Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB
Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'
Tembakau merupakan bahan utama rokok. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Produk tembakau alternatif lebih efektif bantu beralih dibanding terapi koyo/permen.
  • Produk alternatif hasilkan uap (aerosol), bukan asap pembakaran mengandung tar.
  • Kunci sukses beralih adalah konsistensi dan perubahan pola perilaku secara bertahap.

Suara.com - Berhenti merokok bukan perkara mudah. Banyak perokok dewasa yang gagal karena mencoba berhenti total secara tiba-tiba (cold turkey). Namun, riset terbaru dari Universitas Oxford, Inggris, membawa kabar segar bagi mereka yang ingin mencari cara lebih efektif untuk beralih dari kebiasaan merokok.

Penelitian bertajuk "Electronic cigarettes for smoking cessation: An overview of systematic reviews and evidence and gap map" yang dirilis Maret 2026 ini mengungkapkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki potensi efektivitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

Metode konvensional yang dimaksud meliputi terapi pengganti nikotin (koyo atau permen karet nikotin) hingga sekadar penyuluhan perilaku.

"Faktanya, hasil berbagai meta-analisis yang kami pelajari menunjukkan secara jelas dan konsisten bahwa produk tembakau alternatif efektif membantu orang beralih dari kebiasaan merokok," ujar Dr. Angela Difeng Wu, Peneliti Senior Universitas Oxford dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Salah satu poin krusial dalam riset tersebut adalah mengenai profil risiko. Produk tembakau alternatif—seperti vape, produk tembakau yang dipanaskan, hingga kantong nikotin—bekerja dengan cara menghasilkan aerosol atau uap air, bukan asap hasil pembakaran yang mengandung tar berbahaya.

Hal ini dianggap membantu perokok mengurangi kebiasaan lama secara perlahan. Transisi ini dinilai lebih "manusiawi" dan mudah dijalani bagi tubuh yang sudah terbiasa dengan asupan nikotin selama bertahun-tahun.

Menanggapi temuan ini, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, menekankan bahwa teknologi hanyalah alat bantu. Kemenangan sesungguhnya ada pada niat dan konsistensi si pengguna.

"Keberhasilan proses beralih ini pada dasarnya tidak hanya ditentukan oleh produk yang digunakan, tetapi sangat bergantung pada konsistensi individu dalam mengubah kebiasaan," kata Paido.

Menurut Paido, perokok harus mengenali pemicu (trigger) seperti stres atau tekanan sosial saat nongkrong. Produk alternatif hadir untuk mengisi kekosongan asupan nikotin agar keinginan kembali ke rokok konvensional bisa ditekan, terutama di fase awal yang paling kritis.

baca juga

Bagi perokok yang ingin mulai beralih, Paido menyarankan pendekatan step-by-step alias bertahap. Perubahan drastis seringkali berujung pada kegagalan atau efek yoyo.

"Tidak perlu langsung berhenti total. Mulailah dengan menggantikan satu momen merokok dalam rutinitas harian dengan produk alternatif. Pendekatan kecil namun konsisten seringkali lebih efektif dan berkelanjutan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

Terkini

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

×