan pada anak SD di Kota Solo masa sekarang. Pasalnya, dengan nominal yang sama, anak tersebut hanya akan mendapatkan satu makanan atau satu minuman saja, karena harganya sudah naik.

Peristiwa itu merupakan gambaran mudah dari sebuah inflasi. Nilai uang akan menyusut karena harga barang, dalam hal ini makanan, mengalami peningkatan. 

Jadi bila diartikan, mengutip laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukkan inflasi jika tidak memengaruhi yang lain

Dari laman resmi Bank Indonesia (BI) , perhitungan inflasi dilakukan BPS, dengan menghubungkan ke Metadata Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI)-Indeks Harga Konsumen (IHK). 

Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tak bisa disebut sebagai inflasi, kecuali bila kenaikan itu meluas atau mengakibatkan kenaikan harga pada barang lain. Misal saja baru-baru ini ada kenaikan minyak goreng, yang membuat harga makanan, seperti gorengan, jadi naik.

Penyebab Inflasi

Inflasi timbul karena adanya kenaikan biaya produksi. Biaya itu bisa disebabkan karena adanya peningkatan harga bahan baku dan upah pekerja. 

baca juga

Kenaikan juga bisa terjadi ketika ada peningkatan jumlah permintaan suatu barang sementara stoknya terbatas. Di Indonesia, kenaikan bisa terjadi dalam waktu tertentu. Seperti harga kebutuhan pokok yang naik saat Idul Fitri serta pergantian tahun.

Inflasi juga bisa disebabkan karena jumlah uang yang beredar cukup tinggi. Ketika jumlah uang yang beredar mengalami peningkatan, daya beli masyarkat ikut meningkat, namun suplainya statis, maka harga barang mengalami peningkatan.

Pengendalian Inflasi

Inflasi terjadi dari waktu ke waktu dan tak dapat dihilangkan secara tuntas. Pencegahan inflasi biasanya hanya berbuah pengurangan dan pengendalian. Jadi, inflasi terjadi namun persentasenya sangat kecil.

Pemerintah bersama bank sentral biasanya melakukan pengendalian inflasi dengan kebijakan moneter, fiskal dan non moneter. Kebijakan moneter paling terasa di pasaran, seperti mengurangi uang yang beredar, menaikkan suku bunga dan operasi pasar.

Kebijakan fiskal juga kerap kali diambil pemerintah. Kebijakan fiskal dilakuukan dengan menghemat pengeluaran pemerintah sehingga permintaan akan barang dan jasa akan berkurang. Dampaknya, harga barang atau jasa mengalami penurunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Ancaman Menakutkan, Inflasi Jadi Isu yang Bakal Dibahas Dalam Forum G20

Dianggap Ancaman Menakutkan, Inflasi Jadi Isu yang Bakal Dibahas Dalam Forum G20

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:40 WIB

Sebut Nyaris Seluruh Negara Kewalahan Tekan Laju Inflasi, Menkeu Sri Mulyani: Kenaikan Sangat Ekstrem

Sebut Nyaris Seluruh Negara Kewalahan Tekan Laju Inflasi, Menkeu Sri Mulyani: Kenaikan Sangat Ekstrem

Bisnis | Selasa, 07 Juni 2022 | 17:46 WIB

Demi Tekan Inflasi, Pemerintah Diminta Jadi Contoh Masyarakat Gunakan Produk Lokal

Demi Tekan Inflasi, Pemerintah Diminta Jadi Contoh Masyarakat Gunakan Produk Lokal

Bisnis | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:50 WIB

Telur dan Daging Ayam Pengaruhi Inflasi Batam Menjadi 0,79 Persen

Telur dan Daging Ayam Pengaruhi Inflasi Batam Menjadi 0,79 Persen

Batam | Senin, 06 Juni 2022 | 18:24 WIB

Inflasi Bulan Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017

Inflasi Bulan Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017

Foto | Minggu, 05 Juni 2022 | 12:44 WIB

Inflasi di Balikpapan Terjadi, Dipicu Kenaikan Harga Daging Ayam dan Tarif Angkutan Udara

Inflasi di Balikpapan Terjadi, Dipicu Kenaikan Harga Daging Ayam dan Tarif Angkutan Udara

Kaltim | Sabtu, 04 Juni 2022 | 17:30 WIB

Kaltim Inflasi 0,59 Persen, Kenaikan Tersebut Berasal dari Samarinda dan Balikpapan

Kaltim Inflasi 0,59 Persen, Kenaikan Tersebut Berasal dari Samarinda dan Balikpapan

Kaltim | Jum'at, 03 Juni 2022 | 14:05 WIB

Inflasi di Kota Solo Turun Usai Perayaan Lebaran 2022, Sejumlah Komoditas Bahan Pangan Mengalami Penurunan Harga

Inflasi di Kota Solo Turun Usai Perayaan Lebaran 2022, Sejumlah Komoditas Bahan Pangan Mengalami Penurunan Harga

Surakarta | Jum'at, 03 Juni 2022 | 07:10 WIB

Inflasi Mei 2022 0,40 Persen, Mahalnya Telur Ayam Hingga Ikan Jadi Pemicunya

Inflasi Mei 2022 0,40 Persen, Mahalnya Telur Ayam Hingga Ikan Jadi Pemicunya

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 14:11 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×