Harga Elpiji Non-subsidi di Papua Sempat Capai Rp345.000

M Nurhadi

Kamis, 14 Juli 2022 | 16:11 WIB
Harga Elpiji Non-subsidi di Papua Sempat Capai Rp345.000
Pekerja merapikan gas elpiji non subsidi di agen LPG nonsubsidi Jalan Emong, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). PT Pertamina (Persero) menaikkan harga elpiji nonsubsidi sekitar Rp2 ribu per kilogram yang berlaku mulai (10/7/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Suara.com - Pemerintah mulai mewacanakan kenaikan harga elpiji subsidi setelah menaikkan harga elpiji non-subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg pekan ini. Saat ini harga elpiji subsidi di Papua maupun di Jakarta, Yogyakarta, hingga ujung Sabang tetap sama yakni Rp17.500.

Saat ini pemerintah masih terus mengkaji kenaikan harga elpiji 3 kg menyusul kenaikan harga minyak Indonesia atau Indonesia crude price (ICP). Padahal harga elpiji subsidi sebelumnya tak pernah naik selama 15 tahun.

Per juni 2022 ICP dibanderol USD 117,62 atau naik lebih dari 30% dibandingkan tahun lalu. Kemudian harga ELPIJI menurut Contract Price Aramco (CPA) seharusnya berada di angka 725 metrik ton atau 13% lebih tinggi ketimbang harga rata-ratanya tahun lalu. Tren kenaikan ini membuat harga elpiji di tanah air seharusnya juga harus ikut naik. 

Sebelumnya pada April 2022 lalu elpiji non-subsidi di Papua sempat langka sehingga harganya menyentuh Rp345.000 untuk ukuran 12 kg.

Kelangkaan ini disebabkan rantai distribusi ELPIJI menuju Papua cukup panjang. Elpiji harus diangkut menggunakan kapal untuk sampai ke tujuan. Di tengah harga elpiji yang mahal, elpiji subsidi sebenarnya menjadi andalan masyarakat. Bukan hanya di Papua tetapi di seluruh Indonesia. 

Saat ini PT Pertamina (Persero) Regional Papua-Maluku telah membangun Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jayapura untuk memotong rantai distribusi elpiji di wilayah Indonesia Timur tersebut. 

Tren akan meningkatnya penggunaan elpiji subsidi bisa dibaca setelah pemerintah menaikkan harga elpiji non-subsidi. Setelah kenaikan, harga elpiji non-subsidi ukuran 5,5 kg dibanderol Rp100.000 – Rp127.000. Kemudian untuk elpiji ukuran 12 kg harganya menjadi Rp213.000 – Rp270.000.

Dampak elpiji non-subsidi naik yang paling logis adalah akan lebih banyak kalangan masyarakat yang beralih dari elpiji non-subsidi menuju elpiji subsidi meskipun dua jenis elpiji ini memiliki sasaran konsumen yang berbeda.

Sasaran konsumen elpiji non-subsidi adalah kalangan menengah ke atas, sementara elpiji subsidi lebih banyak diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah. Namun, sasaran konsumen ini bisa saja berubah mengingat kini harga elpiji makin mahal. 

baca juga

Dampak lainnya adalah maraknya perilaku kriminal untuk mengoplos elpiji non-subsidi dengan bahan lainnya. Jika hal ini terjadi, maka sangat mungkin keselamatan pengguna yang akan menjadi taruhannya. Namun demikian, kenaikan harga elpiji non-subsidi diprediksi tidak akan mempengaruhi inflasi secara signifikan. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut DOB Papua Berjalan Sesuai Rencana, Moeldoko: Memerlukan Effort yang Kuat

Sebut DOB Papua Berjalan Sesuai Rencana, Moeldoko: Memerlukan Effort yang Kuat

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:49 WIB

Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Kabupaten Keerom Papua

Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Kabupaten Keerom Papua

Sulsel | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:47 WIB

Cerita Haru Kakek Fahrizal Lubis: Sembuh Dari Kelumpuhan, Tunaikan Nazar Keliliing Indonesia Dari Medan Hingga Papua

Cerita Haru Kakek Fahrizal Lubis: Sembuh Dari Kelumpuhan, Tunaikan Nazar Keliliing Indonesia Dari Medan Hingga Papua

Sumsel | Kamis, 14 Juli 2022 | 07:30 WIB

Pj. Ketua TP PKK Provinsi Aceh dan Pj. Ketua PKK 5 Kabupaten/Kota di Papua Resmi Dilantik

Pj. Ketua TP PKK Provinsi Aceh dan Pj. Ketua PKK 5 Kabupaten/Kota di Papua Resmi Dilantik

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 21:32 WIB

5 Hektar Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Keerom, Papua

5 Hektar Ladang Ganja Siap Panen Ditemukan di Keerom, Papua

Selebtek | Rabu, 13 Juli 2022 | 13:19 WIB

Ribuan Pasukan Siaga di Jayapura, Antisipasi Demo Petisi Rakyat Papua

Ribuan Pasukan Siaga di Jayapura, Antisipasi Demo Petisi Rakyat Papua

Sulsel | Rabu, 13 Juli 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:35 WIB

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

×