Ecoqurban Pastikan Hewan Kurban Aman dan Bebas Penyakit Mulut dan Kuku

Iwan Supriyatna

Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:12 WIB
Ecoqurban Pastikan Hewan Kurban Aman dan Bebas Penyakit Mulut dan Kuku
Ecoqurban melakukan sejumlah upaya untuk memastikan hewan kurban yang disalurkan bebas dari penyakit.

Suara.com - Ecoqurban sebagai penyelenggara kurban online telah melakukan sejumlah upaya untuk memastikan hewan kurban yang disalurkan bebas dari penyakit. Pasalnya jelang Idul Adha 2022, masyarakat dibuat khawatir akan maraknya penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa daerah di Indonesia.

Rencananya ada lebih dari 15 ribu hewan kurban yang akan disembelih dan disalurkan ke masyarakat di 25 daerah di Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

Untuk meminimalisir penularan, Ecoqurban tidak akan mendistribusikan hewan kurban ke luar daerah. Proses penyembelihan dan penyaluran akan dilakukan di wilayah tempat tinggal para peternak.

Tim Ecoqurban juga akan memastikan hewan-hewan kurban diberikan makan yang cukup, tidak kedinginan atau kehujanan dan diberi vitamin.

Isdhama Miswardana (Dhama), Business Development Manager Ecoqurban menjelaskan bahwa sterilisasi kandang juga akan difokuskan untuk mencegah penyebaran virus.

“Selain fokus terhadap kesehatan hewan kurban, tim kami juga akan memastikan kandang yang ditempati steril. Kandangnya akan dibersihkan setiap hari dan disemprot desinfektan seminggu sekali. Selain itu, kami juga menyediakan kandang khusus untuk isolasi hewan yang terindikasi tertular PMK.”, Isdhama Miswardana.

Selama proses pengawasannya, Ecoqurban juga turut menggandeng dokter hewan untuk memastikan hewan kurban aman dan bebas dari PMK. Dokter hewan ini bertugas mulai dari mengawasi, mengisolasi hingga mengobati hewan kurban yang sakit.

Hewan kurban juga akan diperiksa kesehatannya sebelum disembelih. Sebagai bagian dari bentuk komitmen, jika nanti ditemukan hewan kurban yang sakit, Ecoqurban akan menukarnya dengan yang sehat.

drh. Taufik Iskandar selaku dokter hewan yang bekerjasama dengan Ecoqurban menjelaskan pentingnya pengawasan dan perawatan penuh dalam pemeliharaan hewan kurban.

baca juga

“Tim penyalur kurban, dalam hal ini Ecoqurban menyadari hal ini dari awal sehingga mereka melibatkan dokter hewan untuk memastikan kesehatan hewan kurban. Saya turut mengapresiasi inisiatif yang mereka lakukan. Kita bisa melihat komitmen tim Ecoqurban untuk memastiikan hewan-hewan kurban terbebas dari wabah PMK.”, drh. Taufik Iskandar.

Selain menggandeng Dokter Hewan, upaya edukasi juga dilakukan kepada setiap peternak di wilayah penyaluran. Peternak diberikan pembekalan untuk dapat mengindikasi hewan yang tertular PMK. Tim Ecoqurban juga memasang spanduk informasi di setiap kandang mengenai ciri-ciri indikasi hewan yang tertular dan penanganannya. Tujuannya agar peternak waspada terhadap penyakit yang mengancam hewan kurban tersebut.

Memastikan kesehatan hewan kurban pada saat prosesi penyembelihan juga tak kalah penting. Lokasi penyembelihan di setiap wilayah penyaluran akan disediakan khusus indoor dan outdoor untuk memastikan darah, kotoran dan daging tidak kontak dengan hewan yang masih hidup. Petugas di lapangan juga akan mengedukasi masyarakat terkait pengolahan daging yang benar.

“Kami senantiasa mengedukasi masyarakat agar dapat mengolah daging dengan cara yang tepat yaitu dengan merebus daging atau tulang selama 30 menit, dan jika tidak langsung diolah, masyarakat dihimbau untuk membekukan dagingnya. Besar harapan kami upaya-upaya yang dilakukan ini mampu membuat hewan-hewan kurban kami bebas dari PMK dan masyarakat yang menerima nantinya dapat menjalankan ibadah Idul Adha dengan rasa aman,” tambah Isdhama Miswardana.

Pada tahun lalu Ecoqurban telah menyalurkan daging kepada 123 ribu kepala keluarga di 149 daerah di Indonesia. Tahun ini, Ecoqurban menargetkan akan ada 160 ribu kepala keluarga dengan sebanyak 15 ribu hewan kurban yang disalurkan.

Adapun hewan pilihan hewan qurban meliputi kambing, 1/7 sapi dan 1 ekor sapi dengan harga kambing termurah mulai dari 1,4 juta rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Gemuk, Kenali Dulu Syarat Hewan Kurban Sesuai Syariat Berikut

Jangan Asal Gemuk, Kenali Dulu Syarat Hewan Kurban Sesuai Syariat Berikut

News | Kamis, 16 Juni 2022 | 23:14 WIB

PMK Sudah Masuk Kota Solo, Enam Sapi dalam Proses Penyembuhan

PMK Sudah Masuk Kota Solo, Enam Sapi dalam Proses Penyembuhan

Surakarta | Kamis, 16 Juni 2022 | 22:34 WIB

Serius Tangani Wabah PMK, Kementan Hadirkan Vaksinasi Darurat

Serius Tangani Wabah PMK, Kementan Hadirkan Vaksinasi Darurat

Bisnis | Kamis, 16 Juni 2022 | 21:20 WIB

Terkini

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Profil Letjen Suharyanto, Eks Kepala BNPB yang Dicopot Prabowo usai Sang Adik Terjaring OTT KPK

Profil Letjen Suharyanto, Eks Kepala BNPB yang Dicopot Prabowo usai Sang Adik Terjaring OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:37 WIB

RuneScape Reignited Siap Meluncur! Petualangan Baru Dimulai 2 Desember

RuneScape Reignited Siap Meluncur! Petualangan Baru Dimulai 2 Desember

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Babymonster Konser di Jakarta Hari Ini, Intip Rundown Lengkapnya

Babymonster Konser di Jakarta Hari Ini, Intip Rundown Lengkapnya

Entertainment | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk

Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Soal Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, DPR: Jangan Buat Pegawai Gelisah!

Soal Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, DPR: Jangan Buat Pegawai Gelisah!

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?

Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:15 WIB

8 Sepatu Jalan Lokal Hands Free, Nyaman Langsung Pakai Tanpa Perlu Membungkuk

8 Sepatu Jalan Lokal Hands Free, Nyaman Langsung Pakai Tanpa Perlu Membungkuk

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Profil Sho Shibuya, Seniman Jepang Gambar Karhutla Indonesia di Cover The New York Times

Profil Sho Shibuya, Seniman Jepang Gambar Karhutla Indonesia di Cover The New York Times

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Empat Bulan dalam Kepulan Asap, Pemerintah Sibuk Mengurus Apa?

Empat Bulan dalam Kepulan Asap, Pemerintah Sibuk Mengurus Apa?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×