Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

1 Juta Warga Jakarta Penerima Manfaat Program Pangan Murah Tak Terdampak Gejolak Harga Telur

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:19 WIB
1 Juta Warga Jakarta Penerima Manfaat Program Pangan Murah Tak Terdampak Gejolak Harga Telur
Harga telur sekarang adalah harga termahal sejak 5 tahun terakhir.

Suara.com - Beberapa waktu belakangan ini masyarakat dibuat menjerit dengan melonjaknya harga telur ayam yang meledak pada sejumlah daerah di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pasalnya di pasar tradisional, harga telur ayam di atas Rp 30 ribu per kilogram.

Abdullah Mansuri selaku Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia menyampaikan bahwa harga telur sekarang adalah harga termahal sejak 5 tahun terakhir.
Abdullah menambahkan, harga telur awalnya sekitar Rp27.000/kg, lalu naik menjadi Rp29.000 /kg. Kemudian naik lagi Rp30.000 hingga Rp 32.000/kg.

"Ini harga tertinggi dalam sejarah 5 tahun terakhir Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja," ujar Abdullah.

Tak ayal, gejolak harga telur tersebut, menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kini telah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

“Kenaikan harga telur ini menjadi ditanyakan langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi” kata ke Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini saat ditemui usai rapat bersama Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo secara terpisah juga prihatin terhadap gejolak harga telur ini. Menurutnya kenaikan harga telur ayam disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain gangguan distribusi, kenaikan harga juga terjadi karena kenaikan pakan ternak untuk ayam petelur, karena beberapa komponen pakan didapatkan bungkil kedelai, dimana harga kedelai nya yang import naik cukup tinggi dan beberapa material dari import.

Pada saat pandemi, peternak mengurangi pembelian DOC (Day Old Chick), sehingga jumlah populasi ayam petelur yang di ternakkan relatif tidak sebanyak kondisi normal. Selain itu kenaikan harga telur juga dipicu seminggu yang lalu adanya pencairan program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) program Kemensos yang dirapel, dimana di dalamnya ada produk telur ayam.

“Sepertinya karena faktor itu (momen pencairan BPNT). Banyak persediaan telur yang dibeli oleh agen, sehingga persediaan telur berkurang. Hal ini dinilai merupakan faktor dominan, mengapa terjadi kenaikan harga telur ayam. Selanjutnya untuk mencegah gejolak harga telur berulang, program apapun yang disiapkan oleh Kemensos hendaknya berjalan konsisten sesuai jadwal dan tidak on-off yang akhirnya mengakibatkan volatilitas harga. Ini penting dilakukan agar peternak ayam petelur bisa membuat perencanaan yang baik, sehingga harga cenderung stabil,” ungkap Pamrihadi.

Namun demikian untuk wilayah Jakarta, khususnya bagi warga penerima manfaat Program Pangan Murah bersubsidi sangat terbantu dengan gejolak harga telur yang terjadi sekarang. Pasalnya mereka bisa membeli telur 1 tray sebanyak 15 butir dengan harga Rp10.000 sebagaimana tercantum dalam daftar komoditi pangan yang terdapat dalam Program Pangan Murah Bersubsidi.

“Warga Jakarta penerima manfaat program pangan murah bersubsidi yang setidaknya berjumlah 1 jutaan orang sangat terbantu. Ini bisa dibuktikan dengan serapan komoditi telur dalam program pangan murah bersubsidi naik 20 persen saat terjadi gejolak harga telur terjadi seperti sekarang” jelas Pamrihadi.

Selanjutnya untuk mencegah gejolak harga telur di kemudian hari, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Food Station akan bekerjasama dengan IPB melakukan budidaya tanam jagung. Hasil dari budidaya jagung tersebut nantinya sebagian besar akan dialokasikan kepada peternak ayam petelur di daerah sentra produksi yang telah bekerjasama dengan Food Station. Upaya ini dilakukan untuk menekan gejolak harga jangung yang merupakan pakan bagi ayam petelur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Telur Ayam Merangkak, Peternak Cekak

Harga Telur Ayam Merangkak, Peternak Cekak

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 23:17 WIB

Harga Telur di Aceh Timur Rp 52 Ribu per Papan

Harga Telur di Aceh Timur Rp 52 Ribu per Papan

Sumut | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:22 WIB

Terpopuler Lifestyle: Cara Masak Telur Dadar yang Lebih Praktis, Pria Santuy Salah Beli Tiket Bioskop

Terpopuler Lifestyle: Cara Masak Telur Dadar yang Lebih Praktis, Pria Santuy Salah Beli Tiket Bioskop

Lifestyle | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:29 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB