Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Penyebab Resesi Besar yang Diprediksi Terjadi Pada 2023, Indonesia Patut Waspada

M Nurhadi

Kamis, 01 September 2022 | 15:21 WIB
Penyebab Resesi Besar yang Diprediksi Terjadi Pada 2023, Indonesia Patut Waspada
Pedagang menunggu pembeli di Pasar PSPT Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Para ekonom dunia memprediksi resesi besar-besaran bakal terjadi pada tahun 2023. Alasannya bank sentral Amerika The Fed hanya memiliki nol pertumbuhan M2 tanpa disadari.

M2 adalah ukuran jumlah uang beredar yang meliputi uang tunai, giro dan tabungan, dan saham dalam reksa dana uang eceran. M2 telah mengalami stagnasi sejak Februari 2022 akibat pandemi Covid-19. 

Resesi adalah masa di mana terjadi penurunan roda perekonomian yang ditandai dengan melemahnya produk domestik bruto (PDB) selama dua kuartal berturut-turut.

Di Indonesia, Resesi 2020 adalah resesi kedua setelah 1998 dan menjadi yang terparah. The Balance menyebutkan penyebab resesi adalah kenaikan tingkat pengangguran, penurunan penjualan ritel, dan terjadinya kontraksi pada pendapatan manufaktur untuk periode yang cukup panjang.

Faktor pendukung resesi lainnya adalah wabah penyakit seperti pada resesi 2020. Resesi biasanya ditandai dengan penurunan pertumbuhan ekonomi hingga nol persen atau bahkan minus.

Sementara itu, Ketua Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan, sejak April prospek ekonomi dunia semakin suram dan ia mengakui ancaman resesi yang semakin meningkat.

Disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, pihaknya akan menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi global 3,6 persen buat ketiga kalinya tahun ini, menambahkan bahwa para ekonom IMF masih menyelesaikan angka-angka baru.

IMF diprediksi segera menerbitkan perkiraan terbarunya untuk 2022 dan 2023 pada akhir Juli, setelah memangkas perkiraannya hampir satu poin persentase penuh pada April. Ekonomi global tumbuh sebesar 6,1 persen pada tahun 2021.

"Prospek sejak pembaruan terakhir kami pada April telah menjadi suram secara signifikan," katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara, mengutip penyebaran inflasi yang lebih universal, kenaikan suku bunga yang lebih substansial, perlambatan pertumbuhan ekonomi China, dan meningkatnya sanksi terkait dengan perang di Ukraina.

baca juga

Risiko Resesi di Indonesia Meningkat 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan target penerimaan pajak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2023 dirancang dengan hati-hati dan dengan tingkat kewaspadaan tinggi. Hal itu disebabkan untuk menahan risiko resesi ekonomi global yang meningkat.

“Pada saat yang sama, berbagai langkah reformasi perpajakan dengan pemberlakuan UU HPP, serta perbaikan dan penyederhanaan layanan pembayaran pajak diharapkan akan terus menjaga kesinambungan penerimaan pajak negara. Instrumen perpajakan harus terus digunakan juga sebagai insentif di dalam mendorong pertumbuhan dan investasi,” kata Sri dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023, Selasa (30/8/2022).

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Iran, GKSB Perkuat Kerja Sama Bidang Ekonomi dan Energi

Kunjungi Iran, GKSB Perkuat Kerja Sama Bidang Ekonomi dan Energi

Metro | Rabu, 31 Agustus 2022 | 22:34 WIB

Harap-Harap Cemas Harga Pertalite Naik, Malam Ini Diumumkan Jam Berapa?

Harap-Harap Cemas Harga Pertalite Naik, Malam Ini Diumumkan Jam Berapa?

Serang | Rabu, 31 Agustus 2022 | 22:23 WIB

Canada Siap Bantu Indonesia Kembangkan Ekonomi Digital

Canada Siap Bantu Indonesia Kembangkan Ekonomi Digital

Bandungbarat | Rabu, 31 Agustus 2022 | 20:12 WIB

Pemerintah Beri Solusi BLT untuk Imbangi Kenaikan BBM, Menurut Pakar Ini Tak Sebanding

Pemerintah Beri Solusi BLT untuk Imbangi Kenaikan BBM, Menurut Pakar Ini Tak Sebanding

Batam | Kamis, 01 September 2022 | 06:00 WIB

Jokowi Klaim Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Indonesia Lebih Baik Dari Amerika Serikat

Jokowi Klaim Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Indonesia Lebih Baik Dari Amerika Serikat

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:51 WIB

Menparekraf Yakin Ekonomi Kreatif Paling Cepat Pulih Setelah Pandemi

Menparekraf Yakin Ekonomi Kreatif Paling Cepat Pulih Setelah Pandemi

Lifestyle | Rabu, 31 Agustus 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:53 WIB

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:52 WIB

×