Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen Gara-gara OPEC Plus

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 01 Juli 2022 | 07:26 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen Gara-gara OPEC Plus
Ilustrasi OPEC.

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok sekitar 3 persen pada perdagangan Kamis, setelah OPEC Plus mengkonfirmasi hanya akan meningkatkan output pada Agustus sebanyak yang diumumkan sebelumnya.

Mengutip CNBC, Jumat (1/7/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman September, patokan internasional, ditutup merosot USD3,42, atau 3 persen menjadi USD109,03 per barel.

Kontrak Agustus, yang berakhir pada Kamis, melorot USD1,45, atau 1,3 persen menjadi menetap di posisi USD114,81 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut USD4,02, atau 3,7 persen menjadi USD105,76 per barel.

Kelompok produsen OPEC Plus, termasuk Rusia, pada Kamis sepakat untuk tetap pada strategi produksinya setelah dua hari menggelar pertemuan. Kelompok produsen itu menghindari membahas kebijakan mulai September dan seterusnya.

Sebelumnya, OPEC Plus memutuskan untuk meningkatkan output setiap bulan sebesar 648.000 barel per hari (bph) pada Juli dan Agustus.

Sanksi terhadap minyak Rusia sejak invasi Moskow ke Ukraina membantu membuat harga energi melonjak, memicu kekhawatiran inflasi dan resesi.

Harga minyak jatuh bersama Wall Street, Kamis. S&P 500 ditetapkan untuk mencatat enam bulan pertama terburuk sejak 1970, di tengah kekhawatiran bahwa bank sentral yang bertekad untuk menjinakkan inflasi akan menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Penurunan harga di pasar minyak diperburuk karena para trader Amerika menyesuaikan posisi menjelang  long weekend  4 Juli.

Tetapi gangguan lebih lanjut pada pasokan dapat membatasi penurunan harga di tengah penangguhan pengiriman Libya dari dua pelabuhan timur, sementara produksi Ekuador merosot akibat aksi demonstrasi yang sedang berlangsung.

Di Norwegia, 74 pekerja minyak lepas pantai di platform Gudrun milik Equinor, di Oseberg South dan Oseberg East, akan melakukan aksi mogok mulai 5 Juli, tutur serikat pekerja Lederne, Kamis, kemungkinan menutup sekitar 4 persen dari produksi minyak Norwegia.

Sementara itu Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan rencana pembatasan harga impor yang dikenakan pada minyak Rusia dapat mendorong harga lebih tinggi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok BBM AS Meningkat Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen

Stok BBM AS Meningkat Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2022 | 08:27 WIB

BBM Dalam Negeri Tetap Murah Meski Harga Minyak Naik, DPR: Subsidi Untuk Warga Kurang Mampu

BBM Dalam Negeri Tetap Murah Meski Harga Minyak Naik, DPR: Subsidi Untuk Warga Kurang Mampu

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2022 | 07:32 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Dampak Kekhawatiran Hilangnya Pasokan

Harga Minyak Dunia Naik Dampak Kekhawatiran Hilangnya Pasokan

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2022 | 09:46 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB