Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Demi Tekan Inflasi, Pemerintah Diminta Jadi Contoh Masyarakat Gunakan Produk Lokal

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 10:50 WIB
Demi Tekan Inflasi, Pemerintah Diminta Jadi Contoh Masyarakat Gunakan Produk Lokal
Galeri souvenir di Suwatu Mill and Bay menawarkan produk lokal unik dan menarik. (Suara/Arendya)

Suara.com - Kenaikan harga sejumlah komoditas saat ini terlihat dari indeks harga konsumen (IHK), sehingga permintaan masyarakat perlu dijaga.

"Harga komoditas memang masih di atas ya. Seperti kita lihat dari inflasi saja misalnya, inflasi pada Mei 2022 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) memang angkanya cukup besar," kata Kepala Pusat Makroekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman, Senin (6/6/2022).

Ia juga mengatakan, meski pada Mei 2022 angka inflasi atau indeks harga konsumen masih relatif lebih kecil yakni 0,40 persen, dibanding April yang mencapai 0,95 persen, namun hal itu menunjukkan bahwa untuk komoditas tertentu masih tinggi.

"Inflasinya ini menunjukkan bahwa masih terjadi inflasi meskipun angkanya turun. Artinya dari inflasi inti, volatile food, maupun administered pricesnya itu terjadi penurunan," ujar Rizal.

Secara tahunan, inflasi IHK Mei 2022 tercatat 3,55 persen year on year (yoy), lebih tinggi dari inflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 3,47 persen (yoy).

Rizal menjelaskan, hal ini memperlihatkan harga barang dan jasa masih cukup tinggi secara tahunan. Hal itu dapat dilihat dari kenaikan beberapa harga komoditas pangan, di antaranya telur ayam, daging sapi, dan cabai merah, serta beberapa jenis beras.

"Artinya, harga barang dan jasa masih di atas besaran angka yang ditargetkan. Di mana tahun ini inflasi ditargetkan 3 persen," ujar Rizal dikutip dari Antara.

Dengan demikian, stabilisasi harga perlu dijaga melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar inflasi berada pada tingkat sasaran makro ekonomi 2022 yaitu di angka 3 persen.

Menurut Rizal, terdapat beberapa skenario yang dapat dilakukan, misalnya pemerintah perlu mengidentifikasi penyebab turunnya inflasi inti di samping terjadinya naiknya inflasi kebutuhan pangan.

"Untuk itu, permintaan masyarakat perlu dijaga dengan harga yang tidak volatile," tukas Rizal.

Hal tersebut, lanjut Rizal, juga perlu dukungan dari Bank Indonesia untuk menjaga target inflasi tahun ini tercapai dengan mengarahkan pada konsistensi kebijakan BI.

Sementara itu, seiring dengan menjaga permintaan tersebut, masyarakat juga diarahkan untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri.

Dalam hal ini, Rizal menyampaikan bahwa produk dalam negeri perlu berdaya saing dari segi harga, kualitas, maupun kuantitasnya.

"Jadi, untuk penggunaan produk dalam negeri, perlu diperhatikan juga bahwa produk dalam negeri harus mampu bersaing dengan produk impor, terutama dari sisi harga dan kualitas," tukas Rizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telur dan Daging Ayam Pengaruhi Inflasi Batam Menjadi 0,79 Persen

Telur dan Daging Ayam Pengaruhi Inflasi Batam Menjadi 0,79 Persen

Batam | Senin, 06 Juni 2022 | 18:24 WIB

Inflasi Bulan Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017

Inflasi Bulan Mei 2022 Tertinggi sejak Desember 2017

Foto | Minggu, 05 Juni 2022 | 12:44 WIB

Inflasi di Balikpapan Terjadi, Dipicu Kenaikan Harga Daging Ayam dan Tarif Angkutan Udara

Inflasi di Balikpapan Terjadi, Dipicu Kenaikan Harga Daging Ayam dan Tarif Angkutan Udara

Kaltim | Sabtu, 04 Juni 2022 | 17:30 WIB

Dua Produk Lokal Unjuk Gigi di Kancah Internasional

Dua Produk Lokal Unjuk Gigi di Kancah Internasional

Press Release | Jum'at, 03 Juni 2022 | 20:41 WIB

Kaltim Inflasi 0,59 Persen, Kenaikan Tersebut Berasal dari Samarinda dan Balikpapan

Kaltim Inflasi 0,59 Persen, Kenaikan Tersebut Berasal dari Samarinda dan Balikpapan

Kaltim | Jum'at, 03 Juni 2022 | 14:05 WIB

Inflasi di Kota Solo Turun Usai Perayaan Lebaran 2022, Sejumlah Komoditas Bahan Pangan Mengalami Penurunan Harga

Inflasi di Kota Solo Turun Usai Perayaan Lebaran 2022, Sejumlah Komoditas Bahan Pangan Mengalami Penurunan Harga

Surakarta | Jum'at, 03 Juni 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:10 WIB

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB