Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Hubungan Presiden AS dan Perusahaan Minyak Memanas, CEO Chevron: Anda Menjelekkan Kami

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:52 WIB
Hubungan Presiden AS dan Perusahaan Minyak Memanas, CEO Chevron: Anda Menjelekkan Kami
Presiden Amerika Serikat Joe Biden [ANTARA FOTO/REUTERS/Evelyn Hockstein/WSJ/djo]

Suara.com - CEO Chevron Michael Wirth membantah kritik pejabat Gedung Putih terkait industri minyak atas biaya energi, yang menyebut, penurunan harga bahan bakar butuh pendekatan dari pemerintah.

Surat ini jadi kabar terkini dalam serangkaian perseteruan sengit antara industri minyak AS dan Presiden Joe Biden yang terus membahas pelaku utama di balik kenaikan harga bahan bakar hingga mendorong inflasi ke level tertinggi 40 tahun.

Gedung Putih meminta CEO dari tujuh penyulingan dan perusahaan minyak termasuk Chevron ke pertemuan minggu ini untuk membahas cara meningkatkan kapasitas produksi dan mengurangi harga energi. Wirth mengatakan dia akan hadir.

“Pemerintahan Anda sebagian besar berusaha untuk mengkritik, dan terkadang menjelekkan, industri kami,” kata Wirth dalam sebuah surat kepada Biden.

"Tindakan ini tidak bermanfaat untuk memenuhi tantangan yang kita hadapi," lanjut dia.

Setelah beberapa jam kemudian, Biden di hadapan awak media di Washington malah menyebut bahwa para eksekutif itu terlalu sensitif.

"Saya tidak tahu perasaan mereka akan terluka semudah itu," kata presiden ketika ditanya tentang surat Wirth.

Pada 10 Juni lalu, Biden mengecam perusahaan minyak karena membuat rekor keuntungan dan mendesak mereka untuk meningkatkan produksi minyak dan kapasitas penyulingan untuk mengurangi harga bensin. Dia juga menuduh Exxon Mobil Corp menghasilkan "lebih banyak uang daripada Tuhan".

Biden berada di bawah tekanan atas rekor harga bensin, dan inflasi adalah masalah utama bagi pemilih menjelang pemilihan November dengan kendali Kongres dipertaruhkan.

Wirth mengatakan industri minyak membutuhkan kejelasan dan konsistensi mengenai masalah kebijakan mulai dari sewa dan izin di tanah federal, hingga kemampuan untuk mengizinkan dan membangun infrastruktur dan peraturan penting yang mempertimbangkan biaya dan manfaat.

"Kami membutuhkan dialog yang jujur," kata Wirth. "Salah satu yang mengakui industri kami adalah sektor vital ekonomi AS dan sangat penting untuk keamanan nasional kami."

Para penyuling berjuang untuk memenuhi permintaan global untuk solar dan bensin, memperburuk harga tinggi dan memperparah kekurangan dari konsumen besar seperti Amerika Serikat dan Brazil ke negara-negara kecil seperti Ukraina yang dilanda perang dan Sri Lanka.

Harga bensin di SPBU AS mendekati 5 dolar AS per galon karena melonjaknya permintaan bahan bakar motor bertepatan dengan hilangnya kapasitas pemrosesan sekitar 1 juta barel per hari. Dalam tiga tahun terakhir, banyak pabrik yang tutup saat permintaan bahan bakar menurun di puncak pandemi COVID-19.

Kilang minyak AS terakhir dibangun pada 1970-an, kata Wirth awal bulan ini dalam sebuah webcast, dan pengurangan ekspor dari Rusia dan China juga berkontribusi pada kekurangan pasokan global.

"Saya pribadi tidak percaya akan ada kilang minyak baru yang pernah dibangun di negara ini," kata Wirth awal bulan ini dalam sebuah webcast. "Dunia dibatasi pada saat permintaan produk meningkat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Monaco Dikabarkan Sepakati Transfer Winger Liverpool Takumi Minamino

AS Monaco Dikabarkan Sepakati Transfer Winger Liverpool Takumi Minamino

Bola | Rabu, 22 Juni 2022 | 09:35 WIB

Harga Emas Redup Usai Imbal Hasil Obligasi AS Menguat

Harga Emas Redup Usai Imbal Hasil Obligasi AS Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 09:02 WIB

Tingkatkan Toleransi, Perempuan di Virginia Edukasi Sejarah Warga Kulit Hitam

Tingkatkan Toleransi, Perempuan di Virginia Edukasi Sejarah Warga Kulit Hitam

Video | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:00 WIB

Detik Detik Presiden AS Joe Biden Jatuh dari Sepeda

Detik Detik Presiden AS Joe Biden Jatuh dari Sepeda

Foto | Senin, 20 Juni 2022 | 19:44 WIB

Data Pengguna TikTok di AS Dipindahkan ke Penyimpanan Oracle

Data Pengguna TikTok di AS Dipindahkan ke Penyimpanan Oracle

Sumbar | Senin, 20 Juni 2022 | 17:15 WIB

AS Rekomendasikan Vaksin COVID-19 Bagi Balita

AS Rekomendasikan Vaksin COVID-19 Bagi Balita

Video | Senin, 20 Juni 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:05 WIB

Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir

Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:58 WIB

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:39 WIB