Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Harga Minyak Dunia Makin Murah di USD 81/Barel, BBM Bisa Turun Lagi?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 08 September 2022 | 07:30 WIB
Harga Minyak Dunia Makin Murah di USD 81/Barel, BBM Bisa Turun Lagi?
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia turun tajam pada perdagangan hari Rabu, merosot di bawah level yang terlihat sebelum invasi Rusia ke Ukraina karena data perdagangan China yang suram mendorong kekhawatiran investor tentang risiko resesi.

Mengutip CNBC, Kamis (8/9/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD4,83 menjadi USD88 per barel, jatuh di bawah USD90 per barel untuk kali pertama sejak 8 Februari.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melorot USD4,94, atau 5,7 persen menjadi USD81,94 per barel, level terendah sejak Januari.

"Saat ini pasar mendasarkan kekhawatirannya tentang apa yang akan terjadi karena harga energi yang meningkat tajam di Eropa, permintaan yang melambat di Eropa, dan kenaikan suku bunga," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Sejumlah bank sentral dunia dijadwalkan untuk mempertahankan kenaikan suku bunga guna meredam laju inflasi, tetapi beberapa ekonom mengatakan Amerika Serikat tampaknya berada di tempat yang lebih baik untuk menghadapi badai.

Itu mendorong dolar ke puncak 24 tahun terhadap yen, dan level tertinggi 37 tahun versus poundsterling. Dolar AS yang lebih kuat menekan harga minyak, karena sebagian besar penjualan minyak di seluruh dunia ditransaksikan dalam  greenback.

Bank Sentral Eropa diperkirakan menaikkan suku bunga yang tajam ketika bertemu pada Kamis. Pertemuan Federal Reserve menyusul pada 21 September.

Bank of Canada menaikkan suku bunga tiga perempat poin persentase ke level tertinggi 14 tahun, Rabu, sesuai ekspektasi, dan mengatakan suku bunga harus naik lebih tinggi guna mengerem inflasi.

Data ekonomi China yang lemah dan kebijakan nol-Covid yang ketat menambah kekhawatiran permintaan. Impor minyak mentah China pada Agustus melorot 9,4 persen dari tahun sebelumnya, data bea cukai menunjukkan.

baca juga

Harga menarik beberapa dukungan dari Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan menghentikan ekspor minyak dan gas negara itu jika pembatasan harga diberlakukan.

Uni Eropa mengusulkan untuk membatasi harga gas Rusia beberapa jam kemudian, meningkatkan risiko penjatahan di beberapa negara terkaya di dunia itu pada musim dingin ini. Gazprom Rusia menghentikan aliran dari pipa Nord Stream 1, memotong sebagian besar pasokan ke Eropa.

Sementara itu, lembaga pemeringkat kredit Fitch, Selasa, mengatakan penghentian pipa Nord Stream 1 meningkatkan kemungkinan resesi di zona euro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Sebut Harga Pertamax Bisa Turun, Tergantung Harga Minyak Dunia

Erick Thohir Sebut Harga Pertamax Bisa Turun, Tergantung Harga Minyak Dunia

News | Rabu, 07 September 2022 | 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen, Kini Dibandrol USD 86/Barel

Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen, Kini Dibandrol USD 86/Barel

Bisnis | Rabu, 07 September 2022 | 07:38 WIB

Harga Minyak Dunia Bangkit 3 Persen Usai Anjlok Pekan Kemarin

Harga Minyak Dunia Bangkit 3 Persen Usai Anjlok Pekan Kemarin

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

×