Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

PPI dan Razeedland Agrotech Brunei Jajaki Kerja Sama Ekspor dan Impor

Iwan Supriyatna

Jum'at, 02 September 2022 | 07:04 WIB
PPI dan Razeedland Agrotech Brunei Jajaki Kerja Sama Ekspor dan Impor
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Razeedland Agrotech (B) SDN BHD Brunei Darussalam.

Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Razeedland Agrotech (B) SDN BHD Brunei Darussalam di pekan terakhir bulan Agustus, serta dilanjutkan dengan courtesy meeting mengenai ekspor dan impor produk komoditi, di Graha PPI, Jakarta.

Dalam penandatanganan tersebut, PPI diwakili oleh Nina Sulistyowati selaku Direktur Utama dan Razeedland Agrotech diwakili oleh Pengiran Razeed Petra Al Haj selaku Group Chairman Razeedland Agrotech yang dilakukan secara sirkuler.

Razeedland Agrotech adalah perusahaan pertanian yang bergerak di bidang jual beli produk-produk pertanian, kerja sama investasi, yang akan berkolaborasi dengan PPI.

Nantinya Razeedland Agrotech akan membeli beberapa komoditas seperti pupuk, beras, kopi, rempah-rempah, biji kakao, minyak sawit, dan lain-lain, untuk memenuhi permintaan kebutuhan di Eropa, Asia, dan Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Pakistan, dan Timur Tengah.

MoU ini adalah langkah awal kerja sama PPI dan Razeedland Agrotech dalam menjajaki pasar ekspor dan impor untuk produk dan/atau komoditi keduanya. Kedua perusahaan akan menciptakan sinergi sesuai kompetensi masing-masing dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki keduanya dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan, saling menguntungkan, dan untuk kepentingan umum.

Sebagai negara agraris dan salah satu negara pengekspor terbesar produk pertanian, PPI ingin terus berupa meningkatkan berbagai perannya di tingkat global. Peran aktif Indonesia di kancah internasional diperlukan, salah satunya juga sebagai sarana diplomasi yang secara pararel mendukung upaya peningkatan sektor pertanian dalam negeri.

“Untuk sementara prioritas ekspor yang akan dijalankan adalah pupuk urea. Selanjutnya, sedang dalam pengkajian untuk bahan pokok dan produk konsumsi seperti beras, sesuai arahan Pak Mentan tempo hari dalam peringatan Hari Krida di Sukoharjo,” tegas Nina Sulistyowati, Direktur Utama PT PPI pada pertemuan lanjutan seusai tanda tangan MoU.

Penandatanganan MoU dan pertemuan yang dihelat ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti rencana kerja sama yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian, PPI, dan Razeedland Agrotech pada peringatan Hari Krida Pertanian di Sukoharjo bulan Juni 2022.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPI Diharapkan Jadi Duta Pariwisata Indonesia di Luar Negeri

PPI Diharapkan Jadi Duta Pariwisata Indonesia di Luar Negeri

Metro | Selasa, 23 Agustus 2022 | 19:09 WIB

PPI Hadirkan Kemudahan di Pasar-pasar Tradisional Dalam HUT 2 Tahun Warung Pangan

PPI Hadirkan Kemudahan di Pasar-pasar Tradisional Dalam HUT 2 Tahun Warung Pangan

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:26 WIB

PPI Tingkatkan Skill Komunikasi Guna Mendukung Kapabilitas Trading Logistik

PPI Tingkatkan Skill Komunikasi Guna Mendukung Kapabilitas Trading Logistik

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 07:06 WIB

Terkini

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

×