Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Subsidi Sejumlah Pupuk Dicabut, Nasib Petani Indonesia Makin Terancam

M Nurhadi

Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:50 WIB
Subsidi Sejumlah Pupuk Dicabut, Nasib Petani Indonesia Makin Terancam
Petani keberatan 3 jenis pupuk dicabut subsidinya. (Antara)

Suara.com - Petani perlu solusi baru dalam menggunakan pupuk setelah subsidi pupuk di beberapa jenisnya dicabut, kata Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi.

"Terutama petani tembakau dalam penggunaan pupuk ZA yang subsidinya juga dicabut, maka perlu alternatif karena dengan pencabutan subsidi itu biaya produksi petani akan semakin membengkak," kata dia, Sabtu (13/8/2022) lalu.

Hal ini ia sampaikan usai hadir dalam pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) operasional BMKG Komoditas Tembakau di Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.

Menurut dia, masalah subsidi pupuk ZA akan sangat memberatkan petani tembakau hingga membuat biaya produksi semakin tinggi.

"Menurut Kepala Desa Wonosari, masih ada petani-petani yang utang banyak. Oleh karena itu, saya punya ide yang didukung oleh Kepala BMKG dan Sekda Temanggung agar diselenggarakan focus group discussion (FGD) dulu, dengan mengundang para pakar di bidangnya di Fakultas Teknik Kimia dan Fakultas Teknologi Pertanian supaya memberikan 'outline' dalam FGD dan saya bisa menghubungi kementerian mana yang dapat membantu," katanya.

"Semoga dari awal FGD itu ada titik-titik pembicaraan yang bisa membuat operasional 'cost' pertanian tembakau itu lebih murah," sambung dia.

Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Agus Parmuji menyambut baik rencana FGD yang membahas solusi setelah pencabutan subsidi pupuk nanti.

"Kami setuju keterlibatan lembaga pendidikan untuk bisa mencampur pupuk atau lainnya sehingga harga tetap murah meskipun tidak ada subsidi bagi pupuk tanaman tembakau," katanya.

Ia mendukung penuh bantuan dari kementerian, kemudian lembaga pendidikan khususnya teknik kimia dan teknologi pertanian untuk ikut berembuk tentang kebutuhan petani tembakau ini.

baca juga

"Memang berat bagi petani dengan pencabutan subsidi tersebut, karena setiap hektare lahan tembakau membutuhkan sekitar dua hingga tiga kuintal pupuk ZA," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video: Inspirasi, Warga Purwakarta Ini Sukses Jadi Petani Hidroponik

Video: Inspirasi, Warga Purwakarta Ini Sukses Jadi Petani Hidroponik

Purwasuka | Minggu, 14 Agustus 2022 | 06:27 WIB

Program RJIT Kementan Berhasil Jaga Ketahanan Pangan di Subang

Program RJIT Kementan Berhasil Jaga Ketahanan Pangan di Subang

Bisnis | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi, Nama Orang Mati Dicatut Sebagai Penebus ke Kios-kios di Bondowoso

Dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi, Nama Orang Mati Dicatut Sebagai Penebus ke Kios-kios di Bondowoso

Malang | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:09 WIB

Petani Tembakau Ingin Sri Mulyani Pikir-pikir Lagi Rencana Naikkan Tarif Cukai Rokok

Petani Tembakau Ingin Sri Mulyani Pikir-pikir Lagi Rencana Naikkan Tarif Cukai Rokok

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 22:08 WIB

Marhaenisme: Pengembangan Ideologi Marxisme yang Dicetuskan oleh Soekarno

Marhaenisme: Pengembangan Ideologi Marxisme yang Dicetuskan oleh Soekarno

Your Say | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:21 WIB

Kualitas Kakao Asal Lampung Timur Masih Rendah Berdampak pada Harga

Kualitas Kakao Asal Lampung Timur Masih Rendah Berdampak pada Harga

Lampung | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

×