Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Turunkan Angka Kemiskinan, Ganjar Dorong Pembanguan Kawasan Industri Brebes

Iwan Supriyatna

Rabu, 03 Agustus 2022 | 15:52 WIB
Turunkan Angka Kemiskinan, Ganjar Dorong Pembanguan Kawasan Industri Brebes
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong pembangunan Kawasan Industri Brebes (KIB) di Kabupaten Brebes, Jateng.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong pembangunan Kawasan Industri Brebes (KIB) di Kabupaten Brebes, Jateng. Ganjar menilai, kawasan industri tersebut bisa menekan angka kemiskinan.

"Di mana di situ ada industri, di situ kemiskinan akan turun," kata Ganjar usai menghadiri acara Forum Perumusan Analisis Kebijakan (Pusaka) Jateng di Ballroom Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jateng, Rabu (3/8/2022).

Saat ini, pembangunan KIB masih berada dalam tahap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang digarap Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Ganjar pun meminta pemerintah daerah, khususnya di Brebes untuk mencari lahan dengan harga yang sesuai. Menurut Ganjar, KIB bisa menarik para investor datang dan tenaga kerja pun semakin banyak diserap.

"Maka saya minta dorongan kepada pemerintah daerah, khususnya yang ada di Brebes agar bisa ngga mencari lokasi atau tanah yang harganya tidak terlalu tinggi. Sehingga itu akan menarik investor dan akan menyerap tenaga kerja," tuturnya.

Ganjar menyatakan, Pemprov Jateng siap mendukung pembangunan KIB secara maksimal. Dia berharap, angka kemiskinan di wilayah Jateng, khususnya di kawasan Brebes bisa turun dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

"Betul wilayah barat ini agak tinggi (ketimpangan sosialnya), maka butuh pengembangan industri yang ada di sana. Kita bantu itu. Belum ada investor, sekarang masih bicara lahan dulu," pungkasnya.

Sebagai informasi, proyek pembangunan KIB sudah dalam tahapan rekonsiliasi ulang. baik pelaku industri, masyarakat, hingga pemerintah daerah mesti memiliki visi yang sama untuk mendirikan kawasan industri tersebut.

Jawa Tengah sendiri sudah punya dua kawasan industri yang kini jadi primadona. Pertama Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang menempati lahan milik PT Perkebunan Nusantara IX. Kedua, ada Kawasan Industri Kendal (KIK) atau Kendal Industrial Park yang sudah beberapa kali dikunjungi menteri dari Singapura.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santri, Ustaz dan Alumni Pesantren di Bumi Silampari Sumsel Doakan Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Santri, Ustaz dan Alumni Pesantren di Bumi Silampari Sumsel Doakan Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Sumsel | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:45 WIB

1 Orang di Jateng Suspek Cacar Monyet, Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tidak Panik

1 Orang di Jateng Suspek Cacar Monyet, Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tidak Panik

Semarang | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:41 WIB

Inflasi di Jateng Turun, Ternyata Ini Jurus Ganjar Pranowo

Inflasi di Jateng Turun, Ternyata Ini Jurus Ganjar Pranowo

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:34 WIB

Terkini

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

×