Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Banjir Besar Tenggelamkan Rumah 'Parasit', Ketimpangan Sosial di Korsel Makin Tampak

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:28 WIB
Banjir Besar Tenggelamkan Rumah 'Parasit', Ketimpangan Sosial di Korsel Makin Tampak
Sebuah gubuk terlihat rusak akibat hujan deras yang terjadi sehari sebelumnya di kawasan kumuh Seoul, Korea Selatan, Selasa (9/8/2022). (ANTARA FOTO/Yonhap via REUTERS/rwa)

Suara.com - Setidaknya selama sepekan Ibu Kota Korea Selatan (Korsel), Seoul, terendam banjir yang merusak 2.800 rumah dan menewaskan sembilan orang menurut data terakhir.

Banjir di Seoul ini tidak sekadar masalah perubahan iklim yang menyebabkan hujan terparah dalam 80 tahun, namun juga menunjukkan ketimpangan sosial di Korsel. 

Melansir Reuters, banjir tidak hanya merendam distrik Gangnam yang mewah. Tetapi juga merusak fasilitas di perumahan berpenghasilan rendah wilayah Sillim di Seoul barat daya.

Perumahan itu terletak di salah satu permukaan terendah di Kota Seoul. Saat banjir terjadi, orang-orang dari wilayah Sillim bahkan tidak bisa menyelamatkan satu pun harta benda mereka. 

Rumah-rumah yang mereka tinggali berada di bawah tanah, mirip dengan kediaman salah satu keluarga di film terkenal, Parasite yang beberapa saat lalu diganjar penghargaan dunia.

Sementara di kawasan yang lebih tinggi, penduduk hanya terjebak di apartemen yang masih kering meskipun jalanan dan mobil ikut tenggelam akibat banjir. Beberapa stasiun kereta bawah tanah juga telah di-nonaktifkan. 

Data menunjukkan sedikitnya 2.800 fasilitas publik rusak di seluruh Korea Selatan. Ditambah dengan lebih dari 1.100 rumah tangga telah mengungsi.

Akumulasi curah hujan di Seoul sejak Senin tengah malam mencapai 525mm Jumlah ini menurut Administrasi Meteorologi Korea (KMA) jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan. 

Ketimpangan sosial di Korsel yang telah terjadi sejak puluhan tahun terbuka akibat banjir ini. Selama ini citra Korea Selatan khususnya Seoul adalah kota modern dengan industri hiburan yang mendunia.

Pemerintah Korea Selatan sendiri merancang Hallyu atau penetrasi budaya populer ke seluruh dunia sebagai strategi sosial-budaya yang dilakukan Korea Selatan. 

Namun, berbagai sumber nasional mengatakan bahwa setidaknya sebesar 40 persen penduduk bekerja sebagai pekerja dengan bayaran rendah.

Ketidakmerataan ekonomi pada penduduk Korea Selatan ditambah dengan meningkatnya angka pengangguran pada pemuda di negara tersebut. Sehingga oleh para pemuda menyebut kondisi Korea Selatan sekarang dengan sindiran Hell Joseon yang banyak berkembang di media sosial.

Istilah Hell Joseon diambil dari kata Joseon yang merujuk pada dinasti yang menguasai semenanjung Korea pada abad pertengahan hingga abad modern awal. Nama tersebut diberikan sebagai sebuah ungkapan perasaan para penduduk usia kerja yang mengadu nasib akan susahnya mencari pekerjaan yang layak untuk menghidupi diri mereka. 

Selain susahnya mencari pekerjaan, para pemuda usia kerja yang sudah memperoleh pekerjaan tetap merasakan bagaimana eksploitasi dunia kerja yang tidak adil.

Mereka mengeluhkan jam kerja yang tidak wajar namun dengan bayaran yang tidak memadai sehingga membuat mereka harus terbelenggu pada lingkaran kemiskinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Bandung Tunjuk Budiman sebagai Pelatih Sementara, Bagaimana Benjamin Mora?

Persib Bandung Tunjuk Budiman sebagai Pelatih Sementara, Bagaimana Benjamin Mora?

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 12:37 WIB

Tak Perpanjang Kontrak I.M Member Monsta X Hengkang dari Starship Entertainment, Tulis Surat Penggemar

Tak Perpanjang Kontrak I.M Member Monsta X Hengkang dari Starship Entertainment, Tulis Surat Penggemar

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Privilege, Hak Istimewa Bagi Sebagian Orang dan Contohnya

Privilege, Hak Istimewa Bagi Sebagian Orang dan Contohnya

Lifestyle | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 11:08 WIB

Dubes Indonesia untuk Korsel Sambut Maudy Ayunda, Netizen Salfok Tatapan Sang Suami

Dubes Indonesia untuk Korsel Sambut Maudy Ayunda, Netizen Salfok Tatapan Sang Suami

Entertainment | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:36 WIB

BLACKPINK Keluarkan Album Anyar Pakai Minyak Kedelai

BLACKPINK Keluarkan Album Anyar Pakai Minyak Kedelai

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:25 WIB

Pasca Banjir di Korsel: Miris, Cerita Penghuni Apartemen Bawah Tanah Jadi Korban

Pasca Banjir di Korsel: Miris, Cerita Penghuni Apartemen Bawah Tanah Jadi Korban

Video | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:02 WIB

Harga Pangan 1 Mei 2026  Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:39 WIB

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:03 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:08 WIB

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB