IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi

Achmad Fauzi

Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:14 WIB
IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
baca 10 detik
  • Pada Jumat, 23 Januari 2026, IHSG dibuka menguat tetapi langsung melemah 0,20 persen ke level 8.974 hingga pukul 09.04 WIB.
  • Proyeksi analis memprediksi IHSG menguat didukung sentimen positif dari bursa Wall Street yang ditutup menguat semalam.
  • Perdagangan mencatat 3,22 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp1,87 triliun, di mana 279 saham menurun.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), bergerak dua arah di awal perdagangan, Jumat, 23 Januari 2026. IHSG dibuka menguat ke level 9.039, tapi langsung merosot.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG melemah 0,20 persen ke level 8.974.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,22 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,87 triliun, serta frekuensi sebanyak 222.800 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 241 saham bergerak naik, sedangkan 279 saham mengalami penurunan, dan 438 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, JAST, LAJU, LPCK, SCCO, INAI, SULI, PGUN, PLAN, CASH, PACK, PADA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PUDP, UANG, KIOS, RMKO, HOPE, BULL, LFLO, KDTN, ESIP, NINE, RCCC.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan Jumat (23/1/2026), seiring membaiknya sentimen pasar global setelah Wall Street ditutup di zona hijau.

Berdasarkan riset Samuel Sekuritas, pasar saham Amerika Serikat mengakhiri perdagangan Kamis (22/1) dengan penguatan. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,63 persen, S&P 500 menguat 0,55 persen, dan Nasdaq melonjak 0,91 persen.

baca juga

Penguatan Wall Street terjadi setelah Presiden AS Donald Trump meredakan ancaman tarif terkait Greenland. Sikap tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menurunkan kekhawatiran geopolitik global.

Dari pasar obligasi dan mata uang, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun tercatat naik tipis menjadi 4,248 persen, sementara indeks dolar AS melemah 0,51 persen ke level 98,3. Kondisi ini turut memberikan ruang bagi penguatan aset berisiko di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Untuk hari ini, kami memperkirakan JCI akan menguat didukung sentimen positif dari pasar global dan regional," tulis Samuel Sekuritas dalam risetnya.

Di kawasan regional, mayoritas bursa Asia juga bergerak positif. Indeks STOXX Eropa naik 1,3 persen, Straits Times Index (STI) Singapura menguat 0,4 persen, dan EIDO naik 0,6 persen. Sementara itu, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah tipis 0,2 persen di level 8.992.

Dari sisi komoditas, harga emas melonjak 2,2 persen ke level 4.936 dolar AS per troy ounce, mencerminkan masih tingginya minat terhadap aset lindung nilai. Di sisi lain, harga minyak Brent turun 1,8 persen ke 64 dolar AS per barel, sementara CPO Malaysia menguat 1 persen ke 4.197 MYR per ton.

Adapun nilai tukar rupiah tercatat melemah 0,3 persen ke level Rp16.885 per dolar AS.

Dari aktivitas investor asing, pada perdagangan Kamis (22/1), saham-saham yang menjadi incaran beli asing antara lain ADRO, UNTR, dan TLKM. Sementara saham yang paling banyak dilepas investor asing adalah BBCA, BMRI, dan ANTM.

Sejumlah sentimen korporasi juga turut menjadi perhatian pelaku pasar hari ini, di antaranya BBRI yang telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp178 triliun, UNTR dengan rencana buyback saham senilai Rp2 triliun, serta MPPA yang melakukan penyuntikan modal ke anak usaha.

Dengan kombinasi sentimen global yang kondusif dan katalis domestik dari sisi emiten, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nego dengan Gubernur Papua, Bahlil Jamin Divestasi Saham Freeport Rampung Kuartal I-2026

Nego dengan Gubernur Papua, Bahlil Jamin Divestasi Saham Freeport Rampung Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:39 WIB

IHSG 2 Hari Berturut Merosot Hingga ke Level 8.900, Ada Apa?

IHSG 2 Hari Berturut Merosot Hingga ke Level 8.900, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:15 WIB

Asing Mulai Kabur, Saham BUMI Kebakaran Harganya Udah Jeblok ke Rp 350-an

Asing Mulai Kabur, Saham BUMI Kebakaran Harganya Udah Jeblok ke Rp 350-an

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

×