Mendongkrak Produksi Bawang Merah Lewat Benih dari Umbi

Iwan Supriyatna

Selasa, 27 September 2022 | 17:07 WIB
Mendongkrak Produksi Bawang Merah Lewat Benih dari Umbi
Ilustrasi bawang merah (pixabay/Suanpa)

Suara.com - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura mendorong penggunaan benih bawang merah berteknologi TSS (True Shallot Seed) atau dikenal dengan pemanfaatan biji botani. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas bawang merah.

“Memang kami masih dorong terus untuk pengembangan TSS. Kami lihat dari biaya produksi, terutama biaya benih, lebih murah dibandingkan menggunakan umbi,” kata Dirjen Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto, belum lama ini.

Kelebihan benih bawang merah TSS adalah mampu mendongkrak hasil umbi bawang merah sampai dua kali lipat dibandingkan penggunaan benih umbi, bebas penyakit dan virus, membutuhkan benih lebih sedikit, pengangkutan lebih mudah, dan daya simpan lebih lama dibandingkan umbi. Sekitar 50% benih bawang asal biji masih dapat berkecambah setelah disimpan 1-2 tahun. Daya simpan benih bawang asal umbi juga hanya 4 bulan.

Kendati banyak kelebihan, adopsi benih TSS oleh petani cukup sulit, terutama mengubah kebiasaan lama ke baru.

“Tantangannya apa? Satu, benih biji rata-rata menghasilkan umbi tunggal. Masyarakat rata-rata ingin umbi yang banyak siungnya. Kalau ditanya ke masyarakat mereka enggan menggunakan yang besar-besar karena boros,” kata Prihasto.

Tantangan kedua, kata pria yang biasa disapa Anton itu, mayoritas petani lebih memilih varietas bawang merah yang telah lama digunakan, seperti Bima Brebes dan Tajuk. Lalu, tantangan ketiga adalah masa tanam hingga panen lebih lama dibanding varietas yang sudah ada.

“Tapi untuk bawang merah ini bijinya masih sangat-sangat terbatas. Dari varietas yang ada, belum ada untuk pengembangan bijinya,” kata Anton.

Pengembangan TSS skala nasional telah diinisiasi Ditjen Hortikultura sejak 2018. Pada 2020, Ditjen Hortikultura mengembangkan budidaya bawang merah TSS di lahan seluas 1.100 hektare, naik jadi 915 hektare di 2021.

“Target 2022 seluas 1.000 hektare. Teknologi TSS berpotensi meningkatkan produksi dan efisiensi biaya produksi,” kata Anton.

baca juga

Selain mengintroduksi benih baru, Ditjen Hortikultura juga menyiapkan strategi pengamanan bawang merah secara nasional. Pertama, menyediakan gudang berkapasitas besar dilengkapi penyimpanan berpendingin untuk pengelolaan stok. Kedua, optimalisasi pemanfaatan gudang di daerah.

Ketiga, kata Anton, memperkuat sistem manajemen pola tanam antar-wilayah dan antar-waktu. Keempat, perbaikan sistem budidaya bawang merah baik benih asal umbi maupun biji (TSS). Kelima, aktivasi asuransi usahatani bawang merah atau AUBM).

“Kita sudah dorong terus dari 2018 untuk asuransi ini,” jelas Anton.

Keenam, kata Anton, mengembangkan pasar lelang di sentra-sentra produksi bawang merah. Dan terakhir, koordinasi serta sinergi pengendalian inflasi bersama champion, Bank Indonesia, dan tim pemantau inflasi pusat/tim pemantau inflasi daerah.

Kementan, kata Anton, mendorong bawang merah lewat program kampung hortikultura. Ada kampung bawang merah.

"Kampung-kampung ini terkonsentrasi untuk pengembangan bawang merah dalam satu desa, satu wilayah yang belum banyak mengembangkan bawang merah di wilayah tersebut,” kata Anton.

Dalam prognosa produksi dan neraca bawang merah periode Januari-Desember 2022, Kementan memperkirakan akan ada surplus di akhir tahun. Surplus serupa terjadi tiga tahun terakhir, yaitu 161.851 ton pada 2019, 299.228 ton pada 2020, dan 2021 surplus 303.910 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Zulkifli Hasan Ngaku Berhasil Stabilkan Harga Bahan Pokok dalam 100 Hari

Mendag Zulkifli Hasan Ngaku Berhasil Stabilkan Harga Bahan Pokok dalam 100 Hari

Batam | Minggu, 25 September 2022 | 16:33 WIB

Duh Ibu-Ibu! Harga Bawang di Palembang Naik, Setelah Harga BBM Naik

Duh Ibu-Ibu! Harga Bawang di Palembang Naik, Setelah Harga BBM Naik

Sumsel | Minggu, 25 September 2022 | 10:38 WIB

Update Harga Sembako di Batam, Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Bawang Merah: Lebih Banyak Sisa daripada Terjual

Update Harga Sembako di Batam, Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Bawang Merah: Lebih Banyak Sisa daripada Terjual

Batam | Kamis, 22 September 2022 | 16:20 WIB

Terkini

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:49 WIB

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Minibus Terguling di Jakabaring Palembang, Sopir Akui Mengantuk hingga Tabrak Halte

Minibus Terguling di Jakabaring Palembang, Sopir Akui Mengantuk hingga Tabrak Halte

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Antusiasme Penggemar Apple Sambut iPhone 18 Pro Series

Antusiasme Penggemar Apple Sambut iPhone 18 Pro Series

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×