facebook

Kamis Pagi, IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.634

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani
Kamis Pagi, IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.634
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dibuka melemah, IHSG telah ditransaksikan sebanyak 603 miliar lembar saham.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari Kamis (7/7/2022) kembali dibuka melemah ke level 6.634 setelah ditutup turun 0,84 persen pada perdagangan kemarin di level 6.646.

Melansir data RTI, IHSG di awal pra perdagangan dibuka turun ke level 6.634 melemah 12,3 basis poin atau 0,19 persen.

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah pada awal perdagangan indeks ini turun ke zona merah di level 946 atau melemah 0,5 basis poin atau 0,06 persen.

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 603 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp 158 miliar dengan volume transaksi mencapai 15 ribu kali.

Baca Juga: Betah di Zona Merah, IHSG Rabu Sore Ditutup di Level 6.646

Sebanyak 129 saham menguat, 78 saham melemah dan 225 saham belum ditransaksikan.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya memprediksi IHSG berpotensi menguat. Penguatan ini didongkrak oleh perekonomian negara yang cukup baik dan kinerja bagus dari beberapa emiten.

"Perekonomian Indonesia yang cukup stabil, terlihat dari rilis data perekonomian ditambah dengan kinerja emiten yang diperkirakan akan cukup bagus sepanjang semester pertama 2022, hari ini IHSG berpotensi menguat," ungkap William dalam analisanya.

Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 6.589 dan resistance 6.888.

Dirinya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, JSMR, KLBF, BINA, BBCA, UNVR, WIKA, WTON, PWON, dan ASRI.

Baca Juga: Bisnis Properti Indonesia Diprediksi Bangkit Tahun Ini, Investor Asing Siap Antre

Komentar