Ekonomi Myanmar dan Laos Terancam Bangkrut, Indonesia Diminta Persiapkan Cadangan Devisa

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 08:40 WIB
Ekonomi Myanmar dan Laos Terancam Bangkrut, Indonesia Diminta Persiapkan Cadangan Devisa
Ketua DPR RI, Puan Maharani berdialog dengan pedagang Pasar Banyumas yang dagangannya diborong, usai peresmian pasar setempat, Rabu (6/7/2022). [Suara.com/Anang Firmansyah]

Suara.com - Pemerintah Indonesia diminta segera memperkuat ekonomi negara agar bertahan menghadapi goncangan global untuk mengantisipasi dampak dari ancaman kebangkrutan ekonomi seperti yang dialami Myanmar dan Laos.

“’Vaksin paling ampuhnya adalah memperbesar cadangan devisa negara,” kata Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Dzulfian Syafrian, Rabu (14/7/2022).

Menurut dia, berdasarkan rasio cadangan devisa terhadap impor dan utang luar negeri yang masih minim, Indonesia masih jauh dibanding dengan negara-negara tetangga.

"Sehebat apapun kita membangun perekonomian domestik, tetapi imunitas eksternalnya lemah, maka sama saja bohong. Karena badai eksternal dengan mudah bisa menerjang kita kapanpun," ujarnya kepada Antara.

Selain itu, untuk jangka pendek pemerintah harus segera melakukan mitigasi risiko dengan menganalisis interkoneksi perekonomian dengan negara-negara tersebut, termasuk melalui negara-negara perantara.

"Ingat, krisis tahun 1998 menjalarnya dari Thailand sebelum ke Indonesia," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, ia berharap, tidak ada salah tata kelola perekonomian baik domestik maupun eksternal yang berpotensi menjadi faktor potensial sebuah negara mengalami kebangkrutan.

Sehingga, pelajaran yang dapat dipetik dari krisis ekonomi di Sri Lanka adalah pemerintah harus ekstra hati-hati untuk mengelola utang, khususnya utang luar negeri, serta pemerintah juga harus selektif dalam memilih proyek-proyek "strategis" atau mercusuar.

"Alih-alih untuk mendukung perekonomian, yang ada justru malah menjadi beban jika mengabaikan aspek perhitungan dan perencanaan matang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Presiden Kabur, Masyarakat Sri Langka Minta Perdana Menteri Mengundurkan Diri

Setelah Presiden Kabur, Masyarakat Sri Langka Minta Perdana Menteri Mengundurkan Diri

| Kamis, 14 Juli 2022 | 07:30 WIB

Kekacauan di Sri Lanka, Presiden Kabur Kini Perdana Menteri Dituntut Mundur

Kekacauan di Sri Lanka, Presiden Kabur Kini Perdana Menteri Dituntut Mundur

Bali | Kamis, 14 Juli 2022 | 07:20 WIB

Sri Lanka Makin Kacau, Ditinggal Kabur Presiden, Kini Warga Tuntut Perdana Menteri Mundur

Sri Lanka Makin Kacau, Ditinggal Kabur Presiden, Kini Warga Tuntut Perdana Menteri Mundur

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 06:05 WIB

Laos ke Final Piala AFF U-19 2022 Usai Kalahkan Thailand 2-0

Laos ke Final Piala AFF U-19 2022 Usai Kalahkan Thailand 2-0

Bola | Rabu, 13 Juli 2022 | 23:40 WIB

Vietnam dan Thailand Kalah di Semifinal Piala AFF U-19, Publik: Karma Itu Ada dan Lebih Sakit

Vietnam dan Thailand Kalah di Semifinal Piala AFF U-19, Publik: Karma Itu Ada dan Lebih Sakit

Bogor | Rabu, 13 Juli 2022 | 22:44 WIB

5 Fakta Sandiaga Uno Beri Beasiswa ke ABG Citayam, Kini Ditolak Gegara Pilih Fokus Ngonten

5 Fakta Sandiaga Uno Beri Beasiswa ke ABG Citayam, Kini Ditolak Gegara Pilih Fokus Ngonten

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 19:55 WIB

Terkini

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB