Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dorong Inklusi Keuangan, Layanan Tokoscore Bisa Dongkrak Pendapatan GOTO

Iwan Supriyatna

Rabu, 21 September 2022 | 17:31 WIB
Dorong Inklusi Keuangan, Layanan Tokoscore Bisa Dongkrak Pendapatan GOTO
Ilustrasi GoTo.

Suara.com - Ekspansi PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke bisnis analisa kelayakan kredit alias credit scoring, melalui Tokoscore, menuai sambutan positif dari para pelaku pasar. Analis menilai strategi ini akan mendatangkan dua keuntungan sekaligus.

Pertama, Tokoscore akan menjadi tulang punggung GOTO Finansial di bisnis pembiayaan ke pelanggan dan merchant. Kedua, Tokoscore memiliki potensi bisnis yang menjanjikan dengan mendatangkan pendapatan. Menariknya, melalui bisnis credit scoring alternatif ini, GOTO berpeluang mendulang pemasukan dari luar tiga segmen bisnis utamanya, yaitu: on-demand, e-commerce, dan teknologi finansial.

”Dari Tokoscore tentu harapan utamanya adalah penyaluran kredit yang lebih optimal sehingga membantu percepatan profitabilitas GOTO,” ucap analis Investindo Nusantara Sekuritas, Pandu Dewanto, kepada wartawan.

Tokoscore dengan layanan ICS-nya, kata Pandu, bisa menjadi pendongkrak pendapatan GOTO yang bersumber dari luar ekosistem. Sumber potensi pendapatan besar adalah berasal dari klien perbankan, multifinance, dan fintech untuk menjangkau para nasabah yang belum memiliki jejak kelayakan kredit dari Bank Indonesia (BI).

Selain mendatangkan benefit bagi GOTO, layanan credit scoring ini juga memberikan manfaat besar dalam mempercepat inklusi finansial. Tokoscore bisa menjembatani para pelaku UMKM, atau debitur individu, dalam mendapatkan akses pembiayaan dari institusi finansial formal, baik bank maupun non bank.

Terlebih GOTO baru-baru ini meluncurkan layanan GoPaylater Cicil di platform Tokopedia. Cara bayar inovatif ini memungkinkan konsumen untuk melakukan pembelian dengan cara mengangsur hingga 12 bulan.

Setelah menyasar konsumen, GOTO diyakini akan menyalurkan pembiayaan ke para mitra usahanya, baik merchant Tokopedia maupun Mitra GoFood. Jadi, dalam konteks ini, Tokoscore akan memainkan peran sangat penting untuk menyeleksi calon debitur potensial dan berkualitas tinggi.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai Tokoscore sebagai perusahaan penyedia layanan Innovative Credit Scoring (ICS) yang terafiliasi dengan Tokopedia, dan tercatat serta diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merupakan bisnis potensial lainnya dari GOTO.

”Ini menarik bagi para mitra yang belum bankable seperti mitra driver Gojek dan tentunya bagi UMKM. Yang terpenting adalah bahwa ini mendorong inklusi keuangan,” ujarnya.

baca juga

Nafan juga menilai kehadiran inovasi melalui Tokoscore merupakan langkah jitu GOTO dalam mempercepat profitabilitas.

”Memang untuk mencapai profitabilitas ini butuh tahapan. Tapi (Tokoscore) ini terobosan dan dalam mendorong inklusi keuangan merupakan suatu hal yang tentunya berpotensi menuai apresiasi dari pelaku pasar,” ungkapnya.

Jadi, layanan ICS yang ditawarkan Tokoscore tidak hanya dinikmati GOTO Finansial. Institusi keuangan lain juga dapat menggunakan layanan ini untuk mitigasi risiko Non Performing Loan (NPL). Daya jangkaunya bukan hanya kepada masyarakat yang sudah masuk radar institusi keuangan formal (Bankable) namun juga mampu memberikan data skor untuk masyarakat yang masih dalam kategori unbanked dan underbanked.

”Saya pikir ini merupakan terobosan dari GOTO dan ini aksi korporasi emiten yang mendatangkan manfaat luar biasa kepada masyarakat. Pemerintah pasti juga akan mendukung emiten-emiten yang mendorong inklusi keuangan,” terusnya.

Terlebih, data Bank Dunia (World Bank) mencatat Indonesia menduduki urutan keempat di dunia dalam hal jumlah masyarakat yang belum punya akses ke perbankan. Jumlahnya mencapai 95 juta penduduk dewasa Indonesia yang tidak memiliki rekening di institusi keuangan.

Di sisi lain, World Economic Forum di Davos pada 2021 seperti tertuang dalam paper berjudul “Pendekatan Baru untuk Penilaian Kredit Mempercepat Inklusi Keuangan di Negara Berkembang” menyebutkan bahwa bentuk alternatif penilaian kredit seperti ICS sukses digunakan di pasar negara berkembang karena data konsumsi konsumen e-Commerce yang luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Inklusi Keuangan, Alfamart dan Aladin Berkolaborasi Teknologi Digital dan Ekosistem

Dorong Inklusi Keuangan, Alfamart dan Aladin Berkolaborasi Teknologi Digital dan Ekosistem

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 09:55 WIB

GOTO Akusisi Saham Perusahaan PT Kripto Maksima Koin (KMK)

GOTO Akusisi Saham Perusahaan PT Kripto Maksima Koin (KMK)

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 09:39 WIB

Kepemimpinan Tokopedia dan GoPay Perkuat Peran GOTO dalam Ekonomi Digital Indonesia

Kepemimpinan Tokopedia dan GoPay Perkuat Peran GOTO dalam Ekonomi Digital Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 08:31 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×