Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Turun, Ini Penyebabnya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 07:42 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Turun, Ini Penyebabnya
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia membalikkan kenaikan awal dan ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa, karena investor khawatir tentang kepercayaan konsumen yang lebih rendah dan bersiap menyambut 20 juta barel minyak mentah lainnya yang akan dirilis dari Strategic Petroleum Reserve AS.

Mengutip CNBC, Rabu (27/7/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, turun 75 sen, atau 0,7 persen menjadi menetap di posisi USD104,40 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), merosot USD1,72 atau 1,8 persen menjadi USD94,98 per barel.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan akan menjual tambahan 20 juta barel minyak mentah SPR sebagai bagian dari rencana sebelumnya untuk memanfaatkan fasilitas tersebut guna meredakan lonjakan harga minyak yang didorong invasi Rusia ke Ukraina pada Februari, dan pemulihan permintaan yang menurun di awal pandemi.

Pada akhir Maret, pemerintah mengatakan akan merilis rekor 1 juta barel per hari minyak mentah SPR selama enam bulan.

"Pasar bereaksi terhadap pengumuman SPR dan membantu membatasi sejumlah hal, sampai batas tertentu," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

Kepercayaan konsumen Amerika jatuh ke level terendah hampir satu setengah tahun pada Juli di tengah kekhawatiran tentang inflasi dan kenaikan suku bunga, menurut survei Conference Board. Survei tersebut juga menunjukkan konsumen kurang optimistis tentang pasar tenaga tenaga kerja.

Harga mendapatkan dorongan awal dari berita bahwa Rusia meningkatkan tekanan gasnya di Eropa. Pada hari Senin, Gazprom mengatakan pasokan melalui pipa Nord Stream 1 ke Jerman akan turun menjadi hanya 20 persen dari kapasitas.

Jerman, ekonomi terbesar Eropa, mungkin harus menjatah gas bagi industri agar rakyatnya tetap hangat selama bulan-bulan musim dingin.

"Pengumuman itu menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa Rusia, meski membantah, tidak akan menghindar dari menggunakan energinya sebagai senjata untuk mendapatkan konsesi dalam perangnya melawan Ukraina dan mungkin bisa memperkirakan keberhasilan jangka pendek," kata Tamas Varga, analis broker minyak PVM.

Menteri energi Uni Eropa menyetujui proposal bagi semua negara Uni Eropa untuk memotong penggunaan gas secara sukarela sebesar 15 persen dari Agustus hingga Maret.

Pasokan minyak mentah, produk minyak dan gas Eropa terganggu oleh sanksi Barat dan perselisihan pembayaran dengan Rusia sejak invasi 24 Februari ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus".

Uni Eropa berulang kali menuduh Rusia melakukan pemerasan energi. Kremlin menyalahkan penurunan pasokan tersebut pada masalah pemeliharaan dan sanksi.

Harga bahan bakar yang tinggi mulai mengekang permintaan, dan investor bersiap untuk kenaikan suku bunga Amerika. Federal Reserve diperkirakan menaikkan suku bunga 75 basis poin pada akhir pertemuan kebijakannya, Rabu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melesat 2 Persen Lebih Imbas Kekhawatiran Pasokan

Harga Minyak Dunia Melesat 2 Persen Lebih Imbas Kekhawatiran Pasokan

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:47 WIB

Studi: Harga Mobil Baru dan Bekas Sama-sama Melambung Tinggi

Studi: Harga Mobil Baru dan Bekas Sama-sama Melambung Tinggi

Otomotif | Senin, 25 Juli 2022 | 12:31 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Merosot, Kini Sentuh USD 94,70/Barel

Harga Minyak Dunia Terus Merosot, Kini Sentuh USD 94,70/Barel

Bisnis | Senin, 25 Juli 2022 | 07:48 WIB

Terkini

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB