Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Profil Vale Indonesia, Pemasok 5% Nikel Dunia yang Garap Proyek Tambang Baru

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 06 Juli 2022 | 18:14 WIB
Profil Vale Indonesia, Pemasok 5% Nikel Dunia yang Garap Proyek Tambang Baru
Karyawan PT Vale Indonesia Tbk. [vale.com]

Suara.com - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) berencana memulai tiga proyek baru pembangunan smelter untuk memenuhi kebutuhan bijih nikel nasional. Profil Vale Indonesia sebagai perusahaan tambang nasional juga cukup memiliki reputasi dalam industri nikel.

Sebelumnya Vale juga telah mengoperasikan satu smelter berkapasitas 75.000 metrik ton nikel di kawasan Sorowaku, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 

Tiga smelter baru ini adalah proyek High Pressure Acid Leach (HPAL) di Pomalaa Sulawesi Tenggara untuk menghasilkan Produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan potensi produksi mencapai 120.000 metrik ton nikel per tahun.

Kedua fasilitas pengolahan nikel di Sulawesi Tengah yang terdiri dari delapan lini Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) dengan target kapasitas produksi 73.000 metrik ton nikel per tahun, serta pabrik baru di Sulawesi Selatan berkapasitas 60.000 ton dalam MHP. 

Mengutip laman resmi PT Vale Indonesia Tbk saat ini perusahaan memiliki wilayah konsesi di Sulawesi dengan luas 118,017 hektare meliputi Sulawesi Selatan (70.566 hektare), Sulawesi Tengah (22.699 hektare) dan Sulawesi Tenggara (24.752 hektare).

PT Vale Indonesia menambang nikel laterit untuk menghasilkan produk akhir berupa nikel dalam matte. Rata-rata volume produksi nikel per tahun mencapai 75.000 metrik ton. Dalam memproduksi nikel di Blok Sorowako, Vale menggunakan teknologi pyrometalurgi atau meleburkan bijih nikel laterit.

Perseroan juga melanjutkan rencana pembangunan pabrik pengolahan nikel beserta fasilitas pendukungnya di Sambalagi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Proyek di Bahodopi direncanakan untuk membangun pabrik pengolahan untuk memproses bijih saprolit dan menghasilkan feronikel yang merupakan bahan utama dalam pembuatan baja nirkarat.

Untuk Pomalaa, proyek yang saat ini dikembangkan adalah untuk memproses bijih nikel limonit dengan menggunakan teknologi HPAL untuk menghasilkan produk yang dapat diolah menjadi bahan utama baterai mobil listrik.

Saat ini, Vale memasok sekitar 5% dari kebutuhan nikel dunia. Sudah 50 tahun beroperasi, Vale juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip berkelanjutan dalam aktivitas penambangannya.  

Vale menjalankan kegiatan penambangan dan pengolahan bijih nikel dengan melaksanakan praktik-praktik terbaik didukung penerapan teknologi ramah lingkungan. Perseroan berupaya agar tidak menimbulkan dampak negatif, baik di dalam maupun di luar wilayah operasi.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSK di Kota Kendari Dilaporkan ke Polisi Karena Menolak Melayani 2 Pekerja Tambang

PSK di Kota Kendari Dilaporkan ke Polisi Karena Menolak Melayani 2 Pekerja Tambang

Sulsel | Rabu, 06 Juli 2022 | 16:06 WIB

Longsor di Lokasi Tambang Liar Batu dan Pasir Seram Bagian Barat Telan Korban Jiwa

Longsor di Lokasi Tambang Liar Batu dan Pasir Seram Bagian Barat Telan Korban Jiwa

Sulsel | Selasa, 05 Juli 2022 | 20:17 WIB

Ekspresi Siswa Ini Main Tarik Tambang Bikin Ngakak: Rohnya Ikut Ketarik

Ekspresi Siswa Ini Main Tarik Tambang Bikin Ngakak: Rohnya Ikut Ketarik

Your Say | Selasa, 05 Juli 2022 | 14:16 WIB

Berjaga di Tambang, 30 Tentara di Nigeria Tewas Diserbu Kelompok Bersenjata

Berjaga di Tambang, 30 Tentara di Nigeria Tewas Diserbu Kelompok Bersenjata

Jogja | Minggu, 03 Juli 2022 | 15:30 WIB

Sedikitnya 30 Tentara Nigeria Tewas Diserbu Kelompok Bersenjata

Sedikitnya 30 Tentara Nigeria Tewas Diserbu Kelompok Bersenjata

News | Minggu, 03 Juli 2022 | 14:45 WIB

Kelompok Bersenjata Serang Tambang, 30 Tentara Nigeria Tewas

Kelompok Bersenjata Serang Tambang, 30 Tentara Nigeria Tewas

Jatim | Minggu, 03 Juli 2022 | 14:27 WIB

Terkini

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB