Nilai Tukar Petani di 23 Provinsi Naik Total, Nilainya Mencapai 10,27

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 01 November 2022 | 12:41 WIB
Nilai Tukar Petani di 23 Provinsi Naik Total, Nilainya Mencapai 10,27
Lahan tanaman padi. [Dok: Suara.com/Citra Ningsih]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Nilai Tukar Petani (NTP) di 23 Provinsi Indonesia mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat NTP secara nasional tumbuh sebesar 107,27 atau naik 0,42 persen. Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam Berita Resmi Statistik BPS yang digelar melalui video conference.

"Nilai tukar petani di 23 provinsi mengalami kenaikan dengan nilai tertingginya terjadi di Bengkulu sebesar 3,92 persen. Hal ini yang membuat NTP nasional di bulan Oktober mencapai 107,27 atau naik sebesar 0,42 persen bila dibandingkan dengan September," ujar Setianto, Selasa, (1/11/2022).

Menurut Setianto, kenaikan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani meningkat 0,29 persen atau lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayarkan petani yang turun sebesar 0,13 persen. Adapun penyumbang utama kenaikan ini adalah komoditas kelapa sawit, gabah, kopi dan gambir.

"Kalau kita lihat subsektornya, peningkatan NTP tertinggi terjadi pada tanaman perkebunan rakyat yang naik sebesar 1,70 persen," katanya.

Sementara itu, sebanyak 15 provinsi juga mengalami kenaikan Nilai Tukar Usaha Petani atau NTUP. Sama halnya dengan NTP, kebaikan NTUP tertinggi juga terjadi di Provinsi Bengkulu dengan kenaikan sebesar 2,63 persen.

"Sekali lagi, komoditas utama yang dominan mempengaruhi kenaikan indeks harga yang diterima petani ini diantaranya adalah kelapa sawit, kopi, gambir, cengkeh, kakao, pinang dan tebu," katanya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa kenaikan NTP maupun NTUP sudah sesuai dengan program dan kebijakan kementan, yaitu meningkatnya produktivitas sehingga kesejahteraan petani dan ketersediaan dalam negeri terus meningkat.

"Arah kebijakan kita adalah peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Karena itu dalam program kita terus memacu penyediaan benih unggul, alsintan dan akses permodalan KUR," jelasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi Diprediksi Stabil Saat Kekhawatiran The Fed Naikkan Suku Bunga, IHSG Kian Menguat?

Inflasi Diprediksi Stabil Saat Kekhawatiran The Fed Naikkan Suku Bunga, IHSG Kian Menguat?

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 10:16 WIB

Perpadi: Stok Beras Nasional di Lapangan Masih Banyak

Perpadi: Stok Beras Nasional di Lapangan Masih Banyak

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 09:35 WIB

BPS: Batam Bisa Andalkan Sektor Industri dan Konstruksi Hadapi Resesi 2023

BPS: Batam Bisa Andalkan Sektor Industri dan Konstruksi Hadapi Resesi 2023

Batam | Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:20 WIB

Tamatan SMK Di Sumsel Paling Banyak Jadi Pengangguran

Tamatan SMK Di Sumsel Paling Banyak Jadi Pengangguran

Sumsel | Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:21 WIB

Deli Serdang Mulai Gerakan Tanam Padi Perdana, Target Surplus Beras

Deli Serdang Mulai Gerakan Tanam Padi Perdana, Target Surplus Beras

Sumut | Senin, 24 Oktober 2022 | 14:23 WIB

Wagub Uu Minta Masyarakat Jabar Berikan Data yang Sebenarnya kepada BPS

Wagub Uu Minta Masyarakat Jabar Berikan Data yang Sebenarnya kepada BPS

Jabar | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:54 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×