Australia Hadapi Inflasi Terbesar dalam 30 Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Dipastikan Melemah

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 10:55 WIB
Australia Hadapi Inflasi Terbesar dalam 30 Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Dipastikan Melemah
Australia. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Australia tengah bersiap dengan inflasi terbesar mereka, setelah Bank Sentral memperingatkan inflasi menuju ke level tertinggi tiga dekade hingga membutuhkan kenaikan suku bunga yang berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi agar menjaganya lebih stabil.

Pada Jumat (5/8/2022), Reserve Bank of Australia (RBA) mengatakan, segera mendongkrak perkiraan inflasi, menurunkan prospek pertumbuhan dan meramalkan kenaikan pengangguran.

Namun sekalipun dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut, inflasi diperkirakan tidak akan kembali ke puncak kisaran target 2-3 persen hingga akhir 2024, menunjuk ke masa depan yang menyakitkan.

"Bank sentral berusaha melakukan ini dengan cara yang membuat ekonomi tetap stabil," kata Gubernur RBA Philip Lowe.

"Jalan untuk mencapai keseimbangan ini adalah jalan yang sempit dan tunduk pada ketidakpastian yang cukup besar," ujarnya lagi.

Bank sentral telah menaikkan suku bunganya empat bulan berturut-turut, mengambilnya dari level terendah darurat 0,1 persen ke level tertinggi tujuh tahun di 1,85 persen dan menandai lebih banyak lagi yang akan datang.

"Dewan memperkirakan untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam proses normalisasi kondisi moneter selama beberapa bulan ke depan, tetapi tidak pada jalur yang telah ditentukan sebelumnya," kata Lowe, dikutip via Antara.

Pasar memperkirakan suku bunga mencapai 3,0 persen pada Natal dan memuncak sekitar 3,30 persen pada April tahun depan.

Prospek hawkish memperlihatkan bukti bahwa pemegang kebijakan telah salah langkah akibat inflasi yang melonjak seiring kenaikan biaya untuk energi, makanan dan konstruksi.

RBA harus menaikkan perkiraan puncaknya untuk inflasi utama menjadi 7,75 persen, ketika baru-baru ini pada Mei mencapai 5,9 persen.

Inflasi inti diperkirakan mencapai 6,0 persen pada akhir tahun ini dan kemudian menurun secara bertahap menjadi 3,0 persen pada akhir 2024.

Lowe mengatakan level tinggi ini berisiko dibangun ke dalam perilaku penetapan upah dan harga, meskipun sejauh ini ekspektasi inflasi jangka panjang tetap berlabuh ke kisaran 2-3 persen.

Prakiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini dipangkas satu persen poin menjadi 3,25 persen, sementara 2023 dan 2024 dipangkas sekitar seperempat poin menjadi 1,75 persen.

"Biaya hidup yang lebih tinggi, kenaikan suku bunga dan penurunan harga rumah diperkirakan akan membebani pertumbuhan dan pengeluaran," kata Lowe. 

Bank juga turut terkejut dengan kekuatan pasar tenaga kerja, dengan data pengangguran mencapai level terendah 48 tahun di 3,5 persen pada Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Tunjukkan Sampah Barang di Australia, Auto Bikin Jiwa Mulung Warganet +62 Meronta-ronta

Pria Tunjukkan Sampah Barang di Australia, Auto Bikin Jiwa Mulung Warganet +62 Meronta-ronta

Your Say | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 09:52 WIB

Duta Besar Program Kontra Terorisme Australia Kunjungi Lapas Kelas I Cipinang, Bahas Penanganan Napi Teroris

Duta Besar Program Kontra Terorisme Australia Kunjungi Lapas Kelas I Cipinang, Bahas Penanganan Napi Teroris

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:28 WIB

Bungkam Vietnam, Australia Juara Piala AFF U-18 Putri 2022

Bungkam Vietnam, Australia Juara Piala AFF U-18 Putri 2022

Bola | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 05:46 WIB

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Masih Di Atas Inflasi

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Masih Di Atas Inflasi

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2022 | 18:16 WIB

Menteri Kesehatan Australia Perkirakan Gelombang Penularan Kasus Omicron Sudah Melewati Puncaknya

Menteri Kesehatan Australia Perkirakan Gelombang Penularan Kasus Omicron Sudah Melewati Puncaknya

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:53 WIB

Pria Pamerkan Barang Buangan di Australia, Auto Ingin Mulung Lihat Rongsok Masih Bagus: Emak di Indo Nangis Lihat Ini

Pria Pamerkan Barang Buangan di Australia, Auto Ingin Mulung Lihat Rongsok Masih Bagus: Emak di Indo Nangis Lihat Ini

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB