Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

KPR Naik, Bisnis Properti Diperkirakan Melambat Akibat Kenaikan Suku Bunga BI

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 25 September 2022 | 11:58 WIB
KPR Naik, Bisnis Properti Diperkirakan Melambat Akibat Kenaikan Suku Bunga BI

Suara.com - Pasca penurunan tren kasus COVID-19, ekonomi mulai bergerak, tidak terkecuali sektor properti yang mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.

Hal ini ditunjukkan pula oleh data Bank Indonesia yang menyebut kredit sektor properti pada Januari 2022 tumbuh 5,4%, meningkat jika dibandingkan pada Desember 2021 yang hanya 4,8%.

Jumlah KPA/KPR dan kredit real estate yang disalurkan pada Januari 2022 pun mencapai nilai sebesar Rp573,7 triliun.

Meski begitu, tren positif itu kini diperkirakan kembali melambat akibat kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang dikhawatirkan membuat pasar tidak stabil sebab adanya ancaman inflasi.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, BI resmi menaikkan suku bunga acuan BI 7 days report rate sebesar 50 basis poin menjadi 4,25%. Hal ini dilakukan agar inflasi terkendali.

Hal ini diprediksi memberi dampak cukup besar terhadap bank yang mungkin memilih untuk menaikkan kredit pinjaman termasuk KPA/KPR .

"Pasar menengah-bawah pastinya akan sangat terpengaruh dengan naiknya cicilan rumah mereka. Kenaikan cicilan dapat mencapai Rp150.000-Rp300.000 per bulan yang akan menggerus daya beli mereka," tutur Ali Tranghanda selaku CEO Indonesia Property Watch, dikutip via Warta Ekonomi pada Sabtu (24/9/2022).

Menurut dia, kenaikan suku bunga KPR/KPA akan memengaruhi tingkat permintaan pasar properti dan menurunkan tren pembelian. Kenaikan inflasi juga memengaruhi daya beli masyarakat.

"Dengan kenaikan bunga acuan ini diperkirakan suku bunga KPR akan naik 1-2%, namun perkiraan saya masih 1 digit namun itu akan tetap berdampak," kata dia.

Diperkirakan, tiap kenaikan 1% akan menyebabkan penurunan permintaan pembelian melalui KPR 4-5% sehingga kemungkinan pasar akan menurun sampai 10%. 

Namun demikian, ada banyak faktor lain yang perlu diperhatikan, salah satunya peningkatan sektor pertambangan yang akan diuntungkan dari situasi ini karena bahan komoditas masih akan tinggi.

Berkat suku bunga yang naik, pengembang mungkin juga justru melirik pasar properti sembari menunggu situasi kembali stabil.

Para pengembang, kata dia, disarankan untuk melakukan efisiensi penggunaan bahan bangunan. Sembari mencoba merambah strategi bisnis baru.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Jessica Iskandar, Tabungan Habis Padahal Cicilan KPR Dan Biaya Hidup Besar

Curhat Jessica Iskandar, Tabungan Habis Padahal Cicilan KPR Dan Biaya Hidup Besar

Bali | Sabtu, 24 September 2022 | 06:48 WIB

Intip Cara JSI Genjot Penjualan Propertinya

Intip Cara JSI Genjot Penjualan Propertinya

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 19:15 WIB

Kenaikan Suku Bunga BI Tekan Kredit Perbankan, Pakar: Kredit UMKM Harus Dipertahankan

Kenaikan Suku Bunga BI Tekan Kredit Perbankan, Pakar: Kredit UMKM Harus Dipertahankan

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 16:53 WIB

Pengamat: Kenaikan Suku Bunga BI 'Hantam' Pelaku Usaha, Pemerintah Harus Bertindak

Pengamat: Kenaikan Suku Bunga BI 'Hantam' Pelaku Usaha, Pemerintah Harus Bertindak

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 16:29 WIB

Bursa Saham Ditutup Melemah, Bagaimana Potensi Pasar Minggu Depan?

Bursa Saham Ditutup Melemah, Bagaimana Potensi Pasar Minggu Depan?

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 15:37 WIB

Dua Dampak Keputusan BI Naikkan Suku Bungayang Perlu Dimitigasi

Dua Dampak Keputusan BI Naikkan Suku Bungayang Perlu Dimitigasi

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 15:01 WIB

Terkini

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB