Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Utang Indonesia ke China Turun Cukup Besar, Berapa Sisanya?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2022 | 16:30 WIB
Utang Indonesia ke China Turun Cukup Besar, Berapa Sisanya?
Ilustrasi uang (Antara).

Suara.com - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia per Mei 2022 tinggal USD 406,3 miliar atau turun USD 3,8 miliar. Penurunan juga terjadi pada sisa utang Indonesia ke China sebagai salah satu negara pemberi utang terbesar. Di samping China utang Indonesia juga menumpuk di Singapura dan Jepang. Total utang luar negeri Indonesia tersebut mengalami kontraksi 2,6% year-on-year (yoy).

Pada Mei lalu, tercatat total utang Indonesia ke China adalah sebesar USD 21,77 miliar atau Rp326,7 triliun. Jumlah ini turun sekitar Rp2,9 triliun dari bulan-bulan sebelumnya. Dari total jumlah tersebut, utang sektor pemerintahan sebesar USD 1,58 miliar sementara utang sektor swasta mengambil porsi lebih besar yakni USD 20,19 miliar. 

Jika ditilik kembali per negara, utang Indonesia mayoritas memang dilaporkan menurun, termasuk di Singapura dan Jepang, dan Amerika Serikat. Hanya di Hong Kong utang tersebut mengalami kenaikan.

Di Singapura misalnya utang mengalami penurunan tiga bulan berturut-turut. Utang di Jepang juga turun dua kali berturut-turut. Sementara itu utang di Amerika Serikat yang pernah melonjak sekarang juga turun USD 43 juta menjadi tersisa USD 34,86 miliar. 

Proyek Kereta Cepat 

Utang Indonesia ke China tak bisa dilepaskan dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. China Development Bank (CDB) yang terlibat dalam pendanaan proyek kereta cepat Jakarta – Bandung baru saja mewanti-wanti pemerintah Indonesia untuk menutup pembengkakan biaya pembangunan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Catatan terbaru menunjukkan proyek kereta cepat diperkirakan bisa mengalami pembengkakan biaya USD 1,17 – USD 1,9 miliar jika pembangunannya selesai pada November 2022 mendatang.

Dengan pembengkakan biaya itu, total gelontoran dana yang semula hanya berada di kisaran USD 5,5 miliar bisa membengkak hingga USD 7,9 miliar. Padahal semula kereta cepat ditargetkan bisa selesai hanya dengan anggaran USD 5,5 miliar. 

Anggaran pertama ini adalah estimasi jika pembangunan kereta cepat rampung pada 2019. Sementara biaya terakhir adalah estimasi jika proyek tersebut selesai pada 2022.

Proyek yang tak kunjung selesai itu sebelumnya juga dua kali mengalami pembengkakan biaya sepanjang 2020 – 2021 yakni menjadi USD 5,8 miliar dan USD 6,07 miliar.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Sanggau Temukan Benda Asing Diduga Serpihan Roket China di Kebun Sawit

Warga Sanggau Temukan Benda Asing Diduga Serpihan Roket China di Kebun Sawit

Kalbar | Senin, 01 Agustus 2022 | 13:46 WIB

Anggota BEJ48 Ini Dikabarkan Merekam Temannya saat Tengah Mandi

Anggota BEJ48 Ini Dikabarkan Merekam Temannya saat Tengah Mandi

Your Say | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:03 WIB

NASA Kritik China atas Jatuhnya Roket di Samudra Hindia

NASA Kritik China atas Jatuhnya Roket di Samudra Hindia

Tekno | Senin, 01 Agustus 2022 | 09:46 WIB

Terungkap! Benda Asing yang Melintasi Langit Sumsel Ternyata Sampah Antariksa China

Terungkap! Benda Asing yang Melintasi Langit Sumsel Ternyata Sampah Antariksa China

Sumsel | Senin, 01 Agustus 2022 | 09:25 WIB

Sampah Antariksa China Jatuh di Barat Daya Indonesia

Sampah Antariksa China Jatuh di Barat Daya Indonesia

| Senin, 01 Agustus 2022 | 08:27 WIB

Berulang Tahun ke-25, Berikut 4 Rekomendasi Drama China Li Geyang

Berulang Tahun ke-25, Berikut 4 Rekomendasi Drama China Li Geyang

Your Say | Senin, 01 Agustus 2022 | 06:19 WIB

Terkini

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB