Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Australia Hadapi Inflasi Terbesar dalam 30 Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Dipastikan Melemah

M Nurhadi

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 10:55 WIB
Australia Hadapi Inflasi Terbesar dalam 30 Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Dipastikan Melemah
Australia. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Australia tengah bersiap dengan inflasi terbesar mereka, setelah Bank Sentral memperingatkan inflasi menuju ke level tertinggi tiga dekade hingga membutuhkan kenaikan suku bunga yang berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi agar menjaganya lebih stabil.

Pada Jumat (5/8/2022), Reserve Bank of Australia (RBA) mengatakan, segera mendongkrak perkiraan inflasi, menurunkan prospek pertumbuhan dan meramalkan kenaikan pengangguran.

Namun sekalipun dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut, inflasi diperkirakan tidak akan kembali ke puncak kisaran target 2-3 persen hingga akhir 2024, menunjuk ke masa depan yang menyakitkan.

"Bank sentral berusaha melakukan ini dengan cara yang membuat ekonomi tetap stabil," kata Gubernur RBA Philip Lowe.

"Jalan untuk mencapai keseimbangan ini adalah jalan yang sempit dan tunduk pada ketidakpastian yang cukup besar," ujarnya lagi.

Bank sentral telah menaikkan suku bunganya empat bulan berturut-turut, mengambilnya dari level terendah darurat 0,1 persen ke level tertinggi tujuh tahun di 1,85 persen dan menandai lebih banyak lagi yang akan datang.

"Dewan memperkirakan untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam proses normalisasi kondisi moneter selama beberapa bulan ke depan, tetapi tidak pada jalur yang telah ditentukan sebelumnya," kata Lowe, dikutip via Antara.

Pasar memperkirakan suku bunga mencapai 3,0 persen pada Natal dan memuncak sekitar 3,30 persen pada April tahun depan.

Prospek hawkish memperlihatkan bukti bahwa pemegang kebijakan telah salah langkah akibat inflasi yang melonjak seiring kenaikan biaya untuk energi, makanan dan konstruksi.

baca juga

RBA harus menaikkan perkiraan puncaknya untuk inflasi utama menjadi 7,75 persen, ketika baru-baru ini pada Mei mencapai 5,9 persen.

Inflasi inti diperkirakan mencapai 6,0 persen pada akhir tahun ini dan kemudian menurun secara bertahap menjadi 3,0 persen pada akhir 2024.

Lowe mengatakan level tinggi ini berisiko dibangun ke dalam perilaku penetapan upah dan harga, meskipun sejauh ini ekspektasi inflasi jangka panjang tetap berlabuh ke kisaran 2-3 persen.

Prakiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini dipangkas satu persen poin menjadi 3,25 persen, sementara 2023 dan 2024 dipangkas sekitar seperempat poin menjadi 1,75 persen.

"Biaya hidup yang lebih tinggi, kenaikan suku bunga dan penurunan harga rumah diperkirakan akan membebani pertumbuhan dan pengeluaran," kata Lowe. 

Bank juga turut terkejut dengan kekuatan pasar tenaga kerja, dengan data pengangguran mencapai level terendah 48 tahun di 3,5 persen pada Juni.

Kini, RBA memperkirakan tingkat pengangguran turun menjadi 3,25 persen pada akhir tahun ini, sebelum naik perlahan menjadi 4,0 persen pada akhir 2024.

Pertumbuhan upah tahunan diperkirakan akan meningkat menjadi 3,0 persen tahun ini dan 3,6 persen berikutnya, meskipun itu masih akan tertinggal dari inflasi. Upah bisa tumbuh 3,9 persen pada 2024 yang akan menjadi yang tercepat dalam beberapa tahun.

Semua perkiraan ini didasarkan pada asumsi bahwa suku bunga naik sekitar 3,0 persen pada akhir tahun ini, dan sedikit menurun pada 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Tunjukkan Sampah Barang di Australia, Auto Bikin Jiwa Mulung Warganet +62 Meronta-ronta

Pria Tunjukkan Sampah Barang di Australia, Auto Bikin Jiwa Mulung Warganet +62 Meronta-ronta

Your Say | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:52 WIB

Duta Besar Program Kontra Terorisme Australia Kunjungi Lapas Kelas I Cipinang, Bahas Penanganan Napi Teroris

Duta Besar Program Kontra Terorisme Australia Kunjungi Lapas Kelas I Cipinang, Bahas Penanganan Napi Teroris

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:28 WIB

Bungkam Vietnam, Australia Juara Piala AFF U-18 Putri 2022

Bungkam Vietnam, Australia Juara Piala AFF U-18 Putri 2022

Bola | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 05:46 WIB

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Masih Di Atas Inflasi

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Masih Di Atas Inflasi

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2022 | 18:16 WIB

Menteri Kesehatan Australia Perkirakan Gelombang Penularan Kasus Omicron Sudah Melewati Puncaknya

Menteri Kesehatan Australia Perkirakan Gelombang Penularan Kasus Omicron Sudah Melewati Puncaknya

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:53 WIB

Pria Pamerkan Barang Buangan di Australia, Auto Ingin Mulung Lihat Rongsok Masih Bagus: Emak di Indo Nangis Lihat Ini

Pria Pamerkan Barang Buangan di Australia, Auto Ingin Mulung Lihat Rongsok Masih Bagus: Emak di Indo Nangis Lihat Ini

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Terkini

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:58 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:11 WIB

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:10 WIB

Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027

Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:02 WIB

Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG

Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:55 WIB

Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri

Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:47 WIB

Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina

Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:37 WIB

Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif

Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:28 WIB

Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?

Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:09 WIB