Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Minyak Goreng Terus Turun, BPS: 3 Bulan Beruntun Sumbang Deflasi

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 01 Agustus 2022 | 14:56 WIB
Harga Minyak Goreng Terus Turun, BPS: 3 Bulan Beruntun Sumbang Deflasi
Harga Minyak Goreng Terus Turun, BPS: 3 Bulan Beruntun Sumbang Deflasi. [Suara.com/M.Aribowo]

Suara.com - Harga minyak goreng yang terus turun cukup membuat andil dalam pergerakan deflasi bulan Juli 2022 sebesar 0,07 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah terjadi sejak 3 bulan terakhir.

"Meski secara tahunan masih memberikan andil inflasi, tapi trennya menurun dari waktu ke waktu, ini artinya upaya pemerintah dalam menjaga harga minyak goreng sudah membuahkan hasil dan sudah memberikan dampak ke deflasi 3 bulan berturut-turut," kata Margo dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Sebelumnya, kenaikan harga minyak goreng sempat menjadi pemicu utama yang mengerek inflasi hingga ke level 0,66 persen pada Maret 2022 dan 0,95 persen pada April 2022.

Untungnya kata Margo saat ini harga minyak goreng sudah mulai berangsur turun, sehingga tidak lagi menjadi andil dalam pergerakan inflasi.

"Penurunan harga minyak curah lebih dalam dibandingkan minyak masak, turunnya lebih cepat dibandingkan minyak kemasan," katanya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meluncurkan minyak goreng sederhana seharga Rp 14 ribu per liter. Minyak goreng merek Minyak Kita itu diluncurkan demi mempermudah masyarakat mendapatkan stok.

"Hari ini kita meluncurkan Minyak Kita. Tentu kita bersyukur dapat meluncurkan minyak goreng rakyat yang dikemas secara sederhana ini," kata Mendag saat menghadiri peresmian tersebut di Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Mendag mengatakan, persoalan minyak goreng ini telah membuat pengusaha dan pemerintah sadar akan pentingnya distribusi. Menurutnya, rantai distribusi minyak goreng curah perlu diperbaiki.

baca juga

Karena itu, ia berharap hadirnya Minyak Kita bisa membuat distribusi minyak goreng dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) lebih lancar. Adapun rantai distribusi seperti Si Gurih dan Warung Pangan.

"Bottleneck sudah lancar. Sehingga di Jawa-Bali harga sudah Rp14.000 per liter. Memang di Papua, Tarakan, itu ada yang masih Rp20.000, masih tinggi," terang Zulkifkli.

"Kita rembukan, dan Alhamdulillah sekarang sudah ada kemasan sederhana, bahkan ada yang pakai botol," sambungnya.

Zulkifli juga menyebut distribusi minyak goreng yang biasa terkendala logistik bisa teratasi lewat kemasan baru yang diluncurkan ini. Khususnya bagi masyarakat yang berada di Indonesia Timur, yakni Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua.

"Tentu kemasan sederhana ini akan lebih mudah untuk didistribusikan ke Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan daerah Indonesia Timur lainnya," klaim Zulkifli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Goreng Turun Berturut-turut, Ketua BPS Klaim Usaha Pemerintah Berhasil

Harga Minyak Goreng Turun Berturut-turut, Ketua BPS Klaim Usaha Pemerintah Berhasil

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Mantap! Harga Minyak Goreng Kemasan di Kabupaten Kudus Turun, Satu Liter Dijual Rp17.000

Mantap! Harga Minyak Goreng Kemasan di Kabupaten Kudus Turun, Satu Liter Dijual Rp17.000

Jawa Tengah | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:43 WIB

Lihat Ada Teh Hangat di Teko, Langsung Syok saat Tahu Isi Sesungguhnya

Lihat Ada Teh Hangat di Teko, Langsung Syok saat Tahu Isi Sesungguhnya

Lifestyle | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:52 WIB

Wapres Maruf Amin Ungkap Upaya Pemerintah untuk Sejahterakan Petani Sawit

Wapres Maruf Amin Ungkap Upaya Pemerintah untuk Sejahterakan Petani Sawit

Riau | Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:46 WIB

Terkini

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

×