Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Emas Dunia Posisikan Kenaikan Empat Minggu Beruntun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:11 WIB
Emas Dunia Posisikan Kenaikan Empat Minggu Beruntun
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga emas melayang lebih tinggi pada hari akhir pekan lalu dibantu oleh penurunan imbal hasil Treasury AS.

Kondisi ini menetapkan emas di jalur untuk kenaikan minggu keempat berturut-turut, karena investor mengambil stok data inflasi baru-baru ini dari Amerika Serikat.

Mengutip CNBC, Senin (15/8/2022) harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD1,800,196 per ounce dan menuju kenaikan mingguan lebih dari 1 persen.

Semantara emas berjangka AS naik 0,54 persen pada posisi USD1,817,00.

"Saat ini pasar emas melihat beberapa short-covering dan didukung oleh imbal hasil yang lebih rendah," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Imbal hasil Treasury AS turun setelah minggu yang bergejolak karena investor mengevaluasi apakah perlambatan nyata dalam kenaikan inflasi dapat mengurangi kecepatan kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Data yang dirilis awal pekan ini menunjukkan bahwa inflasi di AS telah mereda, setelah itu pelaku pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga agresif oleh Fed.

Namun, komentar Fed baru-baru ini terus menjadi hawkish, yang telah menghentikan logam agar tidak menembus di atas level USS1.800.

"Rally emas, setelah angka CPI yang lebih dingin, berhenti di jalurnya karena pasar percaya inflasi akan terus menjadi masalah. Pembicara Fed juga menyarankan mereka tidak mampu untuk melepaskan perang melawan inflasi, "tambah Melek.

baca juga

Emas cenderung berhasil dengan baik di lingkungan dengan bunga rendah karena tidak menghasilkan bunga.

Sementara itu, harga domestik yang tinggi menahan permintaan emas fisik di India minggu ini.

Ketidakpastian seputar perkembangan terkait Taiwan mendorong importir emas batangan di China untuk menunda pembelian besar.

Sementara itu harga logam mulia lainnya, perak naik 2,38 persen menjadi USD20,774 per ounce, platinum naik 0,58 persen pada USD961,65 sementara paladium turun 2,82 persen menjadi USD2,212,58. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Suwarnadwipa, Pulau Emas di Kota Padang

Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Suwarnadwipa, Pulau Emas di Kota Padang

Your Say | Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:24 WIB

Julidin Emak-Emak yang Pakai Emas Mentereng saat Jemput Anak Sekolah, Wanita Ini Kena Semprot Publik

Julidin Emak-Emak yang Pakai Emas Mentereng saat Jemput Anak Sekolah, Wanita Ini Kena Semprot Publik

News | Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:51 WIB

Emas untuk Indonesia di ISG 2021 Oleh Lifter Rizki Juniansyah

Emas untuk Indonesia di ISG 2021 Oleh Lifter Rizki Juniansyah

Poptren | Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

×