BBM Naik Masyarakat Tak Punya Pilihan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Minggu, 18 September 2022 | 16:10 WIB
BBM Naik Masyarakat Tak Punya Pilihan
Sebuah SPBU di Bekasi menutup kegiatan operasional mereka beberapa saat sebelum kenaikan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). [Suara.com/Danan Daya]

Suara.com - Pemerintah telah menaikkan harga BBM Subsidi yaitu Pertalite dan Solar. Kenaikan BBM ini memicu respon dari berbagai masyarakat, tapi masih banyak yang tidak setuju atas kebijakan tersebut.

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Mustahil melakukan survei terkait dengan kebijakan kenaikan BBM ini. Hasilnya, pasca kenaikan BBM sebanyak 71% responden masih tidak menyetujui. 

Namun, dia melihat, ketidaksetujuan masyarakat tersebut menurun dibandingkan saat pemerintah baru mengumbar rencana kenaikan BBM.

"Jadi, ada poin bagusnya, yang mengatakan setuju itu meningkat, dibanding survei sebelum rencana kenaikan. Waktu rencana yang setuju hanya 17,18%, setelah kenaikan harga BBM yang setuju menjadi 24%," ujar Burhanuddin dalam konferensi pers di Youtube Indikator Politik, Minggu (18/9/2022).

"Jadi, kita bisa lihat hasil disini apakah sudah kebijakan, akhirnya masyarakat tidak ada pilihan lain, akhirnya setuju atau argumen pemerintah berkaitan dengan harga BBM sebagian sudah bisa diterima, itu ruang tafsir, tapi datanya ada kenaikan persetujuan," tambah dia.

Burhanuddin memaparkan, hasil survei tersebut juga menggambarkan bahwa masyarakat meminta pemerintah untuk bisa mencari cara agar tidak menaikkan harga BBM meskipun harus menambah utang. 

"Yang tidak setuju (kenaikan BBM) lebih banyak perempuan dibanding laki-laki, uang belanja tidak bertambah, meskipun laki tidak setuju. Kalau usia semakin muda semakin nggak setuju, kemudian ini menarik bagi saya pendidikan yang menengah yang kurang setuju," ucap dia.

Burhanuddin menambahkan, hasil survei memperlihatkan, masyarakat sebenarnya sudah tahu kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM subsidi.

"Sebelum pengumuman itu belum dibacakan yang tahu banyak, itu boleh ditelusuri oleh pernyataan Presiden Jokowi yang berkali-kali menyatakan subsidi BBM membengkak tajam, terutama setelah perang Rusia," imbuh dia.

baca juga

Untuk diketahui, metode survei yang digunakan melalui random digit dialog, dimana teknik memilih sampel melalui proses pembangkit nomor telepon secara acak. Sedangkan, sebanyak 1.215 responden yang terlibat dengan margin of error sebesar 2,9%, serta tingkat kepercayaan 95%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil Sampaikan Kabar Gembira soal Gaji Buruh, Bakal Naik?

Ridwan Kamil Sampaikan Kabar Gembira soal Gaji Buruh, Bakal Naik?

Jabar | Minggu, 18 September 2022 | 15:34 WIB

Ini Tips Agar Mobil Hemat Konsumsi BBM

Ini Tips Agar Mobil Hemat Konsumsi BBM

Jawa Tengah | Minggu, 18 September 2022 | 15:07 WIB

Cara Hemat BBM untuk Mobil

Cara Hemat BBM untuk Mobil

Purwokerto | Minggu, 18 September 2022 | 14:13 WIB

Terkini

Koleksi Terbatas BRIZZI x Arkiv Wajib Dimiliki Kolektor

Koleksi Terbatas BRIZZI x Arkiv Wajib Dimiliki Kolektor

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:31 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Nabung Rp200 Ribu, Bisa Dapat Cashback Spesial dari BRI, Begini Caranya

Nabung Rp200 Ribu, Bisa Dapat Cashback Spesial dari BRI, Begini Caranya

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:27 WIB

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:26 WIB

Sensai Berkendara Mobil Listrik Toyota bZ4X Touring saat Harus Melibas Jalur Off-Road

Sensai Berkendara Mobil Listrik Toyota bZ4X Touring saat Harus Melibas Jalur Off-Road

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 15:25 WIB

Kemesraan Prabowo-Pramono di Peresmian LRT, Gerindra: Pintu Kerja Sama untuk 2029 Terbuka Lebar!

Kemesraan Prabowo-Pramono di Peresmian LRT, Gerindra: Pintu Kerja Sama untuk 2029 Terbuka Lebar!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:25 WIB

Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m

Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 15:24 WIB

Promo Mie Gacoan dari BRI, Berlaku Selama Oktober 2026

Promo Mie Gacoan dari BRI, Berlaku Selama Oktober 2026

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:24 WIB

Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional

Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 15:21 WIB

Pigai Duga Ada 'Penasihat' di Balik Aksi OPM yang Targetkan Warga Sipil

Pigai Duga Ada 'Penasihat' di Balik Aksi OPM yang Targetkan Warga Sipil

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:19 WIB

×