Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Bergerak Naik Lagi Setelah Anjlok Dalam

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Agustus 2022 | 08:20 WIB
Harga Minyak Dunia Bergerak Naik Lagi Setelah Anjlok Dalam
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia melesat hampir 2 persen pada perdagangan hari Senin, dalam perdagangan yang fluktuatif, naik dari posisi terendah yang disentuh pekan lalu.

Kenaikan ini ditopang data ekonomi yang positif dari China dan Amerika Serikat memberi harapan untuk permintaan meski dibayangi ketakutan resesi.

Mengutip CNBC, Selasa (9/8/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD1,73, atau 1,8 persen menjadi USD96,65 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melejit USD1,75 atau 1,97 persen menjadi menetap di posisi USD90,76 per barel.

Pekan lalu, kekhawatiran resesi dapat mengurangi permintaan energi mendorong harga Brent front-month merosot 13,7 persen ke level terendah sejak Februari. Itu adalah penurunan mingguan terbesar Brent sejak April 2020, dan WTI kehilangan 9,7 persen.

Kedua kontrak tersebut menutup beberapa kerugian pada sesi Jumat setelah pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat, konsumen minyak utama dunia, secara tak terduga berakselerasi pada Juli.

"Sekali lagi pengaruh makro merembes kembali ke pasar ini terutama yang berkaitan dengan angka tenaga kerja, Jumat, yang seharusnya memberi kita permintaan bensin yang jauh lebih baik ketimbang yang kita lihat," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

Minggu, China juga mengejutkan pasar dengan pertumbuhan ekspor yang lebih cepat dari perkiraan.

China, importir minyak mentah utama dunia, membawa 8,79 juta barel per hari (bph) minyak mentah pada Juli, naik dari level terendah empat tahun pada Juni, tetapi masih 9,5 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya, data bea cukai menunjukkan.

baca juga

Di Eropa, ekspor minyak mentah dan produk minyak Rusia terus mengalir menjelang embargo yang akan datang dari Uni Eropa yang akan berlaku pada 5 Desember.

Pekan lalu, Bank of England memperingatkan resesi yang berkepanjangan di Inggris.

Dalam hal produksi Amerika, pekan lalu, perusahaan energi memangkas jumlah rig minyak paling banyak sejak September, penurunan pertama dalam 10 minggu.

Analis Goldman Sachs meyakini kasus untuk harga minyak yang lebih tinggi tetap kuat, dengan pasar berada dalam kondisi defisit yang lebih besar ketimbang yang diprediksi dalam beberapa bulan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minggu Lalu Jadi Pekan yang Buruk Bagi Harga Minyak Dunia

Minggu Lalu Jadi Pekan yang Buruk Bagi Harga Minyak Dunia

Bisnis | Senin, 08 Agustus 2022 | 08:19 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini Hanya USD 88/Barel, Mungkinkah Harga BBM Turun?

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini Hanya USD 88/Barel, Mungkinkah Harga BBM Turun?

Selebtek | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Dibandrol USD 88/Barel, Harga BBM Bisa Turun?

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Dibandrol USD 88/Barel, Harga BBM Bisa Turun?

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×