Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Bisnis Sulit Berkembang? Ini 4 Kesalahan Cara Mengembangkan Usaha Bisnis!

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2022 | 16:00 WIB
Bisnis Sulit Berkembang? Ini 4 Kesalahan Cara Mengembangkan Usaha Bisnis!
Ilustrasi Pebisnis. (Dok: Gratyo)

Suara.com - Usaha bisnis sangat sulit untuk berkembang? Ketahui 4 tanda bahwa cara mengembangkan usaha yang Anda terapkan di bisnis kurang tepat.

4 tanda cara mengembangkan usaha yang tidak tepat

Ada banyak strategi dan cara mengembangkan usaha bisnis yang bisa diterapkan, mulai dari strategi secara online hingga offline. Namun tidak semua strategi yang diterapkan bisa memberikan output dan hasil seperti yang ditargetkan.

Ketahui kesalahan cara mengembangkan usaha agar tidak terjebak di lubang yang sama dan bisnis Anda bisa makin berkembang. Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, menjelaskan 4 kesalahan cara mengembangkan usaha:

1. Terlalu menjual functional benefit

Kesalahan terbesar cara mengembangkan usaha yang sangat sering dijumpai adalah terlalu menjual functional benefit kepada calon customer.

Misalnya selalu menonjolkan bahwa produk yang dijual fungsinya paling bagus, kualitasnya paling keren, tidak mudah rusak, dan lainnya. Cara ini sangat tidak efektif untuk mendatangkan calon customer ke bisnis karena dimata calon customer tidak ada perbedaan antara barang yang dijual dengan bisnis lain.

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly menjelaskan bahwa kesalahan cara mengembangkan usaha dengan menjual functional benefit ini hanya akan membawa pebisnis pada perang harga yang tidak berkehabisan.

Pebisnis harus menjual emotional benefit, yaitu dengan menyentuh calon customer dari sisi perasaan dan emosional. Jika pebisnis bisa menyentuh hati calon customer, maka harga tidak lagi relevan

2. Asal rekrut karyawan

Kesalahan kedua adalah pebisnis tidak tahu cara rekrut karyawan yang benar sehingga karyawan yang direkrut untuk mengembangkan bisnis adalah asal-asalan.

Sebagai salah satu aset paling penting di bisnis, karyawan yang direkrut haruslah orang-orang yang berkualitas dan memenuhi kualifikasi.

Oleh karena itu, pebisnis harus memperbaiki cara mengembangkan usaha yaitu dengan memiliki karyawan yang tepat di bisnis dengan memperbaiki ke akar permasalahan, yaitu sistem rekrutnya harus benar. Pebisnis saat melakukan rekrut karyawan harus mempertimbangkan soft skill, tidak hanya hard skill semata.

3. Sistem hanya berpusat pada pebisnis

Jika diibaratkan pencernaan pada tubuh manusia, sistem adalah yang mengatur bagaimana alur (flow) makanan akan dicerna, apa tanggung jawab dan tugas masing-masing organ, bagaimana ritme kerja antar organ, dan apa indikasi atau tanda bahwa organ tersebut bekerja dengan normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

96% Entrepreneurs Gagal dalam 10 Tahun Bisnis!  Bagaimana dengan Anda?

96% Entrepreneurs Gagal dalam 10 Tahun Bisnis! Bagaimana dengan Anda?

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2022 | 15:02 WIB

Lakukan PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawan, Disebut Lakukan Pelanggaran Undang-undang

Lakukan PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawan, Disebut Lakukan Pelanggaran Undang-undang

Kalbar | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:09 WIB

Kelola Segudang Investasi dan Bisnis, Berapa Harta Kekayaan Yusuf Mansur?

Kelola Segudang Investasi dan Bisnis, Berapa Harta Kekayaan Yusuf Mansur?

Entertainment | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:23 WIB

PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawannya

PHK Massal, Tesla Digugat Mantan Karyawannya

Lampung | Selasa, 21 Juni 2022 | 09:54 WIB

Karyawan PT Titan Berharap Pemblokiran Rekening Perusahaan Tidak Terjadi Lagi

Karyawan PT Titan Berharap Pemblokiran Rekening Perusahaan Tidak Terjadi Lagi

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 09:36 WIB

Harga Bitcoin Anjlok, Industri Kripto Cemas

Harga Bitcoin Anjlok, Industri Kripto Cemas

Sumut | Senin, 20 Juni 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:13 WIB

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB