Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Ratusan Ribu Warga Sri Lanka Antre Bikin Paspor Demi Tinggalkan Negaranya

M Nurhadi

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:58 WIB
Ratusan Ribu Warga Sri Lanka Antre Bikin Paspor Demi Tinggalkan Negaranya
Orang-orang meneriakkan slogan yang menentang Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa di kawasan perumahan setelah pemerintah memberlakukan jam malam menyusul bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di dekat kediaman Presiden di tengah krisis ekonomi negara itu, di Kolombo, Sri Lanka, 3 April 2022. (ANTARA/Reuters/Dinuka Liyanawatte/as)

Suara.com - Diperkirakan ada lebih dari 3.000 orang antre membuat paspor di Departemen Imigrasi dan Emigrasi Sri Lanka dalam sehari. Ribuan orang itu antre berjam-jam bahkan sebagian menginap di sekitar bangunan itu demi mendapatkan paspor yang akan digunakan untuk pergi dari negaranya.

Ratusan petugas keimigrasian bahkan dilaporkan mengalami kelelahan luar biasa guna memenuhi permintaan paspor. Penanggung jawab otoritas imigrasi bagian terkait, H.P. Chandralal menuturkan, pihaknya sudah memperketat keamanan, memperluas jam kerja, dan melipatgandakan jumlah paspor yang diterbitkan.

Namun, karena sejumlah masalah, hingga kini belum dapat dipastikan berapa jumlah paspor yang bisa diterbitkan negara itu.

"Sangat sulit berurusan dengan masyarakat karena mereka frustrasi dan tidak mengerti bahwa sistem tidak dilengkapi untuk menangani permintaan semacam ini. Jadi mereka marah dan menyalahkan kami, tetapi tidak ada yang bisa kami lakukan," kata Chandralal.

Depresiasi mata uang, inflasi lebih dari 33%, hingga potensi ambruknya ekonomi Sri Lanka membuat warga negara itu  untuk ingin pergi secepatnya. Belum lagi peringatan PM Ranil Wickremesinghe yang mengatakan krisis pangan bisa terjadi dalam beberapa bulan.

Salah satu warga yang turut mengantre di imigrasi, Lenora mengaku sudah dua hari antre untuk mendapatkan paspor dan berencana meninggalkan Sri Lanka secepatnya.

Perempuan 33 tahun itu diterima kerja sebagai asisten rumah tangga di Kuwait setelah keluarganya kini mulai kesulitan hanya untuk memenuhi kebutuhan akibat kelangkaan komoditas.

Ia hanya membawa baju ganti dan payung dalam perjalanan dari kampungnya di Nuwara Eliya ke kantor imigrasi yang memiliki jarak 170 km.

Tidak hanya Lenora, puluhan ribu orang saat ini diperkirakan antre mendapatkan paspor mereka agar secepatnya pergi dari Sri Lanka.

Hingga Mei 2022, Sri Lanka telah mengeluarkan 288.645 paspor. Negara kepulauan berpenduduk 22 juta orang itu kekurangan makanan, gas untuk memasak, bahan bakar, dan obat-obatan, setelah salah urus ekonomi dan pandemi COVID-19 menghapus cadangan devisanya.

Melansir Reuters, PBB mengatakan, Sri Lanka terancam mengalami krisis kemanusiaan usai berencana memberikan bantuan 47 juta dolar AS untuk negara itu.

Dalam upaya untuk memperbaiki krisis, Sri Lanka sedang dalam pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk paket bailout, setelah menangguhkan pembayaran utang luar negeri sekitar $12 miliar pada bulan April.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Sri Lanka, Ini 8 Negara yang Bangkrut Karena Hutang

Selain Sri Lanka, Ini 8 Negara yang Bangkrut Karena Hutang

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2022 | 13:54 WIB

Penyebab Sri Lanka Bangkrut: dari Subsidi Besar Hingga Hutang Triliyunan

Penyebab Sri Lanka Bangkrut: dari Subsidi Besar Hingga Hutang Triliyunan

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:22 WIB

Tarif Baru Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan WNA di Indonesia Naik Jadi Rp2 Juta Selama 60 Hari

Tarif Baru Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan WNA di Indonesia Naik Jadi Rp2 Juta Selama 60 Hari

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 20:55 WIB

Tak Mampu Bayar Utang 7 Miliar Dolar AS, PM Sri Lanka: Kami Jatuh ke Titik Terendah

Tak Mampu Bayar Utang 7 Miliar Dolar AS, PM Sri Lanka: Kami Jatuh ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 19:36 WIB

Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe Akui Negaranya Telah Runtuh

Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe Akui Negaranya Telah Runtuh

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 18:58 WIB

Daftar Negara Bebas Visa Paspor Indonesia, Update Juni 2022

Daftar Negara Bebas Visa Paspor Indonesia, Update Juni 2022

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 14:46 WIB

Terkini

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB