Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Bersiap Hadapi Peningkatan Suku Bunga yang Tajam

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 19 September 2022 | 07:53 WIB
Harga Minyak Dunia Bersiap Hadapi Peningkatan Suku Bunga yang Tajam
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak stabil pada perdagangan akhir pekan lalu tetapi di jalur penurunan mingguan di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga yang tajam.

Mengutip CNBC, Senin (19/9/2022) minyak mentah berjangka Brent naik 51 sen ke harga USD91,35 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menguat tipis 1 sen di harga USD85,11 per barel.

Kedua tolok ukur harga minyak tersebut menuju kerugian mingguan ketiga berturut-turut. Sebagian dirugikan oleh dolar AS yang kuat, yang membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya. Indeks dolar bertahan di dekat level tertinggi minggu lalu di atas 110.

Pada kuartal ketiga sejauh ini, baik Brent dan WTI turun 20 persen yang merupakan persentase penurunan kuartalan terburuk sejak dimulainya pandemi virus corona dalam tiga bulan pertama tahun 2020.

Investor bersiap untuk kenaikan suku bunga AS. Pasar juga terguncang oleh prospek Badan Energi Internasional (IEA) yang memperkirakan pertumbuhan demand minyak pada kuartal IV tahun ini hampir nol karena demand minyak di China lemah. China dikenal sebagai importer minyak terbesar di dunia.

"Baik IMF dan Bank Dunia memperingatkan bahwa ekonomi global dapat mengarah ke resesi tahun depan. Ini menjadi berita buruk untuk sisi permintaan minyak dan datang sehari setelah perkiraan IEA (atas) permintaan minyak, "kata analis PVM Stephen Brennock.

"Kekhawatiran resesi ditambah dengan ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi membuat koktail bearish yang kuat." Tambah dia.

Analis lain mengatakan sentimen negatif oleh Departemen Energi AS bahwa tidak mungkin berusaha untuk mengisi kembali Cadangan Minyak Strategis sampai setelah tahun fiskal 2023.

Di sisi penawaran, pasar telah menemukan beberapa dukungan pada berkurangnya ekspektasi kembalinya minyak mentah Iran karena pejabat Barat mengecilkan prospek menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Teheran.

Harga minyak juga dapat didukung pada kuartal keempat oleh kemungkinan pengurangan produksi OPEC +, yang akan dibahas pada pertemuan Oktober. Sementara Eropa menghadapi krisis energi yang didorong oleh ketidakpastian pasokan minyak dan gas dari Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Rezim Jokowi, AHY: Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Harusnya Juga Turun

Sindir Rezim Jokowi, AHY: Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Harusnya Juga Turun

News | Jum'at, 16 September 2022 | 15:40 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok, Kini Melorot 3 Persen

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok, Kini Melorot 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 September 2022 | 07:37 WIB

Dari GIIAS The Series Surabaya 2022: Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Beralih ke Kendaraan Listrik

Dari GIIAS The Series Surabaya 2022: Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Beralih ke Kendaraan Listrik

Otomotif | Kamis, 15 September 2022 | 11:06 WIB

Terkini

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:23 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:09 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:56 WIB

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?

Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:40 WIB

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:13 WIB

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB