Lagi-lagi Jokowi Sebut Banyak Negara yang Ambruk: Situasi Semakin Rumit

Selasa, 23 Agustus 2022 | 16:05 WIB
Lagi-lagi Jokowi Sebut Banyak Negara yang Ambruk: Situasi Semakin Rumit
Presiden Jokowi dalam acara 'Ekonomi Kuat Rakyat Sejahtera' yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Selasa (23/8/2022).[Bidikan layar/M Fadil/Suara.com]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) lagi-lagi mengatakan bahwa situasi ekonomi global saat ini semakin rumit.  Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara 'Ekonomi Kuat Rakyat Sejahtera' yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

"Mungkin sudah berkali-kali ya saya sampaikan mengenai ketidakpastian ekonomi global tetapi perlu saya ulang-ulang ini karena prosesnya belum selesai. Tidak semakin gampang tetapi semakin rumit," kata Jokowi mengawali sambutannya.

Jokowi mengungkapkan bahwa dari survei yang dilakukan sejumlah lembaga, ekonomi global menunjukkan bahwa banyak negara yang akan mengalami kondisi sulit.

"Yang dulunya misalnya diperkirakan oleh lembaga-lembaga internasional 9 negara akan ambruk tambah lagi 20 negara akan ambruk ditambah lagi 42 negara akan ambruk, terakhir 66 negara ekonominya akan ambruk," ucap Jokowi.

Dan saat ini kata Jokowi, satu-persatu negara yang diramal ambruk tersebut mulai terlihat.

"Inilah yang kita hadapi sekarang ini. Sebuah keadaaan dan situasi yang tidak mudah. Situasi yang sangat-sangat sulit dan bertubi-tubi mulai dari krisis kesehatan karena pandemi, masuk ke krisis pangan, masuk lagi ke krisis energi, masuk ke krisis keuangan," kata Jokowi.

Dirinya mencontohkan, semisal soal krisis pangan, yang disebabkan antara perang Rusia-Ukraina.

"Kalau kita misalnya food price index saat ada krisis pangan juga di 2008 itu 131,2 indeksnya. 2012 juga ada krisis pangan 132,4, tapi sekarang ini indeksnya sudah berada di angka 140,9, mengerikan," paparnya.

Untungnya kata Jokowi, Indonesia bisa melewati adanya ancaman krisis pangan ini, mengingat ketersediaan pangan dalam negeri yang cukup baik.

Baca Juga: Fakta-fakta Momen Jokowi Geram Perintahkan Gebuk Mafia Tanah Detik Itu Juga

"Oleh sebab itu, patut kita syukuri bahwa 2 minggu yang lalu disampaikan kepada kita sebuah sertifikat dari international rice research institute yang menyatakan bhawa ketahanan pangan kita baik dan swasembada beras kita sudah dimulai sejak 2019.  Di sisi lain di negara lain kekurangan pangan, kita justru dinyatakan sudah swasembada beras dan sistem ketahanan pangan kita baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI